Sebagai Anak UI, pasti kalian tau dong sama yang namanya Bikun a.k.a ‘Bis Kuning’ khas kampusnya Nicholas Saputra ini?

Apa? Ada yang belom tahu ‘Bikun’ itu apaan? Duh, pasti tiap hari kamu ke kampus naik motor atau diantar sama si-’siapaaa yaa’-nya kamu itu, deh.

Jadi, ‘Bikun’ itu sebenernya adalah bus kampus yang merupakan fasilitas umum yang disediakan oleh UI untuk civitas akademika UI. Start point bus kampus UI terletak di depan asrama mempermudah bagi penghuni asrama untuk menuju fakultas/fasilitas yang terdapat di UI. Bus kampus beroperasional dari hari Senin sampai Sabtu, mulai pukul 06.00 sampai pukul 21.00 WIB (kecuali hari Sabtu).

Nah, sejak tahun 2009, UI mengadakan peningkatan sekaligus perbaikan fasilitas bis kampusnya. Bikun yang dulunya tidak ber-AC, kini telah menjadi setaraf bus eksekutif antarkota. Meski tanpa mengubah interior khas bis kuning dengan bangku memanjang dari ujung pintu depan ke belakang di sisi kiri kanan, tak mengurangi kenyamanan dan keeksklusifan bis kuning AC. Keberadaan bis kuning AC ini otomatis meningkatkan jumlah sekaligus mutu pelayanan transportasi yang dapat dimanfaatkan civitas academica UI.

Nah, meski namanya “Bis Kuning” ternyata bus yang satu ini nggak sepenuhnya berwarna kuning.  Bikun UI melayani dua rute yang akan diakomodir oleh bis kuning merah dan bis kuning biru. Nah loh! Bingung? Samak! Haha…

advertisement

Yang jelas, saat kamu naik bikun pastinya kamu tidak akan melewatkan hal-hal berikut:

  • Kursinya empuk, adem, nyamaaaan.
  • Bisa ketemu cewek cakep.
  • Atau ketemu dia! (padahal duduknya udah sebelahan, tapi kamunya nggak berani ngomong gitu).
  • Rasanya kayak naik bus pariwisata, soalnya seat-nya 3-3 gitu
  • Dan pas turun, kamu pasti bilang, “terima kasih paaaak…” bahkan kalau di belakang agak teriak nggak akan jadi masalah 🙂

Ternyata, dibalik keeksklusifan Bikun, terdapat banyak kisah seru dari mereka yang pernah atau sering naik bikun, loh! Kayak apa sih serunya cerita mereka?

Berikut sekelumit cerita yang AnakUI.com kumpulkan dari Survei Online: Apa Pengalaman Berkesanmu Naik Bis Kuning? beberapa minggu silam.

Nunggu bikun dateng. (Sumber:)

Nunggu bikun dateng. (Sumber:Photo Credit: Mohamad Sani via Compfight cc)

 

Waktu itu naik bikun yang pintunya nggak bisa ditutup rapet. Di bikun itu dalam keadaan penuh dan yang di depan pintu itu 3 cewek, mereka harus megangin pintunya, di tikungan dekat PNJ pintunya agak kebuka gitu, mereka kaya nggak kuat nahan pintunya. Tolong diperhatiin aja sih keadaan bikunnya sekarang, jangan sampe ada kejadian yang nggak diinginkan terjadi. – Andini, Vokasi 2014

 

advertisement

Jadi pas maba, gue nggak tau kalo bikun itu punya 2 jalur, jalur merah (by FH) dan jalur biru (by FT).  Fakultas gue adalah fakultas yang kalau mau cepet, ya, naik bikun jalur biru. Jadi, suatu hari, gue udah hampir telat. Begitu keluar dari pintu stasiun, gue ngeliat ada bikun jalur merah lewat. Naiklah gue. gue bingung gara-gara dia nggak belok di bunderan FPsi. Gue panik. Terus dengan polosnya gue nanya pake suara yang kenceng, ‘Pak, ini kok nggak ke FIB langsung ya Pak? Kok lewat FH? Bukannya harusnya di bunderan itu belok?’ dan begitu dijelasin,gue baru ngerti… Terus ada yang nyeletuk, ‘pasti maba’ yah? Akhirnya gue nyampe kelas barengan sama dosen gue. Untung nggak dihukum. Maklum… maba. Serba parno kalo telat. yahahahaks – Mbun, FIB 2011

 

Gabut, habis kelas akhirnya naik bikun dari Halte FH, keliling sampe Asrama, habis itu ke FH lagi. Pas di halte Teknik, ada cowok teknik manis 🙂 – Nadya, 2013

 

Sekarang, naik bikun bisa jauh lebih muda karena udah ada aplikasi Bikun Mania, downloadnya di http://bikun.ui.ac.id/, nggak perlu nunggu lama lagi. – Adit, Teknik 2014

 

Seru kan, naik bikun? Yuk, kita berbagi keseruan naik bikun dengan melakukan share artikel ini di Twitter, Facebook atau LINE kamu! Jika kamu punya cerita seru lain saat naik bikun jangan sungkan untuk berbagi di kolom komentar yah! 😉



Apa pendapatmu tentang tulisan ini? BARU!
  • 😭 (70%)
  • 😊 (20%)
  • 😮 (10%)
  • 😡 (0%)
  • 😍 (0%)
  • 😒 (0%)
  • 😆 (0%)