Ayo ngobrol-ngobrol sejenak, di UI itu, ada fenomena yang cukup patut diperbincangkan. Mungkin semua yang udah senior sempet membandingkan, sebenernya seruan atau lebih enak mana, kuliah semester ganjil atau semester genap? Karena harus diakuin, sebenernya ada perbedaanya. Apa aja bedanya?

 

Ganjil, gudangnya events

Ganjil, gudangnya events via SATUFISIP

Ganjil, gudangnya events via SATUFISIP

Lihat terus berbagai publikasi dari segala penjuru UI, mulai dari acara seminar, festival, sampai musik dan tari. Ada juga lomba olahraga. Semuanya ada di semester ganjil!

Ganjil memang gudangnya events. OlimUI adanya di semester ganjil, Raisa dateng ke FEB juga semester ganjil lah itungannya. Ada maba baru masuk, bikin nambah banyak events di UI. Ada welcoming maba dan lain-lainnya. Di FISIP ada Gelas Maba, di FIB ada PK dan Maba Cup, banyak events bertebaran di UI ketika semester ganjil.

BACA JUGA: Buat Event-event Terbaru di UI Pantengin Aja AnakUI.com

advertisement

Untuk maba, semester ganjil alias semester pertama termasuk sebagai masa yang paling indah karena biasanya yang diawal selalu indah, sedangkan gak setiap akhir itu bahagia. Seindah itu karena mereka baru aja membuka awal baru, baru dapet jakun, baru masuk UI, baru sekali pake SIAK, baru seneng-seneng ngampus, SKS-nya masih dibatasin, SIAK masih belum ada grafik yang bikin pundung, bahagia deh.

Buat senior, entah tahun kedua atau tahun ketiga, ganjil bisa dibilang seru karena ada maba. Ada sesuatu yang baru gitu. Karena buat senior, mereka umumnya udah merasa bosen dan kuliah udah mulai berat. Tugas udah numpuk, belum lagi mikirin kapan lulus.

BACA JUGA: Kamu Suka Malas Belajar? Hilangkan Kebiasaan Buruk Tersebut dengan Trik Ini

Dari beberapa kesaksian, anak tahun ketiga adalah yang paling sibuk. Yap, benar, temen-temen dari semester 5. Kenapa?

Karena mereka yang sejak semester dua udah ikutan organisasi sana-sini, ikut lomba dan aktivitas sana-sini, gak bisa ninggalin itu semua begitu aja, dengan alasan sentimen ataupun profesionalitas. Alhasil, udah sibuk non-akademik, sibuk ngurus kuliah yang tambah alig, sibuk juga ngurusin maba, karena umumnya anak semester 5 adalah mentornya anak semester 1.

Hayoloh capek.

advertisement

 

Genap, kuliah lebih ‘enteng’

Genap, kuliah lebih ‘enteng’ via wepreventcrime

Genap, kuliah lebih ‘enteng’ via wepreventcrime

Emang iya? Ternyata iya. BMKG sudah bertanya kesana-kemari mengenai hal ini. Banyak yang bilang kuliah semester genap itu lebih mudah dibanding kuliah semester ganjil. Mungkin ada pengaruh juga dengan event-event yang numpuk di semester ganjil sehingga menyita fokus mahasiswa.

BACA JUGA: [Diskusi] Apa Pendapatmu tentang Mahasiswa yang Hanya Fokus di Akademis?

Untuk yang semester akhir, semester 8 lebih lowong dibanding semester 7, makanya semester 8 jadi favorit waktu bikin skripsi. Buat yang semester 7 udah skripsi, ya semangat aja.

Semester ini juga bisa dibilang waktunya buat temen-temen yang sebelumnya jadi panitia di sana sini pada semester lalu untuk menghirup sedikit udara biar agak lega, karena semester ganjil akan tiba tanpa terasa.

Boong deng, terasa banget *ketawa* kenapa? Karena transisi dari genap ke ganjil itu lebih berasa dibandingkan ganjil ke genap. Liburnya lebih berasa lama, lebih bermakna, karena biasanya barengan sama anak-anak pada ujian masuk ke UI. Jadi teringat dulu waktu belum kuliah kamu sibuk belajar buat tes, sekarang kamu malah guling-guling di kasur ampe tua karena gak ada kerjaan pas libur. Belum termasuk ke semester ganjil, jadi ya ini itungannya semester genap.

Terus apa gak enaknya semester genap?

Salah satunya adalah kemeriahan yang pudar dari semester ganjil. Semua euforia itu nguap gitu aja loh, entah itu serunya festival, serunya lomba, sampai wajah cantik dede-dede maba yang dulu seger mungkin aja kini udah mulai membosankan dan hanya beberapa yang beneran cantik yang masih bikin seger.

BACA JUGA: Trik Jitu Deketin Maba UI

Gak ada events juga bikin hubungan antarangkatan jadi agak ‘renggang’ karena mereka punya jadwal masing-masing dan sibuk kuliah masing-masing. Baru kembali bersua secara intensif ketika masuk semester ganjil lagi.

Intinya, apa pun semesternya, kesenangan dan kemudahan sih tergantung kamu yang jalanin. Kuliah genap emang lebih enteng, tapi lain cerita kalau kamu waktu ganjil ambil 17 sks terus pas genap ambil 24. Itu mah salah sendiri. Hubungan renggang sama dede yang satu itu juga salah kamu juga, kenapa cuma deketin tapi gak ditembak?

Nah, anak UI, gimana pendapat kamu? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line, ikutan ngobrol tentang semester genap vs ganjil!



Apa pendapatmu tentang tulisan ini? BARU!
  • 😭 (58%)
  • 😆 (42%)
  • 😡 (0%)
  • 😒 (0%)
  • 😮 (0%)
  • 😍 (0%)
  • 😊 (0%)