<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: BOP 2010: Apa Masalahnya?</title>
	<atom:link href="http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/</link>
	<description>Komunitas Mahasiswa &#38; Alumni UI</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Feb 2012 19:43:09 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: mahasiswa lama</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/#comment-20126</link>
		<dc:creator>mahasiswa lama</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Mar 2010 07:04:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=5029#comment-20126</guid>
		<description>Kita perlu kritis ya, kira2 kenapa tiba2 keluar SK yang begitu kontroversial, berbeda dengan semangat yang dibawa UI beberapa tahun kebelakang. Cek lagi secara spesifik siapa yang authorize SK nya. Introspeksi kira2 kenapa hal ini bisa terjadi, apakah ada hubungannya dengan  tindakan2 kita dalam menindaklanjuti masalah yang muncul. Padahal tujuan kita kan hanya 1, mahasiswa dapat lancar belajar: permasalahn pribadinya tidak terekspos namun dapat difasilitasi.

Di luar semua itu, pada pelaksanaannya toh biaya pendidikan tidak flat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kita perlu kritis ya, kira2 kenapa tiba2 keluar SK yang begitu kontroversial, berbeda dengan semangat yang dibawa UI beberapa tahun kebelakang. Cek lagi secara spesifik siapa yang authorize SK nya. Introspeksi kira2 kenapa hal ini bisa terjadi, apakah ada hubungannya dengan  tindakan2 kita dalam menindaklanjuti masalah yang muncul. Padahal tujuan kita kan hanya 1, mahasiswa dapat lancar belajar: permasalahn pribadinya tidak terekspos namun dapat difasilitasi.</p>
<p>Di luar semua itu, pada pelaksanaannya toh biaya pendidikan tidak flat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rachel echiie</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/#comment-19855</link>
		<dc:creator>rachel echiie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 08:04:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=5029#comment-19855</guid>
		<description>iya ko sk nya abu-abu begitu ya info nya,,gimana nih nasib maba 2010 ntar???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iya ko sk nya abu-abu begitu ya info nya,,gimana nih nasib maba 2010 ntar???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: danar anindito</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/#comment-19844</link>
		<dc:creator>danar anindito</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 00:26:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=5029#comment-19844</guid>
		<description>@entedx

btw entedx ikut OSN tahun 2009 kemarin ya? berarti sekarang sudah mau lulus dong sebagai angkatan 2010?

Jika entedx masih berniat untuk mengejar impiannya kuliah di fasilkom jangan pernah ragu untuk mencobanya lewat SIMAK 2010.

Pihak universitas telah menjamin bahwa anak UI yang diterima sebagai mahasiswa S1 reguler untuk tetap dapat kuliah tanpa khawatir tentang masalah biaya.

Oiya terkait masalah yang entedx hadapi mungkin bisa dijelaskan via email ke saya di 
gueharusbisa@yahoo.com

atau ke no saya di 085693134156

Saya berjanji akan berusaha memberikan solusi terkait masalah entedx,,

Jadi buat entedx dan temen2 yang lain jangan pupuskan cita-cita teman untuk kuliah di UI hanya karena masalah biaya karena kami sebagai kakak-kakak kalian di sini akan berusaha untuk membantu kalian.

Danar Anindito M.
BEM UI 2010</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@entedx</p>
<p>btw entedx ikut OSN tahun 2009 kemarin ya? berarti sekarang sudah mau lulus dong sebagai angkatan 2010?</p>
<p>Jika entedx masih berniat untuk mengejar impiannya kuliah di fasilkom jangan pernah ragu untuk mencobanya lewat SIMAK 2010.</p>
<p>Pihak universitas telah menjamin bahwa anak UI yang diterima sebagai mahasiswa S1 reguler untuk tetap dapat kuliah tanpa khawatir tentang masalah biaya.</p>
<p>Oiya terkait masalah yang entedx hadapi mungkin bisa dijelaskan via email ke saya di<br />
<a href="mailto:gueharusbisa@yahoo.com">gueharusbisa@yahoo.com</a></p>
<p>atau ke no saya di 085693134156</p>
<p>Saya berjanji akan berusaha memberikan solusi terkait masalah entedx,,</p>
<p>Jadi buat entedx dan temen2 yang lain jangan pupuskan cita-cita teman untuk kuliah di UI hanya karena masalah biaya karena kami sebagai kakak-kakak kalian di sini akan berusaha untuk membantu kalian.</p>
<p>Danar Anindito M.<br />
BEM UI 2010</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: entedx</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/#comment-19836</link>
		<dc:creator>entedx</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Mar 2010 12:59:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=5029#comment-19836</guid>
		<description>udah dari dulu saya pengen masuk fasilkom UI. Mulai kelas satu SMA saya terus mencari-cari info buat kuliah (setidaknya) murah di UI buat siswa dari keluarga yang pas-pasan(klo ngeliat daftar biaya pendidikan dan &quot;uang pangkal&quot; yang baru dirilis itu sih, sebenarnya lebih cocok dibilang kurang mampu, atau malah tidak mampu) seperti saya. 
Apalagi setelah osn komputer 2009 kemarin yang diadain di fasilkom UI, saya bertekad ingin kembali kesana sebagai mahasiswa fasilkom UI. 
sebenarnya ada beberapa &quot;celah&quot; seperti jalur bidik misi atau yang lain yang secara &quot;logis&quot; sangat pantas saya dapatkan. namun pada kenyataannya, orang-orang yang berkuasa disini menanggap saya masih &quot;kurang pantas&quot;. 
saya akui saya lebih KAYA daripada mereka-mereka yang dianggap pantas, hanya saja orang tua mereka yang HANYALAH &quot;pejabat, kepsek, guru, dan teman-temannya&quot; mampu mengucurkan dana lebih lancar dibandingkan orang tua kami yang BERPROFESI sebagai &quot;petani, sopir, dan buruh&quot; ini. Tapi tak apalah, setidaknya saya lebih KAYA daripada mereka.
saya sempat mendengar info bahwa orang-orang seperti saya ini bisa mendapat keringanan biaya (terutama yang paling berat, uang pangkal), tapi semua sangat tidak jelas dan simpang siur. setelah mengumpulkan berbagai info dari berbagai sumber, saya semakin heran dan benar-benar tidak habis pikir dengan keadaan seperti ini.
satu hal yang sampai saat ini masih mengganjal dalam pikiran saya adalah kenapa mereka-mereka yang punya resources yang cukup &quot;mumpuni&quot; itu selalu menyia-nyiakan kesempatan yang ada. dan yang lebih memperparah lagi, kesempatan-kesempatan itu selalu mendekati mereka.
sedangkan kami yang selalu ingin sebesar-besarnya memanfaatkan semua kesempatan yang ada, seakan-akan kesempatan itu &quot;JIJIK&quot; mendekati kami. padahal kami sangat jarang menyia-nyiakan mereka.
we just need that f*ckin opportunity</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>udah dari dulu saya pengen masuk fasilkom UI. Mulai kelas satu SMA saya terus mencari-cari info buat kuliah (setidaknya) murah di UI buat siswa dari keluarga yang pas-pasan(klo ngeliat daftar biaya pendidikan dan &#8220;uang pangkal&#8221; yang baru dirilis itu sih, sebenarnya lebih cocok dibilang kurang mampu, atau malah tidak mampu) seperti saya.<br />
Apalagi setelah osn komputer 2009 kemarin yang diadain di fasilkom UI, saya bertekad ingin kembali kesana sebagai mahasiswa fasilkom UI.<br />
sebenarnya ada beberapa &#8220;celah&#8221; seperti jalur bidik misi atau yang lain yang secara &#8220;logis&#8221; sangat pantas saya dapatkan. namun pada kenyataannya, orang-orang yang berkuasa disini menanggap saya masih &#8220;kurang pantas&#8221;.<br />
saya akui saya lebih KAYA daripada mereka-mereka yang dianggap pantas, hanya saja orang tua mereka yang HANYALAH &#8220;pejabat, kepsek, guru, dan teman-temannya&#8221; mampu mengucurkan dana lebih lancar dibandingkan orang tua kami yang BERPROFESI sebagai &#8220;petani, sopir, dan buruh&#8221; ini. Tapi tak apalah, setidaknya saya lebih KAYA daripada mereka.<br />
saya sempat mendengar info bahwa orang-orang seperti saya ini bisa mendapat keringanan biaya (terutama yang paling berat, uang pangkal), tapi semua sangat tidak jelas dan simpang siur. setelah mengumpulkan berbagai info dari berbagai sumber, saya semakin heran dan benar-benar tidak habis pikir dengan keadaan seperti ini.<br />
satu hal yang sampai saat ini masih mengganjal dalam pikiran saya adalah kenapa mereka-mereka yang punya resources yang cukup &#8220;mumpuni&#8221; itu selalu menyia-nyiakan kesempatan yang ada. dan yang lebih memperparah lagi, kesempatan-kesempatan itu selalu mendekati mereka.<br />
sedangkan kami yang selalu ingin sebesar-besarnya memanfaatkan semua kesempatan yang ada, seakan-akan kesempatan itu &#8220;JIJIK&#8221; mendekati kami. padahal kami sangat jarang menyia-nyiakan mereka.<br />
we just need that f*ckin opportunity</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dimas Prasetyo Muharam</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/#comment-19690</link>
		<dc:creator>Dimas Prasetyo Muharam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 04:15:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=5029#comment-19690</guid>
		<description>kita tunggu saja dulu tentang SK pendamping yang menjelaskan tentang sistem BOP-B. kalo memang mau dibuat flat, wah itu sih. ck ck ck..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kita tunggu saja dulu tentang SK pendamping yang menjelaskan tentang sistem BOP-B. kalo memang mau dibuat flat, wah itu sih. ck ck ck..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mumu</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/#comment-19665</link>
		<dc:creator>mumu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Mar 2010 15:06:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=5029#comment-19665</guid>
		<description>katanya SK pendamping itu keluarnya tanggal 12 maret yaa?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>katanya SK pendamping itu keluarnya tanggal 12 maret yaa?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: reza fisika 09</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/#comment-19583</link>
		<dc:creator>reza fisika 09</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 14:39:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=5029#comment-19583</guid>
		<description>bener juga tuh aditya, .

Kadang kala besaran BOP gak sebanding dengan pembangunan yang merata.
Terus aja gembar-gemborin perpus pusat yang baru.
FMIPA nih pak rektor, jangan dilupakan!. Padahal ga jauh loh dari rektorat, tapi kok karut-marut yah kondisinya,,,?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bener juga tuh aditya, .</p>
<p>Kadang kala besaran BOP gak sebanding dengan pembangunan yang merata.<br />
Terus aja gembar-gemborin perpus pusat yang baru.<br />
FMIPA nih pak rektor, jangan dilupakan!. Padahal ga jauh loh dari rektorat, tapi kok karut-marut yah kondisinya,,,?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aditya</title>
		<link>http://www.anakui.com/2010/03/11/bop-2010-apa-masalahnya/#comment-19532</link>
		<dc:creator>aditya</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Mar 2010 03:11:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.anakui.com/?p=5029#comment-19532</guid>
		<description>tuh kan ini dia paling gw takutin

saat UI masuk 3 besar Universitas top di ASEAN

pasti akan banyak pungutan tambahan yang lebih besar untuk &quot;mempertahankan&quot; peringkat yang telah dicapai

dan itu bener2 kejadian

gw khawatir apa yang gw imajinasikan saat itu, akan jadi alasan Rektorat ( baca: Rektor) untuk meningkatkan biaya pendidikan

sedih banget deh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>tuh kan ini dia paling gw takutin</p>
<p>saat UI masuk 3 besar Universitas top di ASEAN</p>
<p>pasti akan banyak pungutan tambahan yang lebih besar untuk &#8220;mempertahankan&#8221; peringkat yang telah dicapai</p>
<p>dan itu bener2 kejadian</p>
<p>gw khawatir apa yang gw imajinasikan saat itu, akan jadi alasan Rektorat ( baca: Rektor) untuk meningkatkan biaya pendidikan</p>
<p>sedih banget deh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

