7 Tips Diet dan Mengencangkan Otot

anakui.com – Mungkin ini tidak banyak orang ketahui. Ada beberapa tips diet dan mengencangkan otot tanpa harus menyiksa tubuh atau menghabiskan waktu berjam-jam di tempat gym.

Caranya tidak harus angkat beban atau olahraga habis-habisan.

Jadi perhatikan 7 Tips Diet dan Mengencangkan Otot :

  1. Jangan berhenti makan

Salah satu cara terburuk untuk mencapai tujuan nada anda adalah berhenti memasukkan kalori yang diperlukan tubuh. Tubuh membutuhkan bahan bakar untuk menjaga metabolisme anda. Dapatkan sebanyak mungkin makanan berkualitas tinggi ke dalam tubuh anda sepanjang hari. Dan makan yang banyak adalah cara yang bagus untuk melakukannya.

  1. Tukar asupan karbohidrat

Alihkan asupan karbohidrat anda ke buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian serta pastikan anda mendapatkan cukup lemak sehat seperti biji-bijian, kacang-kacangan, dan alpukat. Ini akan memberi kalori yang diperlukan untuk bangun otot yang anda butuhkan sambil meningkatkan metabolisme untuk menghilangkan lemak.

  1. Jangan berhemat pada protein

Tingkatkan asupan protein anda untuk membantu mempertahankan otot selama penurunan berat badan. Terutama saat menurunkan berat badan dengan cepat, tubuh anda dapat kehilangan massa otot yang akan memengaruhi tampilan kencang yang anda harapkan. Protein leucine (protein hewani dan produk susu) memiliki efek langsung pada otot untuk mencegah hilangnya otot ini.

  1. Tetap terhidrasi karena otot and bergantung padanya

Otot adalah 70-80% air dan dehidrasi menyebabkan kerusakan otot. Untuk meningkatkan produksi jaringan otot baru, sangat penting menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik dengan air dan keseimbangan elektrolit yang tepat (natrium, kalium, magnesium, dan kalsium).

  1. Cobalah latihan interval

Jika anda tertarik melakukan banyak kardio, anda akan lebih baik kehilangan lemak tanpa mengorbankan otot jika beralih ke interval, yaitu berlari kencang selama 1 menit kemudian melambat selama 2 menit. Lakukan ini selama 30 menit dan 3x seminggu. Dalam latihan Pilates selama satu jam, anda mempercepat dan memperlambat, serta mengubah resistensi pada setiap latihan untuk menciptakan latihan interval akhir.

  1. Perbanyak aktivitas tubuh untuk pembakaran kalori

Memilih latihan yang memungkinkan anda menggunakan lebih banyak otot sekaligus tanpa melelahkan otot. Dengan melatih lebih banyak otot sekaligus, maka lebih banyak hormon dilepaskan, merangsang lebih banyak kalori untuk dibakar. Latihannya seperti: lunge dengan bicep curl atau Pilates push-up dengan leg lift.

  1. Jaga pikiran tetap santai

Stres meningkatkan hormon kortisol, yang dapat menyimpan lemak dan mengurangi otot. Jadi tidurlah yang cukup dan teratur, lebih banyak tertawa, bernapas, meregangkan tubuh, pijat, dll.

Leave a Comment