anakUI.com header image

pemasangan iklan

Login di anakUI.com
lupa password?
kamu anak UI? klik disini!
bukan anak UI? dapatkan info tentang UI di sini!

UI Summit, Babak Baru Inklusifitas BEM UI, Mungkinkah?


UI Summit!!!
Dulu sempet ada Konferensi Gerakan se-UI, trus Forum Sinergisasi. Barang yg lama,tp kemasan (dan moga-moga hasil dan prosesnya) berbeda. Bem UI 2010 sepertinya (ini asumsi yg dibuat 1-2 bulan yg lalu) berharap besar UI Summit ini menjadi…

oleh patrya
pratama
http://patryapratama.wordpress.com

24.01.10, 19:24
10 Diskusi
dilihat 289 kali

Mahasiswa FISIP, jurusan HI, angkatan 2006


UI Summit!!!
Dulu sempet ada Konferensi Gerakan se-UI, trus Forum Sinergisasi. Barang yg lama,tp kemasan (dan moga-moga hasil dan prosesnya) berbeda. Bem UI 2010 sepertinya (ini asumsi yg dibuat 1-2 bulan yg lalu) berharap besar UI Summit ini menjadi gebrakan baru, bukan hanya utk BEM UI 2010, tp utk UI dan negara selama setahun kedepan. Mungkinkah?

eits,bentar…sejauh yg saya bayangkan,mungkin masih banyak mahasiswa yg ga “ngeh” UI Summit atau KGUI itu apaan?naah,ini yg gw takutin.Tulisan ini pada intinya ngebahas kekhawatiran itu.Program besar,resource besar,harapan besar,tp output dan prosesnya akan seperti cerita berulang kembali.

Sejauh yg saya tahu dan pahami, UI Summit (atau apa pun namanya) adalah sebuah forum sinerginasi semua stakeholder mahasiswa UI utk beraktivitas kedepannya.Hal ini dilatarbelakangi oleh Mahasiswa UI yg plural dengan banyak potensi, jd biar maju makanya musti gerak bareng sinergis.Harapannya gada lg gerak sendiri2.Gada lg anak OR pengen fasilitas diperbaiki tp dicuekin sama yg hobinya nuntut SBY.Gada lg kalangan ekstra kampus punya pendapat tp digaringin sama anak seni karna ga ngerti.Gada lg BEM UI yg punya agenda kesma sendiri tp paguyuban cuma jd penonton.

Itulah sebabnya, di UI Summit BEM UI 2010 nanti, stakeholder yg diundang, sepanjang pengetahuan saya, lumayan komprehensif. Dr mulai kelompok ekstra, seni, OR, demonstrator rutinan, akademisi, dll. Cuma anak Kupu-kupu aja kayanya yg ga diundang (mkanya anak kupu2 harusnya bikin paguyuban spy jd pressure group).

Mulia? sepertinya,tp tahan dulu, ada beberapa catetan…

Pertama, keterlibatan kelompok yg sangat plural dengan beberapa diantaranya adalah kelompok2 yg baru di-inklusif-kan, bukanlah perkara mudah. Setiap kelompok biasanya ada “frekuensi” sendiri.Belum lg ada kelompok yg berfriksi dgn yg lain, seperti tarbiyah yg (mungkin) ga sreg dgn kelompok ekstra dan udh mulai wanti2. Keterbukaan pikiran dan toleransi kelompok-kelompok di UI akan diuji.

Kedua,dikhawatikannya isu-isu yg muncul jg sering menimbulkan kesulitan sendiri dr berbagai pihak. Kadang isu Kesma dgn isu idola semua umat (BOPB) dan isu meneriaki pemerintah (dgn segala juntrungannya) lebih disoroti banyak pihak dan berpotensi menimbulkan huru hara (smoga tidak terjadi).Saya berharap bahwa justru UI Summit adalah peluang utk mengarusutamakan isu-isu yg selama ini ga pernah didengar, seperti UKM-BO dan paguyuban. Atau kebijakan akademis UI misalnya. Kini mendapat “ruang lebih” di event rembugan terbesar mahasiswa UI. Patut diperhatikan dalam hal ini seberapa besar kepemimpinan BEM UI dan seberapa besar “intensi utk bersinerginya” kelompok2 plural di UI.

Ketiga,perjalanan isu yg ga jelas juntrungannya. Kesepakatan ttg isu-isu dibuat, trus gatau kemana kabarnya. Perlu diperhatikan institusionalisasi UI Summit utk proses evaluasi capaian. Percuma rasanya kalau kita heboh di pencanangan tp adem ayem di pelaksanaan dan evaluasi.

Saya teringat sebuah pendapat yg dikemukakan oleh Walter Mattli dan Ngaire Woods ttg global governance yg mnrt saya relevan utk UI Summit ini. Sebuah institusi/upaya pengaturan/sinergisasi memang memerlukan transparansi,keterlibatan banyak pihak,dan forum evaluasi. Tp itu saja ga cukup, perlu adanya informasi cukup utk publik secara umum ttg isu-isu yg dibahas, motivasi publik yg cukup,dan ide-ide baru dr publik. Jd supply (UI Summit yg inklusif) harus diimbangi oleh demand (sikap publik dan pengetahuan publik ttg isu-isu).

Berkaitan dgn itu, saya takutnya, UI Summit cuma akan jd sebuah forum yg mirip pedagang i-phone di antara penduduk buta huruf. Siapa peduli?

-pendapat pribadi penulis-

Share On Facebook

Tags: , ,
Kritik, pertanyaan, saran, maupun masukan teman-teman semua untuk anakUI.com sangat kami tunggu-tunggu! Kirimkan masukan kamu lewat form kontak di sini.

8 Diskusi

  1. #1: Refaldo Fanther | 25.01.10, 14:53 | Permalink

    saya sangat tertarik tntg pemerhatian paguyuban yg seringkali terabaikan. Karena memang paguyuban ini adalah yg pertama kali berteriak dan berkoar di msng2 daerah kepada para calon maba mengenai semua hal tentang ui. Jd sudah sepatutnya bs disinergikan dengan sosma mgkn untuk menginformasikan artis paling populer (sebut: bop-b) atau dikaitkan dgn badan penting lainnya!

    “makara cirebon”

  2. #2: Indah Gilang | 25.01.10, 22:39 | Permalink

    second Aldo,
    tentang paguyuban daerah itu juga bisa jadi bahan menarik.. karena kalu disatukan dan disinergikan, bisa jadi kekuatan nasional..
    sejauh ini, hal itu belum teraktulisasikan..
    apa kabar FORKAT (Forum Angkatan Asrama)?

  3. #3: anak ui | 25.01.10, 23:39 | Permalink

    Kupu2 disuruh bikin paguyuban? :lol:

    Ntar kalo aktif di paguyubannya terus sukses tuh paguyuban ga kupu2 lagi dong :ngakak

  4. #4: Adit | 26.01.10, 13:57 | Permalink

    Mending UI Summit nya digabungin aja ke konsolidasi BEM Nusantara di Trisakti..
    Daripada di UI, sepi..
    menurut saya, lebih efektif..

  5. #5: Udaya Sipil'06 | 29.01.10, 21:59 | Permalink

    yaa ditunggu sajalah. sperti yg dibilang, klo sukses brarti wah banget.. klo gagal juga ga heran kan..

    oot: gw kesel banget ada jalur S1-Paralel di FT. birokrat BASI!!

  6. #6: brian Mt08 | 29.01.10, 22:24 | Permalink

    Pendapat saya untuk UI Summit ini, semoga jangan hanya dijadikan wacana semata oleh teman – teman yang telah membuat kesepakatan bersama tersebut. Mohon apa – apa saja yang telah di sepakati bersama itu dapat direalisasikan dan di jadikan sebagai langkah konkret kita semua untuk kedepannya.

  7. #7: Aditya Rian Anggoro FE/Manajemen/2009 | 30.01.10, 15:34 | Permalink

    wah maba nggak ngerti apa2 nih gw, ikut nimbrung doa aja deh smoga ada gebrakan yang signifikan dari BEM UI.

  8. #8: liza | 08.02.10, 1:24 | Permalink

    sayangnya banyak delegasi yg tidak datang ya…
    terlihat dari sedikitnya bangku yg terisi.

2 Trackbacks

  1. uberVU - social comments on 24 January 2010

    Social comments and analytics for this post…

    This post was mentioned on Twitter by anakuidotcom: UI Summit, Babak Baru Inklusifitas BEM UI, Mungkinkah?. http://bit.ly/8BTZNJ...

  2. [...] This post was mentioned on Twitter by anakUI.com, anakUI.com, anakUI.com, Choky ramadhan, Tania Miranti and others. Tania Miranti said: (Y)RT @calliandra: Insya Allah, doakan yaa :) RT @anakuidotcom: UI Summit, Babak Baru Inklusifitas BEM UI, Mungkinkah?. http://bit.ly/8BTZNJ [...]

Mari Berdiskusi

Sebelum berdiskusi, sebaiknya teman-teman memperhatikan hal-hal berikut ini:
  1. Kami semua di anakUI.com sangat menghargai apabila kamu bersikap seperti mahasiswa, yaitu dewasa dan bertanggung jawab dengan mencantumkan identitas asli (nama, email, dan asal fakultas) kamu.
  2. Pendapat kamu hanya kami (penulis dan pembaca anakUI.com) anggap serius apabila mencantumkan identitas asli.
  3. Perhatikan dasar-dasar netiket: KATA-KATA DALAM HURUF BESAR artinya berteriak, jangan menulis tulisan s3PeRt1 tULi5aN 4BG atau dsngkt-sngkt sprt SMS, bersikaplah sopan seperti di dunia nyata, dan jangan OOT (out of topic)
  4. anakUI.com tidak akan mengedit, mensensor atau menghapus diskusi yang ada, kecuali informasi tersebut bersifat: fitnah terhadap personal, menyinggung SARA, atau mengandung kata-kata kasar (tidak senonoh)
  5. Komentar yang masuk adalah tanggung jawab penulis komentar. anakUI.com dan penulis tulisan tidak bertanggung jawab atas komentar-komentar tersebut dan tidak dapat dituntut atas terjadinya tindakan hukum atas komentar yang terjadi
  6. Jika kamu sudah gabung di anakUI.com, sebaiknya login dulu
  7. Komentar yang masuk adalah tanggung jawab penulis komentar. anakUI.com dan penulis tulisan tidak bertanggung jawab atas komentar-komentar tersebut dan tidak dapat dituntut atas terjadinya tindakan hukum atas komentar yang terjadi
  8. Kotak yang harus diisi ditandai *
*
*
  • BO-BSO-UKM

  • Eksekutif-Legislatif

  • Komunitas Anak UI


  • kembali ke atas
  • Penting untuk Mahasiswa

  • Website Resmi UI

  • Partner

    kembali ke atas

    Tag Cloud


    kembali ke atas

    Promosikan anakUI.com!

    Letakkan banner anakUI.com ini di blog, Friendster, Facebook, atau email teman-teman



    Jadi Fans anakUI.com di Facebook

    anakUI.com Facebook pages

    Arsip Tulisan

  • Advertorial (6)
  • Agenda Kita (133)
  • Asrama (1)
  • Beasiswa (10)
  • BEM UI (54)
  • Cerita Foto (17)
  • Core Competence (9)
  • Dari Alumni (8)
  • dari anakUI.com (40)
  • Dari Kampus Kita (147)
  • ekonomi (9)
  • Entrepreneurship (5)
  • F. Psikologi (9)
  • Fasilkom (23)
  • FE (31)
  • FH (6)
  • FIB (20)
  • FIK (3)
  • FISIP (33)
  • FK (18)
  • FKG (7)
  • FKM (15)
  • FMIPA (12)
  • ForUI (5)
  • FT (14)
  • Hukum dan Pemerintahan (20)
  • Informasi Lainnya (294)
  • Kesehatan (20)
  • Lingkungan Hidup (34)
  • Luar Kampus (21)
  • Media Partner (39)
  • Opini (160)
  • Paguyuban Daerah (2)
  • Pergerakan Kemahasiswaan (39)
  • Prestasi dan Kompetisi (91)
  • Rektorat (38)
  • Sekilas Info (18)
  • Seni, Sastra, dan Kebudayaan (20)
  • Sosial Kemasyarakatan (17)
  • Teknologi Informasi dan Komunikasi (51)
  • UKM, BO, BSO (51)

  • Arsip tulisan selengkapnya
    kembali ke atas