Berbicara tentang Universitas Indonesia tidak hanya tentang dunia akademis, kost-kostan, kegalauan mahasiswa, demonstrasi mahasiswa atau semacamnya. Berbicara tentang UI harus berbicara tentang kuliner. Seperti kata teman saya, Jamet (Jawa 2010) “Budaya Kuliner adalah Budaya Kumpul-kumpul”.

BACA JUGA: Yang Unik-unik cuma di Kukusan Teknik

Maksud yang sangat dalam. Karena dengan makanan berbagai macam kasta mahasiswa bisa berkumpul, bercengkrama, atau pedekate dengan tikungan-tikungan tajam yang khas.

Membahas tentang kuliner di UI, semua mahasiswa UI pasti tahu 5 tempat makan yang akan saya bahas ini. Apa saja 5 tempat makan tersebut?

Warteg Shinta

Gambar diambil dari https://firdoloto.files.wordpress.com/2008/11/dsci0201.jpg

Warteg Shinta: tujuan mahasiswa di akhir bulan via firdoloto 

Anak Kutek? Tahu kan warteg yang sampai buka 3 cabang ini? Tempat makan yang mengerti kantong sekali. Apalagi ditambah kamu duduk di pinggir dekat dengan jendela. Kamu bisa melihat turunan Kutek seperti merasakan makan di atas Puncak Pass. Menu sederhana sebuah warteg dari otak-otak, orek tempe, telor dadar semua bisa kamu pilih.

 

advertisement

Warung Nasi Sasari

Gambar diambil dari http://40.media.tumblr.com/tumblr_lufp4zzU4R1qai8k9o1_1280.jpg

Tempat makan anak FHUI via robyfarizki

Keluar dari pintu rel di FHUI kamu akan menemukan warung nasi ini. Kalau sudah memasuki jam-jam sibuk untuk makan, jangan pernah berharap mendapatkan tempat duduk. Dari mereka yang makan, sampai hanya sekedar nongkrong atau mau pedekate dengan budget yang minim ada di sini. Apalagi kamu bisa “mengakali” makan banyak lauk tetapi bayar sediki (oke, ini jangan dicontoh).

 

Ayam Bakar Ortega

Gambar diambil dari http://1.bp.blogspot.com/-zquDXXwNso0/UFHw0F2O45I/AAAAAAAAAys/8tMMBFLOc2Q/s1600/ayam-bakar-ortega-1.JPG

Nah, tujuan pas di awal bulan via jamkumpul

Ayam bakar dengan bumbu khusus yang dibakar dengan kecap manis. Sluurrpp.. Ditambah ada rambu-rambu kalau pacaran harus memerhatikan etika. Membuat para jomblo nyaman, tanpa harus iri melihat seonggok pasangan sedang mesra sambil suap-suapan tulang ayam. Menu yang cocok ketika sedang awal bulan. Hehehe

 

Qimpul (Java Manise)

Gambar diambil dari https://pbs.twimg.com/media/CPrS5ajUsAA4aif.jpg

Makanan berisi telur dan irisan otak-otak.

Semua orang hanya tahu nama Qimpul, padahal nama tempat ini adalah Java Manise. Tempat ini menghadirkan kesederhanaan. Sebuah mahakarya bernama Qimpul yang adalah telur berisi irisian otak-otak, bakso dan seledri. Serta disajikan dengan minyak yang masih melekat.

 

advertisement

Warung Makan Samtari

Gambar diambil dari https://foursquare.com/v/warung-makan-samtari/4c08db37009a0f4764b1e6bf?openPhotoId=513efe95e4b0c0d71e63fe32

Warung makan Samtari via foursquare

Warung ini agak di belakang Kutek. Mempunya anak perusahaan bernama Samtari Kecil dan sama-sama didirikan di Kutek. Kamu anak kost yang jarang bertemu dengan Kolesterol wajib makan di sini. Pesanlah 1/2 Tongseng + 1/2 Sate Kambing, kebutuhan tubuhmu terhadap elemen penting bernama Kolesterol akan tercukupi.

Itu adalah 5 tempat makan Legenda yang harus kamu cicipi. Tidak hanya menyajikan cita rasa yang nikmat, tekstur yang lembut atau presentasi yang menarik. Mereka membuat kamu kangen, jika suatu saat nanti kamu harus wis, udah, jangan kuliah kelamaan. Selamat mencicipi!



Apa pendapatmu tentang tulisan ini? BARU!
  • 😍 (48%)
  • 😆 (25%)
  • 😡 (10%)
  • 😊 (6%)
  • 😭 (4%)
  • 😮 (4%)
  • 😒 (4%)