anakUI.com header image

pemasangan iklan

Login di anakUI.com
lupa password?
kamu anak UI? klik disini!
bukan anak UI? dapatkan info tentang UI di sini!

Pemanasan Global, Dimana Mahasiswa?


Konferensi Perubahan Iklim PBB (United Nations Framework Conference on Climate Change-UNFCCC) yang akan diselenggarakan tanggal 3-14 Desember 2007 di Bali nanti merupakan momentum yang sangat penting bagi Indonesia sebagai tuan rumah dalam upaya mengatasi bersama perubahan iklim (climate change) dunia.…

oleh Vita Alwina
Daravonsky Busyra
http://

21.11.07, 19:34
4 Diskusi
dilihat 745 kali

Talkative Loves daydreaming Energetic Good Listener Loyal Mmm... Honestly I'm not an expert describing myself... What A Shame..!!!


Konferensi Perubahan Iklim PBB (United Nations Framework Conference on Climate Change-UNFCCC) yang akan diselenggarakan tanggal 3-14 Desember 2007 di Bali nanti merupakan momentum yang sangat penting bagi Indonesia sebagai tuan rumah dalam upaya mengatasi bersama perubahan iklim (climate change) dunia.

Dalam forum yang terasa sangat khusus itu, Indonesia akan membawa tujuh agenda penting untuk dibahas bersama, yaitu adaptasi, migitasi, mekanisme finansial, pengembangan teknologi dan kapasitas, CDM (Clean Development Mechanism), pengurangan deforestasi (perusakan hutan), serta langkah-langkah bersama ke depan pasca 2012 pada saat mana Protokol Kyoto akan berakhir. Sebagai catatan, Amerika Serikat dan Australia adalah dua negara yang memproduksi emisi dalam jumlah besar, akan tetapi tidak menandatangani Protokol Kyoto.

Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih 17.000 pulau dan terletak di daerah khatulistiwa akan mengalami dampak paling buruk akibat perubahan iklim dunia. Perubahan iklim itu disebabkan karena meningkatnya emisi gas, penggundulan hutan serta efek rumah kaca. Es akan mencair di kutub. Salju-salju abadi akan berkurang. Ini mengakibatkan air laut meningkat dan pulau-pulau Indonesia terancam tenggelam.

Selain itu, pemanasan global mengakibatkan iklim tidak menentu. Badai dan topan mengancam, berbagai penyakit menyebar, ribuan spesies dalam waktu singkat mengalami kepunahan dan berbagai daerah mengalami krisis air. Musim tanam juga terganggu dan pertanian terancam gagal. Kini kita mulai merasakannya secara langsung, kekeringan dan hujan yang menerpa berbagai kawasan di Indonesia, terkadang diluar perkiraan. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pemanasan global adalah masalah kita semua. Tidak hanya kita di negara kepulauan, juga semua wilayah permukaan bumi. Karena perubahan iklim menjadi masalah kita bersama, semua pihak harus terlibat mengatasinya. Jika kita mau menyelamatkan bumi dan segala kehidupan di atasnya, tidak ada cara lain, sekarang kita harus bertindak menyelamatkan bumi dari pemanasan global. Kita perlu solidaritas global.

Saat ini, tantangan yang berat dihadapi Indonesia adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya pemanasan global. Pemerintah belum cukup berbuat. Masih banyak bangsa Indonesia yang tidak paham akan akibat pemanasan global. Masyarakat juga belum mempunyai pengetahuan yang cukup tentang cara-cara mengatasinya. Kenapa pemerintah tidak memulai sosialisasi pemanasan global dengan cara melakukan program masuk kampus? Kita mahasiswa siap membantu pemerintah mensosialisasikan pemanasan global kepada masyarakat!

Share On Facebook

Tags: ,
Kritik, pertanyaan, saran, maupun masukan teman-teman semua untuk anakUI.com sangat kami tunggu-tunggu! Kirimkan masukan kamu lewat form kontak di sini.

3 Diskusi

  1. #1: Kunderemp An-Narkaulipsiy | 22.11.07, 11:31 | Permalink

    Hik hik..
    mobilku dinyatakan tidak lulus dalam uji emisi kemarin..

  2. #2: hadi sobari | 19.07.08, 13:33 | Permalink

    Global Warming….bukan issue baru di dunia ini, Bangsa kita tahu betul apa penyebabnya dan apa akibatnya. Nah kita lihat orang orang yang serakah, para pengusaha pengantong izin HPH, tak lebih sebagai para penjarah hutan, lebih jahat dari orang Hutan. Kenapa sih pemerintah mengeluarkan HPH ?

  3. #3: Musicool | 07.09.09, 20:04 | Permalink

    Untuk mengurangi pemanasan global, mari kita kurangi CO2, baik dari kendaraan bermotor, listrik, ataupun industri. Saya membaca satu poster di salah satu industri elektronik besar di Bekasi, bahwa “setiap penghematan listrik 1 KWh = pengurangan CO2 sebesar 0,712 Kg”, berarti setiap orang bisa ikut aktif dalam mengurangi pemanasan global, paling tidak dengan menghemat pemakaian listrik setiap bulannya.
    Dari manakah penghematan signifikan yang bisa kita dapat? Menurut penelitian yang dilakukan oleh salah satu BUMN di gedung2 komersial, pemakaian mesin pendinginlah (AC, chiller) yang paling besar memakai daya listrik, sekitar 60-70% dari seluruh tagihan listriknya.
    Dan tahukah teman2 Mesin pendingin menggunakan Freon (CFC, HFC, HCFC) sbg bahan pendinginnya, didalam freon mengandung Chlor & Fluor. Chlor adalah gas yang merusak lapisan ozon sedangkan Fluor adalah gas yang menimbulkan efek rumah kaca. Global warming potential (GWP) gas Fluor dari freon adalah 510, artinya freon dapat mengakibatkan pemanasan global 510 kali lebih berbahaya dibanding CO2, sedangkan Atsmosfir Life Time (ALT) dari freon adalah 15, artinya freon akan bertahan di atsmosfir selama 15 tahun sebelum akhirnya terurai.

One Trackback

  1. [...] akhir-akhir ini awareness kita terhadap pemanasan global mulai meningkat ya, terutama menjelang Konferensi Internasional Perubahan Iklim PBB yang akan diselenggarakan di Bali nanti. Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan semacam ini bukan cuma [...]

Mari Berdiskusi

Sebelum berdiskusi, sebaiknya teman-teman memperhatikan hal-hal berikut ini:
  1. Kami semua di anakUI.com sangat menghargai apabila kamu bersikap seperti mahasiswa, yaitu dewasa dan bertanggung jawab dengan mencantumkan identitas asli (nama, email, dan asal fakultas) kamu.
  2. Pendapat kamu hanya kami (penulis dan pembaca anakUI.com) anggap serius apabila mencantumkan identitas asli.
  3. Perhatikan dasar-dasar netiket: KATA-KATA DALAM HURUF BESAR artinya berteriak, jangan menulis tulisan s3PeRt1 tULi5aN 4BG atau dsngkt-sngkt sprt SMS, bersikaplah sopan seperti di dunia nyata, dan jangan OOT (out of topic)
  4. anakUI.com tidak akan mengedit, mensensor atau menghapus diskusi yang ada, kecuali informasi tersebut bersifat: fitnah terhadap personal, menyinggung SARA, atau mengandung kata-kata kasar (tidak senonoh)
  5. Komentar yang masuk adalah tanggung jawab penulis komentar. anakUI.com dan penulis tulisan tidak bertanggung jawab atas komentar-komentar tersebut dan tidak dapat dituntut atas terjadinya tindakan hukum atas komentar yang terjadi
  6. Jika kamu sudah gabung di anakUI.com, sebaiknya login dulu
  7. Komentar yang masuk adalah tanggung jawab penulis komentar. anakUI.com dan penulis tulisan tidak bertanggung jawab atas komentar-komentar tersebut dan tidak dapat dituntut atas terjadinya tindakan hukum atas komentar yang terjadi
  8. Kotak yang harus diisi ditandai *
*
*
  • BO-BSO-UKM

  • Eksekutif-Legislatif

  • Komunitas Anak UI


  • kembali ke atas
  • Penting untuk Mahasiswa

  • Website Resmi UI

  • Partner

    kembali ke atas

    Tag Cloud


    kembali ke atas

    Promosikan anakUI.com!

    Letakkan banner anakUI.com ini di blog, Friendster, Facebook, atau email teman-teman



    Jadi Fans anakUI.com di Facebook

    anakUI.com Facebook pages

    Arsip Tulisan

  • Advertorial (6)
  • Agenda Kita (133)
  • Asrama (1)
  • Beasiswa (10)
  • BEM UI (54)
  • Cerita Foto (17)
  • Core Competence (9)
  • Dari Alumni (8)
  • dari anakUI.com (40)
  • Dari Kampus Kita (147)
  • ekonomi (9)
  • Entrepreneurship (5)
  • F. Psikologi (9)
  • Fasilkom (23)
  • FE (31)
  • FH (6)
  • FIB (20)
  • FIK (3)
  • FISIP (33)
  • FK (18)
  • FKG (7)
  • FKM (15)
  • FMIPA (12)
  • ForUI (5)
  • FT (14)
  • Hukum dan Pemerintahan (20)
  • Informasi Lainnya (295)
  • Kesehatan (20)
  • Lingkungan Hidup (35)
  • Luar Kampus (21)
  • Media Partner (39)
  • Opini (160)
  • Paguyuban Daerah (2)
  • Pergerakan Kemahasiswaan (39)
  • Prestasi dan Kompetisi (91)
  • Rektorat (38)
  • Sekilas Info (19)
  • Seni, Sastra, dan Kebudayaan (20)
  • Sosial Kemasyarakatan (17)
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi (51)
  • UKM, BO, BSO (51)

  • Arsip tulisan selengkapnya
    kembali ke atas