Tes wawancara kerja atau interview bagi beberapa orang mungkin menjadi hal yang menegangkan, entah karena takut tidak bisa menjawab pertanyaan atau salah dalam menjawab pertanyaan. Dalam tes ini, kepribadian, wawasan, cara berkomunikasi, penampilan, etika, dan softskill akan diuji. Tak heran jika dalam tahap wawancara kita akan diuji satu persatu di hadapan tim HRD perusahaan, psikolog, dan user.

Sebelum melakukan tes wawancara kerja, kita sebaiknya mempersiapkan materi dan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Salah satunya adalah mengumpulkan materi tentang perusahaan dan jenis pertanyaan apa saja yang biasa diajukan saat tes wawancara. Persiapan materi ini cukup membantu sebelum melakukan tes wawancara, setidaknya kamu mempunyai bayangan tentang apa saja pertanyaan yang akan diajukan oleh pewawancara.

Lalu, pertanyaan seperti apa sajakah yang biasa diberikan saat tes wawancara dan bagaimana strategi dalam menjawab pertanyaan tersebut? Berikut beberapa contoh pertanyaan beserta tips untuk menjawab yang biasa diberikan pada saat tes wawancara. Contoh pertanyaan wawancara kerja lainnya bisa dilihat di laman ini.

1. “Dapatkah Anda menceritakan tentang diri Anda?”

"Saya adalah..." (Sumber:)

“Saya adalah…” (Sumber:Photo Credit: vernieman via Compfight cc)

Pertanyaan ini adalah pertanyaan awal yang sering ditanyakan pertama kali setelah kamu memperkenalkan diri. Kamu tidak perlu menjelaskan tentang asal-usulmu, keluargamu, usia atau tanggal lahir. Jawaban yang paling tepat adalah menjawabnya dengan singkat tentang kelebihan yang kamu miliki.  Tambahkan juga kualifikasi atau keterampilan yang kamu miliki, yang sekiranya hal itu dapat kamu kontribusikan bagi perusahaan. Jangan hanya menceritakan kelebihan saja, tambahkan sedikit tentang kekurangan kamu. Hindari jawaban yang terlalu bertele-tele sehingga muncul kesan membosankan.

 

2. “Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?”

“Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?” (Sumber:)

“Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?” (Sumber:Photo Credit: benny_haze via Compfight cc)

Pertanyaan ini juga lumayan sering diberikan saat tes wawancara. Jadi, sangat penting untuk melakukan background checking pada perusahaan yang kamu lamar. Informasi bisa didapatkan melalui internet, situs web perusahaan, dan lain sebagainya. Jawablah pertanyaan ini dengan kesan memuji, jangan mengungkapkan kejelekan perusahaan pada saat kamu menjawab pertanyaan.

advertisement

 

3. “Apa yang membuat Anda tertarik untuk bergabung dengan kami?”

“Apa yang membuat Anda tertarik untuk bergabung dengan kami?” (Sumber:)

“Apa yang membuat Anda tertarik untuk bergabung dengan kami?” (Sumber:Photo Credit: Georgia Southern University via Compfight cc)

Pertanyaan ini dapat dijawab dengan baik apabila kamu sebelumnya telah mempersiapkan informasi tentang perusahaan. Dengan informasi yang cukup, pertanyaan ini bisa memberikan kesempatan untuk memperlihatkan inisiatif dan antusiasme kamu terhadap perusahaan tersebut. Ketulusan menjawab akan sangat terlihat di dalam pertanyaan ini. Jadi, jawablah dengan jawaban yang berhubungan dengan tujuan karier jangka panjang.

 

4. “Apakah Anda memiliki kerabat di perusahaan kami?”

"Kamu punya teman di sini?"

“Kamu punya teman di sini?”

Pertanyaan ini cukup menjebak. Kamu harus lebih berhati-hati lagi sebelum menjawab pertanyaan ini. Beberapa perusahaan memilikikebijakan-kebijakan tertentu mengenai hal ini. Jadi, jika memang kamu memiliki kerabat, baik teman maupun saudara, lebih baik tanyakan terlebih dahulu kepada mereka mengenai kebijakan di perusahaan tersebut.

 

5. “Apa sajakah kelebihan dan kekurangan yang Anda miliki?”

Jangan bingung kalau ditanya kekurangan dna kelebihan. (Sumber: thebusinesswomanmedia)

Jangan bingung kalau ditanya kekurangan dna kelebihan. (Sumber: thebusinesswomanmedia)

Pertanyaan ini menunjukkan kedalaman dari sifat dan karakter seseorang. Jangan terlalu percaya diri saat menceritakan kelebihanmu sehingga terkesan berlebihan. Dan jangan pula berkata bahwa kamu tidak memiliki kelemahan. Pertanyaan ini diajukan untuk menilai pengetahuanmu terhadap dirimu sendiri. Jujurlah dalam menceritakan kelemahanmu dan sertakan kiat-kiatmu dalam mengatasinya.

advertisement

 

6. “Hal terbesar apa dalam hidup Anda yang pernah Anda raih dan Anda bangga dengan itu?”

Apa yang pernah kamu raih? (Sumber:)

Apa yang pernah kamu raih?

Pertanyaan ini merupakan salah satu pertanyaan jebakan, berikanlah jawaban yang ada hubungannya dengan pekerjaan yang kamu inginkan. Jangan sekali-kali memberikan jawaban yang tidak relevan. Pikirkan kualifikasi yang pernah kamu raih dan memang dibutuhkan oleh perusahaan dan kembangkan menjadi kalimat yang meyakinkan.

 

7. “Mengapa kami harus memilih Anda untuk bekerja di perusahaan kami?”

"kenapa kami harus pilih kamu?" (Sumber:)

“kenapa kami harus pilih kamu?” (Sumber: kerjayuk)

Untuk menjawab pertanyaan ini, sebaiknya kamu harus sebisa mungkin “menjual diri.” Uraikan secara singkat dan jelas tentang kelebihan kamu dan keuntungan bagi perusahaan apabila mempekerjakan kamu nantinya. Yakinkan mereka bahwa kamu dapat berkontribusi dan memberikan kemajuan dan keuntungan bagi perusahaan.

 

8. “Jika Anda diterima dan terjadi masalah dalam pekerjaan, apa yang akan Anda lakukan?”

"Jika terjadi masalah, apa yang akan Anda lakukan?” (Sumber:)

“Jika terjadi masalah, apa yang akan Anda lakukan?” (Sumber: changebs)

Permasalahan dalam pekerjaan pasti terjadi, namun seberapa besar perhatian, kontribusi dan rasa tanggung jawab dalam menyelesaikan masalah tersebut, itulah poin yang paling penting. Galilah kreativitasmu dan kembangkan cara berpikir kreatif untuk mengambil solusi dan langkah penting yang mungkin dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah, apabila kamu diterima di perusahaan tersebut.

 

9. “Berapa gaji yang Anda inginkan?”

Muka bingung pas ditanya gaji. (Sumber:)

Muka bingung pas ditanya gaji. (Sumber:Photo Credit: joshchandler via Compfight cc)

Bagi beberapa fresh graduate yang baru pertama kali mengikuti tes wawancara kerja, pertanyaan ini adalah pertanyaan yang paling ditunggu dan paling sensitif. Untuk menjawab pertanyaan ini, tetaplah berpikir rasional dan bijak. Jawablah secara diplomatis dan realistis mengenai gaji dengan posisi yang dilamar. Pencarian informasi tentang standar gaji dapat membantu kamu menanggapi pertanyaan ini sebelum melakukan tes wawancara.

 

10. “Apakah Anda memiliki pertanyaan yang ingin diajukan?”

Sebelum pamit, jangan lupa untuk tanya. (Sumber:)

Sebelum pamit, jangan lupa untuk tanya. (Sumber:Photo Credit: COD Newsroom via Compfight cc)

Selalu siapkan satu pertanyaan yang menimbulkan kesan positif. Misalnya seperti seputar deskripsi pekerjaan, ruang lingkup pekerjaan, market perusahaan dan lain-lain. Hal ini menunjukkan antusias kamu terhadap perusahaan dan posisi yang ditawarkan.

Demikianlah beberapa jenis pertanyaan yang sering ditanyakan saat mengikuti tes wawancara kerja. Jangan lupa untuk selalu rileks saat melakukan wawancara, agar tidak gugup dan tetap lancar dalam menjawab pertanyaan yang diberikan pewawancara. Semoga artikel ini membantu kamu dalam mengumpulkan referensi contoh pertanyaan yang sering ditanyakan saat tes wawancara, ya! Semoga berhasil!

 

Baca artikel lainnya dalam serial Tips Karier di anakUI.com:



Apa pendapatmu tentang tulisan ini? BARU!
  • 😊 (57%)
  • 😍 (14%)
  • 😮 (7%)
  • 😡 (6%)
  • 😒 (6%)
  • 😭 (5%)
  • 😆 (5%)