Jika Anda seorang mahasiswa tingkat akhir, Anda pasti tidak asing dengan istilah proposal skripsi. Menyusun proposal skripsi adalah sebuah tahap yang harus dilalui sebelum mengerjakan skripsi. Mau tidak mau, mahasiswa yang ingin segera lulus harus menghadapi dan menyelesaikan tanggung jawab yang satu ini dengan baik.

Selain proposal skripsi, ada pula yang disebut dengan proposal kegiatan. Ini biasanya dibuat oleh para event planner. Salah satu tujuannya adalah untuk penggalangan dana. Jika Anda aktif pada kegiatan kampus, membuat proposal kegiatan tentu sudah menjadi makanan sehari-hari.

Sebenarnya, apa itu proposal? Untuk apa kita membuat proposal? Bagaimana cara terbaik membuat proposal? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), proposal adalah rencana yang dituangkan dalam bentuk rancangan kerja. Ada banyak jenis proposal, tergantung tujuan yang ingin dicapai melalui proposal tersebut.

Mengapa Harus Membuat Proposal?

Perencanaan yang baik akan mendukung pencapaian yang optimal. Oleh karena itu, sebelum memulai sebuah acara atau kegiatan, ada baiknya kita menyediakan waktu untuk menyusun rancangannya dengan teliti. Ada beberapa keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan adanya proposal yang baik.

  • Bisa menghemat waktu.

Tanpa tujuan dan perencanaan yang jelas, kita akan menghabiskan banyak waktu untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya. Apalagi jika kita harus mempertimbangkan banyak hal pada waktu yang bersamaan. Proposal yang baik akan menolong kita menghemat waktu karena bisa digunakan sebagai pengingat visi dan tujuan kegiatan yang sedang digelar.

advertisement
  • Menjadi acuan atau patokan saat menghadapi kendala.

Sering kali, kendala atau masalah membuat pandangan kita terhadap sesuatu menjadi goyah.  Tanpa patokan yang jelas dan tetap, kita bisa berpaling ke arah lain yang sebenarnya bukan menjadi tujuan kita. Dengan melihat kembali proposal yang sudah disusun dan disepakati tersebut, kita bisa merasa yakin apakah sudah mengambil keputusan yang benar dan tepat.

  • Bisa mewakili kita secara umum.

Dalam berbagai kegiatan yang akan digelar, kita pasti berinteraksi dengan banyak orang. Sebuah proposal bisa mewakili kita dalam mengungkapkan apa yang akan kita kerjakan, bagaimana kita mengerjakannya, atau berapa biaya dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Jenis-jenis Proposal

Sesuai peruntukannya, proposal terbagi atas beberapa jenis, di antaranya adalah proposal skripsi, proposal penelitian, proposal bisnis atau usaha, dan proposal kegiatan. Berikut penjelasan singkatnya.

  • Proposal skripsi

Proposal skripsi adalah proposal yang biasa dibuat oleh para mahasiswa tingkat akhir sebelum menyusun skripsi. Di dalam proposal ini, seorang mahasiswa bisa menuangkan ide atau rancangan yang dia punya untuk diangkat sebagai topik bahasan skripsi.

Ada beberapa bagian yang perlu ada dalam sebuah proposal skripsi, yaitu latar belakang, rumusan masalah, manfaat penelitian, dan tujuan penelitian. Tujuan utama pembuatan proposal skripsi adalah untuk memaparkan terlebih dahulu mengenai rencana topik bahasan yang akan diangkat.

Selanjutnya, proposal tersebut akan dilihat dan dinilai oleh dosen pembimbing. Jika sudah sesuai, proposal akan disetujui dan mahasiswa tersebut diperbolehkan untuk mulai menyusun skripsi.

advertisement

  • Proposal penelitian

Proposal penelitian sebenarnya tidak jauh berbeda dengan proposal skripsi. Hanya saja, proposal jenis ini biasanya dibuat oleh para mahasiswa yang berkuliah di jenjang S2 atau S3. Seperti halnya proposal skripsi, proposal penelitian juga ditujukan sebagai bahan penilaian akhir bagi seorang mahasiswa. Perbedaannya terletak pada luas tidaknya cakupan masalah yang diteliti.

Pengerjaannya pun tidak asal saja. Dibutuhkan metode penelitian yang akurat dan tepat untuk mendapatkan hasil yang bisa dipertanggungjawabkan. Tak heran jika hasil penelitian ini bisa dan layak dijadikan sebagai bahan acuan oleh masyarakat awam.

  • Proposal kegiatan

Proposal kegiatan biasanya dibuat oleh para aktivis yang akan mengadakan sebuah acara, baik aktivis kampus, aktivis masyarakat, dan sebagainya. Proposal ini juga lazim disusun oleh para event planner. Isi proposal akan menjadi pertimbangan bagi pihak sponsor untuk menentukan apakah akan ikut bergabung mendukung acara atau tidak.

Salah satu tujuan utama pengajuan proposal kegiatan adalah untuk menggalang dana. Secara umum, isi proposal kegiatan adalah tentang rancangan kegiatan, khususnya pemasukan dan pengeluaran yang berkaitan dengan acara tersebut. Melalui proposal ini, pihak yang mengajukan bisa menjelaskan segala hal yang dibutuhkan secara detail dan jelas.

Jika proposal tersebut dirasa menguntungkan bagi pihak sponsor, tidak butuh waktu lama, proposal pasti akan disetujui.

  • Proposal usaha atau bisnis

Proposal usaha atau bisnis sebenarnya bisa dibilang setipe dengan proposal kegiatan. Hanya saja, proposal jenis ini dibuat lebih profesional untuk menjaring dukungan investor bagi usaha atau bisnis tersebut. Pihak yang mengajukan pun tidak lain adalah orang-orang yang bergerak di bidang usaha tertentu.

Melalui proposal ini, pengusaha bisa memperkenalkan produknya, memaparkan keuntungan yang akan didapatkan melalui produknya, serta mencari sokongan dana. Tentu saja, setelah usaha atau bisnis ini berhasil, si penyokong dana akan mendapatkan bagian keuntungan.

Tips Membuat Proposal

Lalu, apakah Anda pernah membuat proposal? Jika belum, jangan khawatir. Bahasan ini Anda akan membantu Anda mempelajari berbagai jenis proposal dan cara pembuatannya. Anda juga bisa mengamati contoh-contoh yang terlampir di sana.

Namun, untuk membuat proposal yang baik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

  • Mudah dibaca

Banyak orang membuat proposal asal jadi saja. Padahal, tampilan fisik proposal sangat menentukan apakah proposal tersebut akan disetujui atau tidak. Tulislah isi proposal dengan huruf yang mudah dibaca dan dipahami. Jangan sampai pihak penerima malah lebih sering mengerutkan kening karena pusing mengamati deretan huruf yang terlalu mepet atau terlalu kecil.

  • Menarik

Buatlah proposal dengan konsep semenarik mungkin. Konsep menarik memang sangat objektif. Menarik bagi seseorang belum tentu menarik bagi orang lain. Namun, setidaknya Anda membuat proposal tersebut dengan niat untuk menarik perhatian si penerima. Mulailah dengan memperhatikan kerapian tampilannya. Gunakanlah komposisi warna yang sesuai dan selaras agar tampilan proposal terlihat lebih elegan.

  • Singkat dan penuh makna

Saat membuat proposal, Anda disarankan untuk menggunakan kalimat-kalimat yang sederhana, tetapi penuh makna. Mengapa? Orang yang membaca proposal Anda bisa jadi sangat sibuk atau memiliki tanggung jawab yang lain. Dengan menyusun kalimat seefektif mungkin, Anda akan membantunya menemukan poin-poin terbaik dari proposal Anda.

Tujuannya tentu saja supaya proposal tersebut bisa disetujui. Kalimat-kalimat yang berbelit-belit justru akan membuat si penerima proposal menjadi tidak tertarik lalu menyingkirkan proposal itu dari hadapannya.

  • Orang yang tepat

Tujukan proposal kepada orang yang tepat. Orang yang tepat akan lebih berpeluang menolong Anda mewujudkan impian. Mengapa? Karena orang yang tepat memiliki senjata untuk merespons proposal Anda tersebut. Jangan memaksa siapa pun untuk mendukung Anda agar menyetujui proposal karena hasilnya dijamin tidak akan maksimal.

Tujuan utama pembuatan proposal adalah mengungkapkan apa yang menjadi rancangan kita dan mengajak orang lain untuk ikut memahaminya. Oleh karena itu, tidak salah jika kita perlu membuatnya sebaik dan semenarik mungkin.

Baca juga:

Panduan Membuat Proposal Usaha atau Bisnis
Serba Serbi Penulisan Proposal Ilmiah
Contoh dan Cara Membuat Proposal Skripsi
Contoh dan Cara Membuat Proposal Kegiatan yang Menarik Perhatian



Apa pendapatmu tentang tulisan ini? BARU!
  • 😡 (100%)
  • 😭 (0%)
  • 😒 (0%)
  • 😮 (0%)
  • 😍 (0%)
  • 😆 (0%)
  • 😊 (0%)