Berbisnis bisa dilakukan oleh semua kalangan, salah satunya adalah mahasiswa. Waktu yang banyak, social circle yang luas, keahlian dan ide yang menumpuk, serta tenaga yang masih kuat menjadi salah satu alasan bahwa mahasiswa harus bisa berbisnis. Menambah pundi-pundi rupiah ke kantung sendiri tentu menjadi hal yang sangat menyenangkan, menantang, sekaligus membanggakan.

Iya, dong, di saat beberapa teman-teman kamu yang mungkin menghabiskan waktu mereka untuk nongkrong di kafe atau mall, justru kamu menghabiskan waktu untuk kegiatan lebih positif yang bisa berguna bagi dirimu sendiri—bahkan orang lain. Di saat teman-teman kamu bisa tidur dan bermain lebih lama, kamu menghabiskan waktumu untuk menambah penghasilan dan membantu orang tua. Tentunya kegiatan ini jauh lebih membanggakan dan bermanfaat, bukan?

Nah, selain menambah duit tambahan, kenapa sih seorang mahasiswa harus berbisnis di saat masih belajar?

 
P1030152

1.Target Pasarnya Sangat Dekat: Teman Sendiri!

Kamu pasti menyadari betul dong, saat sudah mahasiswa uang jajan yang diberikan orang tua kamu akan lebih banyak dibandingkan saat kamu masih sekolah dulu? Makanya, kamu bisa menghabiskan uang jajan kamu untuk membeli barang-barang. Kebutuhan yang meningkat, gaya hidup yang terus mengikuti membuat kamu sebagai mahasiswa akhirnya menjadi pribadi yang konsumtif.

Eits, ternyata kebiasaan buruk itu bisa membawa pengaruh baik bagi bisnis yang akan kamu dirikan. Teman-temanmu menjadi target market paling dekat dan potensial. Mereka nggak ragu untuk membeli barang yang kamu tawarkan ke mereka, tentunya selama barang yang kamu jual benar-benar mereka butuhkan dan pas di kantong. Maka, sebelum berbisnis, penting nih bagi kamu untuk survei target kamu terlebih dahulu. Cari tahu apa yang sedang trend yang sekiranya dibutuhkan oleh mereka.

advertisement

 
The new green 'thing' (hint, see green bottle)

2. Bisa Berkonsultasi ke Banyak Orang

Ya, namanya juga seorang mahasiswa. Meskipun tenaganya nggak terbatas, sayangnya keahlian dan pengalaman sangat minim dan nggak jarang alasan mahasiswa enggan berbisnis karena mereka kepentok dengan pengalaman yang masih nol. Masih takut dan ragu-ragu, padahal itu hanya sebuah alasan, lho. Justru di saat kamu masih menyandang predikat mahasiswa itu, kamu dikelilingi oleh lingkungan yang tepat untuk berbisnis. Misalnya saja, para akademisi yang pasti paham dengan bidangnya. Beberapa dosen bisa kamu keruk ilmunya dengan berkonsultasi dengan mereka. Bukan hanya para akademisi, tentu saja ada para alumni dan teman-teman yang sudah berkecimpung dalam dunia bisnis yang bisa kamu ajak konsultasi. Yang menyenangkan lagi, mereka nggak akan mematok biaya untuk kamu. Makanya penting banget nih, buat kamu untuk enggak jadi mahasiswa kupu-kupu. Harus bersosialisasi, mengikuti banyak organisasi untuk bisa kenalan dengan orang-orang yang ilmunya bisa kamu ambil.

Ada saran lagi, nih¸buat kamu. Seperti apa yang dikatakan oleh Li Ka-Shing, pengusaha Hongkong sekaligus menjadi salah satu orang terkaya di Asia, kamu harus membagi finasial kamu menjadi 5 bagian, salah satunya untuk menjamu teman. Bukan hanya bersosialisasi dengan mereka, kamu juga harus mentraktir seseorang yang mungkin memiliki pengaruh dalam bisnis kamu nantinya. Dengan begini kamu dikenal sebagai sosok baik dan pemurah. Ssstt, siapa tahu ilmu dan pengalaman mereka bisa kamu dapatkan secara gratis…tis…tis.

 
Sepatu - Kota Mojokerto

3. Bisa Menambah Lapangan Pekerjaan

Kebanyakan mahasiswa memiliki karier yang bagus di sebuah perusahaan multinasional. Namun, kamu nggak akan bisa mencapai kebebasan finasnsial jika masih bekerja dengan orang lain, setinggi apa pun jabatan kamu di sana. Begitu lulus, mahasiswa akan berlomba-lomba utuk mencari pekerjaan yang menjanjikan di masa tua mereka. Padahal jika para sarjana bisa berbisnis, kenapa harus capai-capai melampaui berbeagai tahapan interview pekerjaan? Apalagi mengingat jumlah lapangan pekerjaan di Indonesia timpang tindih dengan jumlah mahasiswa yang lulus setiap tahunnya.

Memang sih, salah satu kekurangan mahasiswa yang masih hidup dengan orang tua kadang kala kehalang dengan masalah modal untuk memulainya. Namun, sebenarnya masa-masa mahasiswa itulah kamu bisa mendapatkan modal, sebut saja program wirausahawan yang biasanya diberikan secara percuma dengan mengirimkan proposal wirausaha terlebih dahulu. Kamu bisa menyusun proposal bisnis bersama teman-teman untuk bisa diberikan kepada pihak kampus dengan minta bantuan dan bimbingan dengan dosen kamu. Jika goal, kamu bisa mendapatkan modal untuk memulai rencana bisnis kamu. Jika dijalankan dengan tekun tentu beberapa tahun mendatang—atau bahkan hitungan bulanan, kamu bisa menambah lapangan pekerjaan di Indonesia. Asyik, kan?

advertisement

 
Modern business: Team work

4. Bisa Menonjol daripada Mahasiswa Lain Saat Bekerja

Sebuah bisnis tentu akan nggak akan mengalami kesuksesan yang instan. Butuh perjuangan dan kadang kala mengalami pasang surut sehingga kamu harus memiliki modal mental yang kuat. Kalaupun bisnis kamu mengalami kegagalan, kemudian kamu memutuskan untuk bekerja terlebih dahulu, setidaknya kamu memiliki nilai plus di CV kamu. Bakal ada pengalaman yang tak bisa dimiliki oleh semua mahasiswa, di saat kamu menceritaan kegiatan kamu selama kuliah saat interview kerja. Jika yang lain mungkin menceritakan kegiatan mereka di organisasi, kamu bisa menambahkan dengan pengalaman jatuh naiknya bisnis yang kamu jalankan saat menjadi mahasiswa. Para interviewer jelas bisa menilai bagaimana diri kamu sebenarnya, yaitu sikap mandiri dan kemauan keras untuk sukses. Modal yang sangat kuat bagi seorang fresh graduate.

 
Merkityt miehet

5. Mendapat Pengalaman yang Buanyak

Memiliki ekspektasi tinggi akan bisnis yang akan kamu jalankan memang boleh banget. Namun, ekspektasi yang tinggi harus berbanding lurus dengan usaha kamu yang juga besar. Sebaiknya, jangan berpikir bahwa nanti kamu bisa menjadi seorang miliarder dengan cara yang instan di mana sudah memiliki perusahaan cabang di beberapa kota besar. Sebaiknya, jadikan bisnis kamu sebagai sarana belajar dan mencari pengalaman. Experince is the best teacher. Kamu bisa belajar dan memiliki pengalaman bertemu dengan orang-orang baru yang expert dalam bidang bisnis dengan watak yang berbeda-beda. Kamu bisa memiliki perngalaman bagaimana merancang sebuah ide, promosi, dan membangun teamwork dalam bisnismu. Kamu merasakan bagaimana menghadapi sebuah kerugian atau kegagalan. Pengalaman-pengalaman itulah bisa membuat kamu menjadi sosok yang kuat, mandiri, dan pekerja keras yang pastinya akan bemanfaat bagi masa depan kamu.

Jadi, sudah terpikirkan bisnis apa yang akan kamu jalankan?



[reaction_buttons]