Dalam kehidupan sebagai mahasiswa, sebagian dari kita kadang berteman dengan beberapa orang yang memiliki gaya hidup bebas. Pertemanan itu bisa terjadi karena banyak hal, bisa karena kebetulan 1 kosan, teman sekamar, atau teman sekelas, atau sekadar temannya teman yang sering nongkrong bareng. Apa pun itu, pastinya ada 1 dari sekian banyak teman kita yang demen mabuk-mabukan. Question is: how to deal with them?

Kita tentunya tak ingin dicap sebagai teman yang “sok tahu hidup orang” atau teman yang judgemental. Berteman dengan orang yang memiliki pola hidup yang extremely different than us membutuhkan tingkat pemahaman yang mendalam akan apa dan bagaimana orang tersebut bisa memiliki pola hidup yang demikian. Sebagian mungkin, karena broken home case, sebagian lagi? Mungkin saja memang senang minum karena menurut dia rasanya enak dan bikin nagih. Anyhow, seringkali kita tak bisa menghindari momen-momen awkward saat teman kita yang satu ini melakukan hal-hal yang tidak kita pahami dan membuat kita bingung harus berbuat apa.

Karena itu, ada baiknya kita memahami apa saja hal-hal yang harus dihindari dan apa saja langkah-langkah yang baik dan tidak menyinggung perasaannya saat kita merespons apa pun hal yang ia minta atau lakukan.

advertisement

BACA JUGA: Tipe-tipe Teman Seperti Inilah yang Bakal Jadi Superhero Kamu

 

Diajakin Party & Nongkrong Malam Hari

Gak ada salahnya sesekali kongkow bareng teman hingga larut malam, selama kamu mau via 3delapan

Gak ada salahnya sesekali kongkow bareng teman hingga larut malam, selama kamu mau via 3delapan

Well, gak ada salahnya sesekali kongkow bareng teman hingga larut malam, it’s a quality time actually dan tentunya dapat mempererat hubungan pertemananmu.

advertisement

Namun, jika memang kamu tidak setuju atau merasa tidak nyaman dengan gaya hidup anak malam, you have right to say NO. Jangan pernah malu untuk mengungkapkan hal yang bersifat prinsipil dalam hidupmu, toh jika memang temanmu berhati baik ia akan sangat menghargai kamu sebagai teman yang berprinsip teguh. Kamu juga akan dianggap lebih dewasa karena sudah sanggup memutuskan hal-hal tertentu dalam hidup.

One thing for sure, jika kamu memilih untuk join the party and ready for a new life, maka pastikan kehidupan studimu tetap bisa berjalan lancar secara berkesinambungan.

 

advertisement

Diajakin Minum Bareng

Apa yang harus lakuin kalau diajak minum bareng? via pixabay

Apa yang harus lakuin kalau diajak minum bareng? via pixabay

Again, it’s ok for you to try new things in life. But, before you do that, you have to know exactly what’s your consequences for every decision you have made.

Di era sekarang kita bisa tahu apa saja positif-negatifnya meminum minuman beralkohol hanya dengan mengetik kata kunci “manfaat” dan “kerugian” minuman x di Google. So, it’s your call to choose to join or not.

Kita selalu memiliki hak dan kebebasan untuk berkata TIDAK jika memang hal tersebut tidak sesuai dengan gaya dan prinsip hidup kita. Namun, jika kamu memilih untuk menolak, pastikan kamu menolaknya dengan lembut dan tidak menyinggung perasaan.

advertisement

“Sorry, Man, gua gak minum.”

Atau “Wah, gak kuat gua, Bro. Minum yang lain aja.”

Kalimat kayak gitu selalu bisa jadi ‘jurus pamungkas’ untuk menolak ajakan itu dengan lembut. Dan jika kamu memang mau tetap join the party tanpa minum minuman beralkohol, hot chocolate, green mojito, atau lemon tea selalu bisa jadi alternatif yang gak akan bikin kamu merasa malu a.k.a jiper saat nongkrong bareng teman. And again, make sure your nightlife doesn’t interfere your study life. Otherwise, your gonna get screwed, pal!

 

Don’t be Annoying

Ceramahin tentang bad influence of alcohol? That's a big NO NO via coventryrugbyccg

Ceramahin tentang bad influence of alcohol? That’s a big NO NO via coventryrugbyccg

Kamu mungkin akhirnya berhasil ngeblend dengan teman-teman dengan caramu sendiri. Sekali, dua kali pertemuan kamu mulai merasa risih dengan habbit minum-minum teman kamu, lalu kamu pun ngoceh panjang lebar menggurui teman kamu dengan menunjukkan fakta-fakta akibat minum minuman beralkohol.

Wanna know what will happen next?

Congratulation! You just ruin your friendship. He/she might hate you for the rest of their life.

Ada banyak cara untuk membuat temanmu berhenti melakukan kebiasaannya. Sebagian malah ingin dan membutuhkan bantuanmu untuk berhenti. Namun, menceramahi mereka tentang bad influence of alcohol? That’s a big NO NO. Kenapa? Karena mereka sudah tahu dampaknya! All they need to know is how to stop, not why they need to stop.

So, caranya gimana? Ada banyak cara, namun mengalihkan perhatiannya dari alkohol adalah salah satu cara yang sering berhasil. Menyuguhi dia untuk ngemil coklat sering-sering akan membuatnya teralihkan dari alkohol secara perlahan. Melatih dia untuk lebih sering minum air putih pun dapat membantunya untuk sadar bahwa ia terlalu banyak minum.

Namun, yang paling penting adalah dengan mengetahui apa motivasinya untuk mengonsumsi alkohol maka kamu bisa menciptakan motivasi yang lebih kuat untuk membuatnya berhenti mengonsumsi minuman keras tersebut.

 

Tolong Ia Jika Mabuk

Jangan dideimin, tolongin temen kamu yang mabuk via qz

Jangan dideimin, tolongin temen kamu yang mabuk via qz

One day, temanmu pulang ke kosan dalam keadaan super mabuk dan ngomong ngelantur gak jelas. Kamu yang lagi tidur tenang pun merasa terganggu dan ingin dia berhenti dari nuansa mabuknya saat itu. Well, one thing you have to avoid: Don’t yell at him/her.

Marahin orang yang lagi mabuk itu sama aja kayak ngajak macan yang lagi laper berantem. Yang ada, kamu diterkam dan dijadikan target lemparan macam-macam barang. Malah, gak jarang lho bisa terjadi pertengkaran serius yang dapat berakibat pada kecelakaan serius atau bahkan pembunuhan. Well, you sure don’t wanna be part of that.

So, caranya gimana kalau dia pulang-pulang udah mabok dan ngeganggu keamanan dan kenyamanan sekitar? Be calm, and do this followings:

– Kasih roti sandwich telur : Percaya atau tidak, telur mengandung cysteine, sebuah senyawa yang dapat  membantu menurunkan kadar residual toxin yang terdapat pada pengaruh alkohol, sedangkan roti dapat memicu metabolismenya untuk mencerna energi berlebih dengan lebih cepat.

– Kalau gak ada roti atau telur, kasih dia ngemil pisang. Kaya akan potassium dan elektrolit positif yang juga dapat menurunkan kadar mabuknya seseorang.

– Gak ada roti, telur atau pisang? Siram dan cekokin air putih. Kenapa? Karena setiap 250ml alkohol dapat mengurangi 800-1000ml kadar air dalam tubuh. So, jika kadar air itu ditambahkan maka daya konsentrasi dan kesadarannya pun akan meningkat. Which is good.

 

Jangan Tanya Apa yang Ia Lakukan Semalam

Jangan tanya apa yang dia lakukan semalam via lifehacker

Jangan tanya apa yang dia lakukan semalam via lifehacker

Once kamu bikin dia tenang dengan cara-cara di atas, doski bakal tepar dan tertidur tenang sampai esok pagi. Dan ketika ia terbangun, ia gak akan ingat one single thing yang kejadian di malam saat dia blackout.

Dan satu hal lagi yang perlu kamu lakukan adalah, JANGAN KASIH TAU DIA APA YANG TERJADI TADI MALAM. They don’t need to know exactly what they got up to last night just yet – not while they’re still nauseated and curled up in the foetal position. So, tunggu sampai dia benar-benar tenang, at least sampai dia selesai sarapan, cuci muka, udah segeran, dan bisa becanda-becanda ngaco, then, you can tell him/her what’s happen last night.

Karena bangun dari kondisi tidak sadarkan diri membutuhkan seseorang waktu yang lebih lama untuk mencerna setiap prosesnya. Sebagian merasa terbangun dengan kepala pusing, sebagian dengan perasaan yang tidak enak dan macam-macam lagi jenisnya. So, wait untill they feel and look better.

The only sure-fire cure out there is time. Kamu mungkin sayang dan care dengan temanmu, kamu mungkin peduli terhadap apa yang ia lakukan dan keputusan yang ia buat dalam hidupnya, namun, seiring berjalannya waktu, toh, ia akan membutuhkan bantuanmu dan di saat itulah kamu bisa membantunya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

So, jangan terburu-buru, take your time, enjoy your relationship and let your friend take care of itself but still, be their guardian angel.

Yuk, bagikan artikel ini ke temanmu lewat Facebook, Twitter dan LINE!