Beberapa fasilitas di kampus kita tercinta ini memang nggak seluruhnya masih dalam kondisi baik-baik saja. Coba kalau diperhatikan, dari ujung ke ujung pasti ada satu dan banyak fasilitas yang cacat atau kurang. Betul, kan?

Sebagai mahasiswa yang budiman, coba lirik kembali, yuk, usaha yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dan BEM Fakultas se-UI yang sudah mengupayakan untuk menyuarakan pendapat mahasiswa kepada pihak yang berwenang. Pada tanggal 31 Mei sampai 3 Juni 2016, pihak BEM melakukan penjaringan aspirasi. Hasil dari aspirasi yang dikemukakan mahasiswa selanjutnya diteruskan kepada Direktorat Pengelolaan dan Pemeliharaan Fasilitas (DPPF). Beberapa aspirasi yang disampaikan di antaranya mengenai fasilitas bis kuning, fasilitas parkir, sepeda kuning, asrama, dan beberapa fasilitas lainnya.

Ada banyak fasilitas yang cacat di UI via Kawanku

Ada banyak fasilitas yang cacat di UI via Kawanku

Rabu, 28 September 2016 dilakukan audiensi yang melibatkan Dr. Ir. Gandjar Kiswanto. M.Eng selaku Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Fasilitas serta perwakilan dari BEM. Audiensi tersebut dilakukan di Aula Terapung Perpustakaan Universitas Indonesia pada pukul 15.30 WIB.

Poin-poin besarnya, pertama mengenai pembangunan fasilitas parkir di Kampus UI Salemba. Jadi kalau kamu mampir ke sana dan mengendarai motor, maka sebentar lagi fasilitas parkir akan segera tersedia.

Khusus untuk kamu Bikun Mania, mungkin kamu selalu merasa lelah dan letih nungguin bikun yang gak kelihatan walau sekadar simbol biru dan merahnya. DPPF akan mengusahakan agar Bikun bisa datang setiap 4 menit sekali. Ditambah, ada rencana bikun dioperasikan setiap hari. Artinya mungkin aja kamu bisa naik bikun di hari Minggu. Tapi, sabar, ya, ini baru diusahakan, loh. Karena bagaimanapun, pihak DPPF mempertimbangkan jam kerja para supir yang sudah bekerja dari pukul 06.00—22.00 dengan 19 kali beroperasi. Selain bikunnya, halte bikun pun akan diperbaiki. Kalau selama ini kamu kerap melihat halte bikun yang gelap, nantinya pencahayaan di setiap halte akan ditambah.

Selain itu, fasilitas yang dibahas dalam audiensi tersebut adalah pengadaan sepeda kuning atau Spekun di hari Minggu. Nantinya akan ada sistem locking untuk Spekun yang dapat diakses menggunakan KTM serta rencana pengadaan Spekun di Vokasi. Jadi, kalau pagi-pagi mau sepedaan di kampus, bisa lah, ya…

advertisement
Pihak DPPF berencana memperbaiki fasilitas asrama via Madura in University of Indonesia

Pihak DPPF berencana memperbaiki fasilitas asrama via Madura in University of Indonesia

Nah, sesuai dengan aspirasi yang disampaikan mahasiswa juga, pihak DPPF akan memperbaiki fasilitas asrama. Mungkin setelah fasilitas yang satu ini betul-betul ada, kamu akan beralih dari kosan ke asrama saja.

Pihak DPPF kabarnya akan memperbaiki kamar mandi asrama yang selama ini mungkin terlihat kotor. Penambahan ruang untuk mencuci dan menjemur pakaian, dan kabarnya dengan biaya sewa Rp350.000—Rp400.000, pihak asrama akan menambah fasilitas cuci gratis. Gimana? Sudah kebayang, dong, dimanjain sama asrama? Biayanya terjangkau, nggak perlu capek-capek cuci jemur, ada WiFi, dan pastinya keamanan asrama pun akan ditingkatkan. Jadi, apa lagi yang kurang?

Selain poin-poin yang telah dijelaskan, audiensi pun membahas soal perbaikan perpustakaan pusat, gerbatama, faculty club, UI art Center, dan fasilitas pendukung lainnya. Mau tahu lebih banyak?

Coba saja baca di https://bit.ly/NotulensiAudiensiBersamaDPPF2016

Apa masih ada aspirasimu yang belum disampaikan di audiensi tersebut?

Yuk, coba suarakan di sini

advertisement



Apa pendapatmu tentang tulisan ini? BARU!
  • 😡 (100%)
  • 😭 (0%)
  • 😒 (0%)
  • 😮 (0%)
  • 😍 (0%)
  • 😆 (0%)
  • 😊 (0%)