Baiklah, setelah kemaren dunia social media heboh perkara undangan “Bikini Summer Dress Party” yang katanya nih dibikin untuk merayakan keberhasilan teman/gebetan(ada loh mahasiswa yang masih ngegebet anak SMA-pastinya bukan kamu, kamu bukan sih?)/adik yang baru lulus UN. But, letโ€™s skip that one.

Meski baru lulus UN, dan meski UN tidak menjadi ketentuan lulus/tidaknya seorang siswa SMA tahun ini, adik-adik SMA kita tentu belum selesai menghadapi tantangan hidupnya. Malah, mereka baru akan menghadapi tantangan hidup yang sebenarnya. Tantangan yang lebih berat ketimbang ditinggal mantan hanya karena gak mau satu kampus sama kamu demi ngecengin cewek/cowok lain di kampus barunya. Tantangan apa yang lebih berat dari hal semacam itu? Yak, apalagi kalau bukan tantangan untuk masuk Universitas Indonesia.

Tak jarang siswa SMA yang baru lulus & berasal dari daerah, rela berkorban untuk sampai menyeberang ke Pulau Jawa hanya demi satu tujuan, masuk Universitas Indonesia. Ujian masuk Universitas Indonesia memang tidak gampang, bahkan ada yang bilang, makan pizza pakai tangan kiri bisa jauh lebih gampang ketimbang masuk Universitas Indonesia.

Berdasarkan hasil pencarian anakUI.com, jalur untuk masuk UI itu ada 4:

  1. Jalur Undangan, jalur undangan biasa disebut dengan SNMPTN. Jalur Undangan adalah jalur dimana nilai raport SMA kamu dari semester I sampai dengan semester V dikumpulkan dengan ratusan raport siswa lainnya dan dicari siapa yang paling besar nilainya.
  1. Jalur PPKB, Jalur PPKB ini diambil dari nilai prestasi kalian di luar sekolah. Contohnya, jika kamu pernah menang juara bulu tangkis se-Mancanegara dan ada sertifikatnya, kamu bisa menyerahkan sertifikatnya ke bagian administrasi UI dan nanti akan dipertimbangkan untuk bisa diterima di UI. Terkait hal ini, semakin tinggi prestasi yang kamu raih, maka semakin besar pula peluang kamu untuk masuk UI dan ngecengin cowok-cowok kayak Andovi Da Lopez yang saat ini tengah menjalani kuliah di Fakultas Hukum UI.
  1. Jalur SBMPTN, jalur SBMPTN – ( Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri – atau entah apalagi namanya tahun ini, tiap tahun berubah-ubah istilahnya) – ini biasanya banyak diikuti para pelajar dari yang tahun lalu sampai yang tahun sekarang sekarang ini. Iya betul, pelajar yang lulus tahun lulu juga ada yang ikutan jalur ini. Karena tahun kemarin gak lulus, sekarang ikut lagi. Gak sedikit yang segitunya pengen masuk UI. Jalur ini hanya memilih anak-anak yang ingin masuk PTN lewat test tertulis. Ujian tertulis terdiri atas : Tes Potensi Akademik ( TPA ) dan Tes Bidang Studi ( TBS ).
  1. Jalur Mandiri, Nah, ini dia jalur yang paling susah untuk masuk UI, Jalur mandirinya, biasa disebut dengan nama ‘SIMAK UI‘. Ujiannya sama persis kok kayak SBMPTN, cumannya dia nggak ada Tes Potensi Akademik nya, yang ada cuma Tes Bidang Studi Dasar dan Tes Bidang Studi IPA / IPS. Tapi kalo kalian masuk lewat jalur ini, peluang nya besar banget, kenapa? Karena rata rata yang ikut SIMAK itu lebih sedikit dibanding pengikut SBMPTN.

 

Nah itu tadi jalur susahnya, sekarang, ternyata anakUI.com sudah menemukan jalur mudahnya!

advertisement

Seriusan, gak pake bohong! Tanpa tes! Penasaran? Tarik nafas dalam-dalam dulu yah, ini dia:

 

Bagi Kamu Yang Dari Daerah:

Dari bandara Soekarno-Hatta naik DAMRI jurusan Pasar Minggu turun di Stasiun Pasar Minggu.

Setelah itu, masuk stasiun, naik kereta jurusan Depok-Bogor, lalu turun di stasiun Universitas Indonesia, setelah pintu kereta terbuka, Voila! Selamat! Kamu sudah berhail masuk UI!

 

advertisement

Bagi Kamu Yang Dari Bogor:

Dari stasiun Bogor, tinggalkan kendaraan kamu, naik kereta commuter line jurusan Jakarta Kota atau Tanah Abang, lalu turun di stasiun Universitas Indonesia, setelah pintu kereta terbuka, Voila! Selamat! Kamu sudah berhail masuk UI!

 

Bagi Kamu Yang Dari Tangerang:

Dari terminal Poris Plawad naik salah satu Agramas C/R/Mayasari Bakti AC74A/AC117, turun di Pasar Rebo. Dari Pasar Rebo, naik angkot D112/T19 turun di seberang kampus Universitas Gunadarma, Margonda. Setelah menyeberang ke arah Universitas Gunadarma, Margonda, jalan sedikit, persis di sebelah kampus Gunadarma ada gang kecil berbentuk semi-jembatan (karena gak sepenuhnya bisa dibilang jembatan) untuk jalan kaki. Tapakilah gang kecil itu, karena sesungguhnya gang itu menuntun kamu untuk mudah masuk UI.

Hati-hati kalau jalan kaki sendirian di sini, suka ketemu jodoh anak UI soalnya.

 

โ€œKalau yang tinggal di Jakarta dan bawa kendaraan pribadi caranya gimana kak?โ€

Coba minta pacar atau orang tuamu yang antar dulu, pasti gampang dan kamu bisa twitteran di jalan tanpa repot-repot nyupir kan. Tinggal siapin mental sama berdoa buat ujian masuknya aja.

 

Yak, itu tadi Cara Mudah Masuk Universitas Indonesia. Mudah kan? Kalau bingung-bingung coba unduh suatu aplikasi berteknologi canggih bernama “Google Maps” di smartphone kamu. Kampus UI bisa ditemukan sangat mudah lewat aplikasi tersebut. Percaya deh!

 

“Kak, kalau jadi mahasiswa UI ada cara mudahnya gak kak?”

Ada, cuma 3 caranya.

“Apa itu kak?”

 

Belajar

Berdoa

Percaya Diri

 

Jika jadi mahasiswa UI itu gampang, maka semua orang pastilah sudah jadi alumni UI. Jika hidup hanya perlu mencari gampang, maka pastilah kita tidak perlu uang untuk ditabung demi bisa nonton konser JKT48 ย atau nyetok bahan makanan di kosan.

 

Jadi, kamu mau masuk UI atau jadi mahasiswa UI?

 

Share tulisan ini di Twitter, Facebook atau LINE kamu, maka kemungkinan besar teman-teman kamu akan mendoakan kamu yang baru Lulus SMA/Sederajat untuk jadi mahasiswa UI beneran. Amin!

Photo Credit: Mohamad Sani via Compfight cc



Apa pendapatmu tentang tulisan ini? BARU!
  • 😊 (56%)
  • 😒 (12%)
  • 😆 (9%)
  • 😭 (6%)
  • 😡 (6%)
  • 😍 (5%)
  • 😮 (5%)