<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Biaya Kuliah Naik: Syarat Menjadi World Class University?</title>
	<atom:link href="http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/</link>
	<description>Komunitas Mahasiswa &#38; Alumni UI</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Feb 2012 17:56:18 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: ramoth</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-151536</link>
		<dc:creator>ramoth</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Mar 2011 06:42:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-151536</guid>
		<description>itu ilegal
karna pihak kampus ngga transparan dalam soal keuangan
kalo memang world class harusnya UI transparan terhadap mahasiswanya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>itu ilegal<br />
karna pihak kampus ngga transparan dalam soal keuangan<br />
kalo memang world class harusnya UI transparan terhadap mahasiswanya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wahyumaba08</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-6748</link>
		<dc:creator>wahyumaba08</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 13:18:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-6748</guid>
		<description>Wah puyeng edeehh...

Gue sih pernah baca skripsinya (atau makalah yang iseng dia buat, gua g tahu) si Sorong, jabatan dia anggota MWA atau apa gitu, gue lupa..Yang jelas dia punya semacam alternatif-altrnatif pembiayaan buat UI..Data-datanya lumayan lengkap dll..

Masalahnya, gue itu g ngerti apa yang dia tulis! Ribet bo!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah puyeng edeehh&#8230;</p>
<p>Gue sih pernah baca skripsinya (atau makalah yang iseng dia buat, gua g tahu) si Sorong, jabatan dia anggota MWA atau apa gitu, gue lupa..Yang jelas dia punya semacam alternatif-altrnatif pembiayaan buat UI..Data-datanya lumayan lengkap dll..</p>
<p>Masalahnya, gue itu g ngerti apa yang dia tulis! Ribet bo!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Mahasiswa FKUI (lagi)</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3881</link>
		<dc:creator>Mahasiswa FKUI (lagi)</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 13:13:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3881</guid>
		<description>*Dengan segala hormat, karena ketidaktahuan saya, tulisan saya jadi amburadul disebabkan tulisan diketik pada media lain dan baru dicopypaste (sebuah prosedur standar penghematan biaya internet) dan saya agak nggak rela tulisannya jadi nggak kebaca (saya yang bikin aja pusing baca begitu). Ini saya ketik ulang 99% sama tidak ada kalimat yang berubah (hanya ada perbaikan satu kata yang salah ketik hehe). Sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya. Tulisan saya:


Saya sih nggak apa-apa naik, asal kualitas sarana &amp; prasarana bener bisa (setidaknya hampir) jadi standar internasional. Dari kacamata saya selama ini, semua orang termasuk anak UI punya paradigma &quot;UI IS THE BEST&quot;. Tapi sebenarnya ini pun tergantung cara liatnya.

Mungkin saya cuma bisa kasih contoh di FK karena saya anak FK (S1 Reguler 2007). Kita kalo ada kuliah besar (satu angkatan) biasa di Ruang Kuliah Kimia 1 (RK1)yang terletak di Salemba 4 dan dari milenium terdahulu udah ada. Kalo kuliah (apalagi kalo siang-siang)rasanya udah kayak masuk microwave, terutama karena AC sering mati. Dosen ngomong apa juga nggak jelas, karena dosennya satu, bicara via mic, keluar di speaker berjumlah mungkin 4 atau 6 (saya nggak ngitungin persis)berukuran sekitar 20x60cm (saya nggak ngukurin persis juga). Itu, melawan sekitar 230 mahasiswa (sekali lagi, saya nggak ngitungin persis setiap kuliah) yang sayangnya nggak semuanya punya sikap &#039;ruang kuliah milik bersama&#039; (pasti pada tau lah maksudnya apa). Keadaan diperparah dengan kondisi mic yang suka nyala-mati. Inikah world class university? Inikah universitas terbaik di negeri ini?

Lompat dari Salemba 4, kita menuju Salemba 6. Di sana, umumnya, fasilitas yang bisa dan biasa digunakan oleh mahasiswa tingkat I yaitu WC, perpustakaan,laboratorium histologi, biologi, faal, dan biokimia. WC di Salemba 6 ini yang bikin saya bingung. Nggak ada yang beres. Padahal Salemba 6 itu lokasi lobi FKUI, tempat terpasangnya tulisan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia selama puluhan tahun, dan tempat dekanat menerima tamu dari mana pun. Saya nggak kebayang kalo ada tamu kehormatan FKUI yang menggunakan WC tersebut dan saya nggak tahu mungkin memang ada WC khusus untuk tamu kehormatan. Untuk kondisi laboratoriumnya, menurut saya yang paling naas kondisinya biokimia dan histologi. Dosen saya beberapa waktu yang lalu sempat mengawas ujian yang dilakukan di laboratorium histologi dan beliau pun mengeluh. Menurut beliau, perabotan yang digunakan (kursi dan kawan-kawannya) dalam laboratorium histologi tersebut merupakan perabotan dari jaman beliau kuliah tingkat I. Kalau tidak salah, beliau angkatan EGA (alias ENAM TIGA) atau &#039;62 saya lupa (maaf). Hingga kini masih ada kursi rotan yang dahulu beliau gunakan untuk duduk melihat jaringan tubuh lewat mikroskop, tentunya dengan kondisi yang tak seperti dulu lagi.

Untuk perpustakaannya, dibagi menjadi dua yaitu perpustakaan bawah (perpus bawah) di lantai dasar dan perpustakaan atas (perpus atas) di lantai paling atas. Yang disayangkan dari perpustakaan di sini adalah ketersediaan buku. Hal tersebut disampaikan oleh seorang dosen senior dari departemen faal dalam salah satu kuliahnya. Beliau mengeluhkan perihal ketersediaan dan pembaharuan buku dan betapa ironisnya bahwa hal tersebut terjadi pada perpustakaan dari fakultas kedokteran terbaik di negeri ini yang seharusnya menjadi pusat rujukan. Perkataan beliau ada benarnya juga. Perpustakaan FKUI mungkin dapat dikatakan sebagai sebuah saksi bisu perjalanan dunia kedokteran nasional dan internasional, khususnya perpus atas. Di perpus atas, dapat kita temui (dalam jumlah banyak) jurnal dan buku ajar kedokteran yang sudah sangat tua sehingga membalik halamannya pun harus dengan penuh perhatian dan kasih sayang (sebagaimana kita membalik halaman buku baru, namun beda orientasi). Ya, saya kalah tua. Padahal ilmu biomedik (saya percaya sebagaimana juga dengan keilmuan sains lain) bukanlah ilmu yang statis. Sejak setengah abad yang lalu banyak sekali kemajuan bidang biomedik dari mulai pemeriksaan DNA, sel punca, hingga terapi fotodinamik.

Mumpung tulisan saya baru sekitar 3 paragraf ada baiknya saya berhenti karena saya di sini hanya untuk memberi komentar bukan untuk buat postingan baru. Maksud saya komentar seperti ini cuma ingin mengajak rekan-rekan melihat sisi lain dari gelar &#039;universitas terbaik Indonesia&#039;. Stagnan dengan paradigma seperti itu tanpa ikut berpacu mempersenjatai diri bersama dengan dunia luar tidak akan berartiapa-apa dalam mempertahankan gelar tersebut. Kemenangan seorang pembalap dalam sebuah balapan didukung oleh kemampuan mengemudinya dan kendaraan yang dia gunakan untuk balapan bukan? Pendapat saya pribadi, tidak apa-apa BOP naik (apalagi harga minyak mentah dunia sudah melebihi 125US$) apabila kenaikan tersebut dianggap sebagai &#039;jalan terakhir&#039;. Jadi ingat perkataan klise : uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang. Jadi ingat juga perkataan klise : katakan hitam adalah hitam dan putih adalah putih. Setahu saya, antara warna hitam dan warna putih, masih ada warna abu-abu.



Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*Dengan segala hormat, karena ketidaktahuan saya, tulisan saya jadi amburadul disebabkan tulisan diketik pada media lain dan baru dicopypaste (sebuah prosedur standar penghematan biaya internet) dan saya agak nggak rela tulisannya jadi nggak kebaca (saya yang bikin aja pusing baca begitu). Ini saya ketik ulang 99% sama tidak ada kalimat yang berubah (hanya ada perbaikan satu kata yang salah ketik hehe). Sekali lagi mohon maaf sebesar-besarnya. Tulisan saya:</p>
<p>Saya sih nggak apa-apa naik, asal kualitas sarana &amp; prasarana bener bisa (setidaknya hampir) jadi standar internasional. Dari kacamata saya selama ini, semua orang termasuk anak UI punya paradigma &#8220;UI IS THE BEST&#8221;. Tapi sebenarnya ini pun tergantung cara liatnya.</p>
<p>Mungkin saya cuma bisa kasih contoh di FK karena saya anak FK (S1 Reguler 2007). Kita kalo ada kuliah besar (satu angkatan) biasa di Ruang Kuliah Kimia 1 (RK1)yang terletak di Salemba 4 dan dari milenium terdahulu udah ada. Kalo kuliah (apalagi kalo siang-siang)rasanya udah kayak masuk microwave, terutama karena AC sering mati. Dosen ngomong apa juga nggak jelas, karena dosennya satu, bicara via mic, keluar di speaker berjumlah mungkin 4 atau 6 (saya nggak ngitungin persis)berukuran sekitar 20x60cm (saya nggak ngukurin persis juga). Itu, melawan sekitar 230 mahasiswa (sekali lagi, saya nggak ngitungin persis setiap kuliah) yang sayangnya nggak semuanya punya sikap &#8216;ruang kuliah milik bersama&#8217; (pasti pada tau lah maksudnya apa). Keadaan diperparah dengan kondisi mic yang suka nyala-mati. Inikah world class university? Inikah universitas terbaik di negeri ini?</p>
<p>Lompat dari Salemba 4, kita menuju Salemba 6. Di sana, umumnya, fasilitas yang bisa dan biasa digunakan oleh mahasiswa tingkat I yaitu WC, perpustakaan,laboratorium histologi, biologi, faal, dan biokimia. WC di Salemba 6 ini yang bikin saya bingung. Nggak ada yang beres. Padahal Salemba 6 itu lokasi lobi FKUI, tempat terpasangnya tulisan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia selama puluhan tahun, dan tempat dekanat menerima tamu dari mana pun. Saya nggak kebayang kalo ada tamu kehormatan FKUI yang menggunakan WC tersebut dan saya nggak tahu mungkin memang ada WC khusus untuk tamu kehormatan. Untuk kondisi laboratoriumnya, menurut saya yang paling naas kondisinya biokimia dan histologi. Dosen saya beberapa waktu yang lalu sempat mengawas ujian yang dilakukan di laboratorium histologi dan beliau pun mengeluh. Menurut beliau, perabotan yang digunakan (kursi dan kawan-kawannya) dalam laboratorium histologi tersebut merupakan perabotan dari jaman beliau kuliah tingkat I. Kalau tidak salah, beliau angkatan EGA (alias ENAM TIGA) atau &#8217;62 saya lupa (maaf). Hingga kini masih ada kursi rotan yang dahulu beliau gunakan untuk duduk melihat jaringan tubuh lewat mikroskop, tentunya dengan kondisi yang tak seperti dulu lagi.</p>
<p>Untuk perpustakaannya, dibagi menjadi dua yaitu perpustakaan bawah (perpus bawah) di lantai dasar dan perpustakaan atas (perpus atas) di lantai paling atas. Yang disayangkan dari perpustakaan di sini adalah ketersediaan buku. Hal tersebut disampaikan oleh seorang dosen senior dari departemen faal dalam salah satu kuliahnya. Beliau mengeluhkan perihal ketersediaan dan pembaharuan buku dan betapa ironisnya bahwa hal tersebut terjadi pada perpustakaan dari fakultas kedokteran terbaik di negeri ini yang seharusnya menjadi pusat rujukan. Perkataan beliau ada benarnya juga. Perpustakaan FKUI mungkin dapat dikatakan sebagai sebuah saksi bisu perjalanan dunia kedokteran nasional dan internasional, khususnya perpus atas. Di perpus atas, dapat kita temui (dalam jumlah banyak) jurnal dan buku ajar kedokteran yang sudah sangat tua sehingga membalik halamannya pun harus dengan penuh perhatian dan kasih sayang (sebagaimana kita membalik halaman buku baru, namun beda orientasi). Ya, saya kalah tua. Padahal ilmu biomedik (saya percaya sebagaimana juga dengan keilmuan sains lain) bukanlah ilmu yang statis. Sejak setengah abad yang lalu banyak sekali kemajuan bidang biomedik dari mulai pemeriksaan DNA, sel punca, hingga terapi fotodinamik.</p>
<p>Mumpung tulisan saya baru sekitar 3 paragraf ada baiknya saya berhenti karena saya di sini hanya untuk memberi komentar bukan untuk buat postingan baru. Maksud saya komentar seperti ini cuma ingin mengajak rekan-rekan melihat sisi lain dari gelar &#8216;universitas terbaik Indonesia&#8217;. Stagnan dengan paradigma seperti itu tanpa ikut berpacu mempersenjatai diri bersama dengan dunia luar tidak akan berartiapa-apa dalam mempertahankan gelar tersebut. Kemenangan seorang pembalap dalam sebuah balapan didukung oleh kemampuan mengemudinya dan kendaraan yang dia gunakan untuk balapan bukan? Pendapat saya pribadi, tidak apa-apa BOP naik (apalagi harga minyak mentah dunia sudah melebihi 125US$) apabila kenaikan tersebut dianggap sebagai &#8216;jalan terakhir&#8217;. Jadi ingat perkataan klise : uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang. Jadi ingat juga perkataan klise : katakan hitam adalah hitam dan putih adalah putih. Setahu saya, antara warna hitam dan warna putih, masih ada warna abu-abu.</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: required</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3844</link>
		<dc:creator>required</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 16:13:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3844</guid>
		<description>sumpah !!
gw baru sadar tenyata di anakUI.com banyak oknum2 diluar UI yg ingin menjatuhkan nama UI dan tidak suka akan prestasi UI, karana ketidakmampunnya mereka dan siapa saja bisa mengacak-acak lagi forum ini, untuk temen2 tolong  hati2 dan jangan sampai ter provokasi !! ada orang LUAR yg SINIS !!

temen temen bs lihat dri komen2 !! yg menjatuhkan UI

awas ada anak KAMPUNG !!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sumpah !!<br />
gw baru sadar tenyata di anakUI.com banyak oknum2 diluar UI yg ingin menjatuhkan nama UI dan tidak suka akan prestasi UI, karana ketidakmampunnya mereka dan siapa saja bisa mengacak-acak lagi forum ini, untuk temen2 tolong  hati2 dan jangan sampai ter provokasi !! ada orang LUAR yg SINIS !!</p>
<p>temen temen bs lihat dri komen2 !! yg menjatuhkan UI</p>
<p>awas ada anak KAMPUNG !!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: gee</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3772</link>
		<dc:creator>gee</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 07:10:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3772</guid>
		<description>tega bgd sih...ui BOP nya naik....
klo begitu caranya....lama2 gak da yang mw kuliah du Ui deh...
tolong pikirkan lagi untuk generasi masa akan datang....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tega bgd sih&#8230;ui BOP nya naik&#8230;.<br />
klo begitu caranya&#8230;.lama2 gak da yang mw kuliah du Ui deh&#8230;<br />
tolong pikirkan lagi untuk generasi masa akan datang&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: AGung</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3771</link>
		<dc:creator>AGung</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 May 2008 06:08:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3771</guid>
		<description>hi ui. saya dari kampus tetangga neh. trisakti. coba galang dana dari alumni saja. karena untuk menuju world class, dukungan emang dari segala pihak. Alumni terutama. gw juga ngedukung, pengen banget liat univ.indo di deretan 20besar univ dunia. (wow) cuman kembali lagi ke sisi duid nya. kesejahteraan dosennya, dan aspek lainnya. nah solosinya, kan alumni Ui pada menjadi semua tu, kalu dikumpulin duidnya perbulan gitu, cukup gede kan? hehe.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hi ui. saya dari kampus tetangga neh. trisakti. coba galang dana dari alumni saja. karena untuk menuju world class, dukungan emang dari segala pihak. Alumni terutama. gw juga ngedukung, pengen banget liat univ.indo di deretan 20besar univ dunia. (wow) cuman kembali lagi ke sisi duid nya. kesejahteraan dosennya, dan aspek lainnya. nah solosinya, kan alumni Ui pada menjadi semua tu, kalu dikumpulin duidnya perbulan gitu, cukup gede kan? hehe.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Adil</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3424</link>
		<dc:creator>Adil</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2008 07:52:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-3424</guid>
		<description>SAYA SETUJU BOP DINAIKKAN, DENGAN SYARAT: SEMUA MAHASISWA YANG BERBUAT CURANG (DALAM UJIAN, DLL) / TIDAK SERIUS DALAM STUDI --&gt; LANGSUNG DI DROP OUT.

PANTASKAH ORANG YANG TIDAK MAMPU SECARA EKONOMI, DISUBSIDI OLEH YANG MAMPU, TETAPI TIDAK SERIUS BELAJAR? 

KARENA BISA KITA LIHAT BAHWA BANYAK MAHASISWA UI YANG UGAL-UGALAN, HANYA NONGKRONG KERJANYA, TIDAK BERUSAHA, UJIAN SANTAI-SANTAI TINGGAL MINTA CONTEKAN, DOSEN PUN TIDAK PEDULI.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SAYA SETUJU BOP DINAIKKAN, DENGAN SYARAT: SEMUA MAHASISWA YANG BERBUAT CURANG (DALAM UJIAN, DLL) / TIDAK SERIUS DALAM STUDI &#8211;&gt; LANGSUNG DI DROP OUT.</p>
<p>PANTASKAH ORANG YANG TIDAK MAMPU SECARA EKONOMI, DISUBSIDI OLEH YANG MAMPU, TETAPI TIDAK SERIUS BELAJAR? </p>
<p>KARENA BISA KITA LIHAT BAHWA BANYAK MAHASISWA UI YANG UGAL-UGALAN, HANYA NONGKRONG KERJANYA, TIDAK BERUSAHA, UJIAN SANTAI-SANTAI TINGGAL MINTA CONTEKAN, DOSEN PUN TIDAK PEDULI.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: -Ad-</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-2155</link>
		<dc:creator>-Ad-</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2008 05:32:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-2155</guid>
		<description>Emangnya bener nih mau di naikin?
apa ga salah tuh buat maba besok? kalau diturunin gue yakin UI lebih rame peminatnya...yang sekarang aja BOP gue rasa udah sangat besar apalagi buat anak2 D3</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Emangnya bener nih mau di naikin?<br />
apa ga salah tuh buat maba besok? kalau diturunin gue yakin UI lebih rame peminatnya&#8230;yang sekarang aja BOP gue rasa udah sangat besar apalagi buat anak2 D3</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: iLm@N</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-1987</link>
		<dc:creator>iLm@N</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 00:58:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-1987</guid>
		<description>kabar yang gw denger, hari Rabu ini adalah pengambilan keputusan naiknya BOP ya?

katanya juga, kenaikan BOPnya sebesar 300rb, yang berefek kepada mahasiswa baru. mahasiswa lama (2007+) tidak mengalamai kenaikan BOP.. kira2, beasiswa 1000 anak bangsa ini memang murni karena pihak rektorat ingin membantu calon2 mahasiswa baru, atau berhubungan dengan kenaikan BOP buat maba besok ya?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kabar yang gw denger, hari Rabu ini adalah pengambilan keputusan naiknya BOP ya?</p>
<p>katanya juga, kenaikan BOPnya sebesar 300rb, yang berefek kepada mahasiswa baru. mahasiswa lama (2007+) tidak mengalamai kenaikan BOP.. kira2, beasiswa 1000 anak bangsa ini memang murni karena pihak rektorat ingin membantu calon2 mahasiswa baru, atau berhubungan dengan kenaikan BOP buat maba besok ya?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ian</title>
		<link>http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-1979</link>
		<dc:creator>ian</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2008 21:42:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/2008/02/25/biaya-kuliah-naik-syarat-menjadi-world-class-university/#comment-1979</guid>
		<description>Pengambil keputusan di UI cenderung mengambil keputusan secara tidak sistematik, keberadaan PT Daya Makara terus merugi itu wajar karena terlihat tidak ada pengelolaan yang professional bahkan cenderung merugi -informasi yang saya dapat dari dosen pajak FISIP UI-, padahal keberadaan PT Daya Makara sudah ada semenjak UI resmi menjadi BHMN. Solusinya adalah UI beserta komponen-komponen yang hidup di dalamnya harus kreatif mencari solusi bagi permasalahan pendanaan ini, salah satunya adalah dengan mencoba penggunaan pembangkit listrik tenaga surya skala kawasan dari BPPT yang bisa terkoneksi dengan jaringan listrik PLN, yang dengan ini UI bisa memangkas biaya listrik yang UI harus bayarkan ke PLN -ini dengan mengingat bahwa salah satu komponen pengeluaran UI yang cukup besar berasal dari uang yang harus dibayarkan UI kepada PLN untuk mencukupi kebutuhan listriknya, bahkan UI pernah menghutang pembayaran listriknya ke PLN-.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pengambil keputusan di UI cenderung mengambil keputusan secara tidak sistematik, keberadaan PT Daya Makara terus merugi itu wajar karena terlihat tidak ada pengelolaan yang professional bahkan cenderung merugi -informasi yang saya dapat dari dosen pajak FISIP UI-, padahal keberadaan PT Daya Makara sudah ada semenjak UI resmi menjadi BHMN. Solusinya adalah UI beserta komponen-komponen yang hidup di dalamnya harus kreatif mencari solusi bagi permasalahan pendanaan ini, salah satunya adalah dengan mencoba penggunaan pembangkit listrik tenaga surya skala kawasan dari BPPT yang bisa terkoneksi dengan jaringan listrik PLN, yang dengan ini UI bisa memangkas biaya listrik yang UI harus bayarkan ke PLN -ini dengan mengingat bahwa salah satu komponen pengeluaran UI yang cukup besar berasal dari uang yang harus dibayarkan UI kepada PLN untuk mencukupi kebutuhan listriknya, bahkan UI pernah menghutang pembayaran listriknya ke PLN-.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

