<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Avatar: Izin Tambang Indonesia</title>
	<atom:link href="http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/</link>
	<description>Komunitas Mahasiswa &#38; Alumni UI</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 19:43:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: seno</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18644</link>
		<dc:creator>seno</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 00:49:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18644</guid>
		<description>ah ung Rumbagyo Nangalit bisa aja, jangan bikin gosip dong... kebetulan nalar menulis kite baru terkoneksi sekarang nih, dolodolo mati suri, hahahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ah ung Rumbagyo Nangalit bisa aja, jangan bikin gosip dong&#8230; kebetulan nalar menulis kite baru terkoneksi sekarang nih, dolodolo mati suri, hahahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bagyo</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18366</link>
		<dc:creator>bagyo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Feb 2010 17:37:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18366</guid>
		<description>Ceritanya seno sekarang jadi pegawai atau ngelanjutin pasca di kebijakan publik baru masuk kemarin? Kalau daku sendiri lagi ngelanjutin pasca dalam pembangunan pedesaan dengan bahan bakar terbarukan di swasta darma persada jakarta timur. 
Yang pasti mantap ini masukannya memang tiap orang punya kelasnya tersendiri.
Sebagai tambahan buat pengetahuan saja tentang sumber panas bumi yang sekarang ini banyak digembar-gemborkan berbagai pihak sebagai sumber bahan bakar baru yang belum banyak digunakan, ternyata di negara kita ini keberadaan sumber tersebut sebagian besar berada di wilayah hutan lindung itu artinya mesti ada pemanfaatan sumber energi baru yang lain demi pemenuhan kebutuhan penduduk  kita di masa yang akan datang. Sebab bila hanya menggunakan pengoptimalan satu sumber energi baru saja tentu yang akan terjadi lebih ke arah pembangunan dengan kecenderungan merusak lingkungan seperti yang biasa terjadi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ceritanya seno sekarang jadi pegawai atau ngelanjutin pasca di kebijakan publik baru masuk kemarin? Kalau daku sendiri lagi ngelanjutin pasca dalam pembangunan pedesaan dengan bahan bakar terbarukan di swasta darma persada jakarta timur.<br />
Yang pasti mantap ini masukannya memang tiap orang punya kelasnya tersendiri.<br />
Sebagai tambahan buat pengetahuan saja tentang sumber panas bumi yang sekarang ini banyak digembar-gemborkan berbagai pihak sebagai sumber bahan bakar baru yang belum banyak digunakan, ternyata di negara kita ini keberadaan sumber tersebut sebagian besar berada di wilayah hutan lindung itu artinya mesti ada pemanfaatan sumber energi baru yang lain demi pemenuhan kebutuhan penduduk  kita di masa yang akan datang. Sebab bila hanya menggunakan pengoptimalan satu sumber energi baru saja tentu yang akan terjadi lebih ke arah pembangunan dengan kecenderungan merusak lingkungan seperti yang biasa terjadi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gatel komen</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18289</link>
		<dc:creator>Gatel komen</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 12:49:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18289</guid>
		<description>Astaga, artikel paling pinter yang pernah gw baca di sini!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Astaga, artikel paling pinter yang pernah gw baca di sini!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: julbe/jip/05</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18225</link>
		<dc:creator>julbe/jip/05</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 15:02:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18225</guid>
		<description>gigih:
kaum navy = OPM?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gigih:<br />
kaum navy = OPM?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: seno</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18218</link>
		<dc:creator>seno</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 10:48:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18218</guid>
		<description>Untuk Sofandre: Monggo-monggo aje klo mo di-rewrite, gak masalah kok.. tapi jangan lupa untuk mancantumkan sources-nya ya? misalnya senoagung @ http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comments, atau terserah dah gaya penulisan sofan sendiri mo seperti apa. Biar kite makin tenar, monggo-monggo wae lah, wkwkwkwkwkwkwk (becanda, hehehe)!

 Trus buat Adit, Salaman, dan Gigih... maskih banget udh mau comment tulisannya, yahhh sebagai mahasiswa yang berkecimpung dalam dunia birokrasi, berbicara dunia birokrat itu bener-bener memusingkan kepala juga. Kayak lingkaran setan untuk menyelesaikannya, klo mo menyelesaikan ini timbul lagi masalah ini.. trus masalah ini udh selesai tiba-tiba berubahlah, kurang inilah itulah... pokoknya mumet pisan euy. Makanya banyak orang pinter ketika berkecimpung di dunia birokrasi, moralnya juga ikut-ikutan gak bener... klo ada selogan demokrasi = demo crazy maka biokrasi = biro crazy, padahal dulu bapak birokrasi sekelas Max Weber gakpernah membayangkan birokrasi akan seperti ini (korupsi), dia membayangkan bahwa yang bekerja di sektor birokrasi adalah orang-orang yang bervisi ke depan, mau bekerja sosial, kerja keras, dan cerdas. Tapi klo gambaran yang sekarang seperti ini yang penguasa bodoh akan membodohi dan penguasa yang pintar akan memintari (cerdik = cerdas dan licik), hihihihhihihi

ayo-ayo, kok gak ada yang mencela atau muak dengan tulisan ini ya (hehehehehehe), kite tunggu komentar yang lainnya. thx b4</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk Sofandre: Monggo-monggo aje klo mo di-rewrite, gak masalah kok.. tapi jangan lupa untuk mancantumkan sources-nya ya? misalnya senoagung @ <a href="http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comments" rel="nofollow">http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comments</a>, atau terserah dah gaya penulisan sofan sendiri mo seperti apa. Biar kite makin tenar, monggo-monggo wae lah, wkwkwkwkwkwkwk (becanda, hehehe)!</p>
<p> Trus buat Adit, Salaman, dan Gigih&#8230; maskih banget udh mau comment tulisannya, yahhh sebagai mahasiswa yang berkecimpung dalam dunia birokrasi, berbicara dunia birokrat itu bener-bener memusingkan kepala juga. Kayak lingkaran setan untuk menyelesaikannya, klo mo menyelesaikan ini timbul lagi masalah ini.. trus masalah ini udh selesai tiba-tiba berubahlah, kurang inilah itulah&#8230; pokoknya mumet pisan euy. Makanya banyak orang pinter ketika berkecimpung di dunia birokrasi, moralnya juga ikut-ikutan gak bener&#8230; klo ada selogan demokrasi = demo crazy maka biokrasi = biro crazy, padahal dulu bapak birokrasi sekelas Max Weber gakpernah membayangkan birokrasi akan seperti ini (korupsi), dia membayangkan bahwa yang bekerja di sektor birokrasi adalah orang-orang yang bervisi ke depan, mau bekerja sosial, kerja keras, dan cerdas. Tapi klo gambaran yang sekarang seperti ini yang penguasa bodoh akan membodohi dan penguasa yang pintar akan memintari (cerdik = cerdas dan licik), hihihihhihihi</p>
<p>ayo-ayo, kok gak ada yang mencela atau muak dengan tulisan ini ya (hehehehehehe), kite tunggu komentar yang lainnya. thx b4</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Gigih</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18216</link>
		<dc:creator>Gigih</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 10:23:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18216</guid>
		<description>nice post Bung Seno..
saat menonton fil avatar, interpretasi pertama gw adalah Freeport di Papua..

arogansi perusahaan terhadap penduduk lokal sama persis dengan yg di film..
tapi lebih parahnya lagi freeport didukung oeh institusi yang lebih besar bernama Negara RI..

dengan mudahnya kita bisa bilang bahwa kaum Navi adalah pihak yang benar, tapi sampai sekarang kita masih beranggapan bahwa OPM itu adalah pihak yang salah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nice post Bung Seno..<br />
saat menonton fil avatar, interpretasi pertama gw adalah Freeport di Papua..</p>
<p>arogansi perusahaan terhadap penduduk lokal sama persis dengan yg di film..<br />
tapi lebih parahnya lagi freeport didukung oeh institusi yang lebih besar bernama Negara RI..</p>
<p>dengan mudahnya kita bisa bilang bahwa kaum Navi adalah pihak yang benar, tapi sampai sekarang kita masih beranggapan bahwa OPM itu adalah pihak yang salah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: salmansalsabila</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18208</link>
		<dc:creator>salmansalsabila</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 06:31:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18208</guid>
		<description>tulisan yang bagus, mencerahkan!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tulisan yang bagus, mencerahkan!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sofandre</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18186</link>
		<dc:creator>sofandre</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Jan 2010 00:54:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18186</guid>
		<description>Ijin diretweet yaaa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ijin diretweet yaaa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Aditya Rian Anggoro FE/Manajemen/2009</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/01/30/avatar-izin-tambang-indonesia/#comment-18157</link>
		<dc:creator>Aditya Rian Anggoro FE/Manajemen/2009</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 08:24:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=4754#comment-18157</guid>
		<description>wah subhanallah, tulisan yang luar biasa kak!

Harus ada keberanian pemerintah untuk merombak apa yang telah dilakukan orde-orde sebelumnya, juga menanggung resikonya.

tapi kalau untuk kesejahteraan rakyat, kenapa tidak?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah subhanallah, tulisan yang luar biasa kak!</p>
<p>Harus ada keberanian pemerintah untuk merombak apa yang telah dilakukan orde-orde sebelumnya, juga menanggung resikonya.</p>
<p>tapi kalau untuk kesejahteraan rakyat, kenapa tidak?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

