Informasi Lengkap Beasiswa Australia Awards 2020


0
Beasiswa Australia Awards

Melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi adalah impian banyak orang. Apalagi, jika bisa kuliah dengan beasiswa Australia. Ya, sudah sejak lama Negeri Kanguru menjadi tujuan populer di kalangan mahasiswa Indonesia.

Beasiswa Australia Awards merupakan salah satu beasiswa internasional terkemuka yang memberimu pengalaman menempuh pendidikan lanjut di universitas terbaik Australia. Pendaftarannya dibuka setiap tahun dan tergolong beasiswa paling banyak diincar mereka yang ingin lanjut kuliah pascasarjana.

Jika kamu salah satunya, yuk simak dulu informasi lengkap seputar Beasiswa Australia Awards 2020 berikut ini.

Apa itu Beasiswa Australia Awards?

Program beasiswa Australia Awards di Indonesia sudah berlangsung lebih dari 60 tahun lho. Terhitung sejak tahun 1953, sudah lebih dari 9.500 penerima beasiswa asal Indonesia melanjutkan pendidikannya melalui program studi jangka pendek dan jangka panjang.

Setelah mereka lulus dan kembali ke Indonesia, para alumni beasiswa Australia berhasil menduduki posisi pengambil kebijakan di bidangnya. Apa yang mereka kerjakan pun berbuah manis pada pesatnya pembangunan Indonesia di segala sektor.

Nah, secara umum Australia Awards menyediakan dua jenis beasiswa bagi mahasiswa asal Indonesia. Pertama, long term award atau program pascasarjana. Kedua, short term award atau program kursus singkat dengan desain khusus.

Kemudian, para penerima beasiswa yang telah lulus otomatis menjadi bagian jaringan Australia Awards Global dan alumni Australia Awards. Keduanya merupakan komunitas berisi para alumni yang berpengaruh dan punya nama di bidang masing-masing. Keren kan?

Mengapa Kamu Harus Mendaftar Australia Awards?

Tentu kamu bertanya-tanya, mengapa kamu perlu coba mendaftarkan diri ke beasiswa Australia yang satu ini. Beberapa alasan berikut bisa kamu jadikan pertimbangan.

Tepat untuk melanjutkan program pascasarjana

Benar, Australia Awards merupakan beasiswa untuk kamu yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana, baik level S2 (masters) maupun S3 (doktoral atau PhD). Kamu bisa memilih universitas di Australia yang mempunyai jurusan tujuan sesuai latar belakang pendidikan sarjana.

Ada program Short Term Award

Bukan hanya program pascasarjana, Australia Awards juga menawarkan Short Term Award, yakni sejenis program kursus singkat.

Program pembekalan yang terancang baik

Segera setelah kamu dinyatakan lolos sebagai penerima beasiswa, kamu akan mengikuti tahapan Pre-Departure Training di Indonesia dan Introductory Academic Program di Australia, khusus bagi peserta Long Term Award. Kedua program pembekalan ini akan membantumu beradaptasi di Australia, baik di lingkungan akademik maupun masyarakat setempat.

Memperluas jejaring profesional

Seperti telah disebutkan di atas, ada lebih dari 9.500 penerima beasiswa Australia asal Indonesia dengan beragam latar belakang pendidikan dan profesi. Terbayang kan jejaring profesional atau networking seperti apa yang akan kamu miliki usai meraih beasiswa ini?

Mendukung prinsip kesetaraan

Siapa saja boleh mengajukan pendaftaran Australia Awards. Bahkan, pemerintah Australia memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi pendaftar perempuan, pendaftar dengan disabilitas, hingga pendaftar dari daerah Aceh, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua atau dikenal sebagai Geographic Focus Area. 

Program Studi Apa Saja yang Jadi Prioritas?

Sebelum mendaftar suatu beasiswa, kamu perlu tahu program studi apa saja yang menjadi prioritas penerima beasiswa.

Long Term Award

Untuk program Long Term Award, Australia Awards menetapkan tiga bidang studi prioritas pembangunan (priority development areas atau PDA) bagi calon penerima asal Indonesia, yaitu:

Lembaga dan infrastruktur ekonomi yang efektif

Bertujuan mendukung Indonesia untuk mendorong pertumbuhan inklusif dan pekerjaan produktif melalui upaya perbaikan terkait kebijakan, peraturan, dan insentif investasi terkait infrastruktur, khususnya pada sektor swasta. Beberapa program studi yang masuk PDA ini adalah:

  • Ekonomi
  • Trade atau perdagangan
  • Small and medium enterprise development atau pembangunan UKM dan UMKM
  • Infastructure planning
  • Livestock management
  • Keselamatan transportasi
  • Air dan sanitasi
  • Kehutanan
  • Pertanian
  • Manajemen sumber daya alam
  • Peternakan
  • Pertambangan
  • Perubahan iklim
  • Pencegahan dan manajemen bencana
  • Pembangunan dan pertumbuhan desa
  • Keamanan siber atau cyber security

Pembangunan sumber daya manusia

Bertujuan meningkatkan produktivitas dan mobilitas angkatan kerja Indonesia dalam menghadapi perubahan sistemik yang mengarah pada perbaikan kualitas kesehatan dan pendidikan melalui komunitas lokal. Beberapa program studi yang masuk PDA ini adalah:

  • Studi pembangunan
  • International studies
  • Kesehatan masyarakat
  • Communicable disease prevention
  • Manajemen kesehatan
  • Layanan kesehatan
  • Kesehatan ibu dan anak
  • Pengembangan sumber daya manusia
  • Manajemen pendidikan
  • Pendidikan dan pelatihan

Masyarakat inklusif melalui pemerintahan efektif

Bertujuan mendukung peningkatan di bidang hukum dan keadilan melalui penguatan pemerintah daerah, pemberdayaan perempuan, dan pembukaan akses bagi penyandang disabilitas terhadap bantuan sosial serta layanan publik. Beberapa program studi yang masuk PDA ini adalah:

  • Sistem hukum dan peradilan
  • Hukum lingkungan
  • Pendidikan anti korupsi
  • Ilmu politik dan pemerintahan
  • Desentralisasi
  • Manajemen pengeluaran publik
  • Administrasi publik
  • Reformasi sektor publik
  • Pemantauan dan evaluasi
  • Resolusi konflik
  • Pencegahan kejahatan transnasional
  • Studi wanita dan gender
  • Layanan disabilitas

Short Term Award

Merupakan program terbaru Australia Awards di Indonesia, yang membuka kesempatan bagi penerima beasiswa Australia lintas bidang dan organisasi. Program ini membekali individu dengan pengetahuan, sikap, dan keterampilan tepat supaya penerima beasiswa bisa berkontribusi pada organisasi yang saat ini digeluti.

Lebih lanjut, pemberian program tersebut diharapkan turut memperkuat hubungan baik Indonesia-Australia yang sudah terjalin selama ini. Secara umum, Short Term Award memiliki karakteristik berikut.

  • Melibatkan sekitar 25 peserta dalam satu periode program atau sekitar 350 peserta setiap tahunnya.
  • Ditawarkan kepada staf suatu instansi atau lembaga Indonesia yang berminat mengembangkan keterampilan baru dan potensi, serta memperluas jejaring profesional yang dirancang khusus oleh lembaga pendidikan tinggi Australia terkemuka.
  • Durasi program sekitar 2-3 minggu.
  • Ada tiga hari lokakarya sebelum dan sesudah program dilakukan yang bertempat di Indonesia.
  • Ada Award Project, yaitu proyek kelompok atau pribadi penerima beasiswa yang akan diterapkan dalam instansi atau lembaga peserta bernaung saat ini. Proyek ini dibuat untuk menerapkan hasil pembelajaran selama mengikuti Short Term Award. 

Apa Saja Komponen Beasiswa yang Ditanggung?

Pertanyaan ini pasti bikin kamu penasaran. Beasiswa Australia ini mencakup komponen apa saja ya? Berikut penjelasannya.

Long Term Award 

Penerima program beasiswa ini akan memperoleh:

  • Pre-Departure Training (PDT) di Indonesia, lengkap dengan tunjangan hidup selama masa PDT
  • Pemeriksaan medis untuk memenuhi persyaratan visa mahasiswa/pelajar
  • DFAT (Department of Foreign Affairs and Trade) Student Visa dan Student Dependent Visa
  • Tiket pesawat sekali jalan Indonesia-Australia ke bandara internasional terdekat dengan universitas tujuan (outward airfare)
  • Introductory Academic Program di Australia selama 4-6 minggu
  • Biaya pendidikan ditanggung sepenuhnya
  • Establishment allowance yang dibayarkan ke rekening pribadi penerima beasiswa setelah tiba di Australia
  • Kontribusi biaya hidup (contribution to living expenses atau CLE), dibayar dua minggu sekali
  • Perlindungan kesehatan mahasiswa luar negeri selama masa penerimaan beasiswa atau Overseas Students Health Cover (OSHC)
  • Dukungan akademik lainnya
  • Tunjangan untuk penelitian maupun praktik kerja lapangan.
  • Tiket pesawat Australia-Indonesia, yaitu reunion airfare yang diberikan setelah berhasil menyelesaikan tahun pertama studi (tersedia secara tahunan selama durasi beasiswa) dan homeward airfare atau tiket sekali jalan setelah studi usai.s

Catatan tambahan, penerima beasiswa boleh mengajak keluarganya tinggal di Australia atas biaya pribadi, dengan catatan mereka telah memenuhi persyaratan DFAT dan imigrasi. Umumnya, keluarga boleh ikut bergabung terhitung 8 minggu setelah kedatangan penerima beasiswa di Australia.

Short Term Award 

Penerima program beasiswa ini akan memperoleh:

  • Lokakarya sebelum dan sesudah program kursus di Indonesia, termasuk tiket pesawat pergi pulang domestik dari kota domisili ke lokasi lokakarya
  • Akomodasi dan tunjangan saat berada di Indonesia maupun Australia
  • Tiket pesawat Indonesia-Australia
  • Biaya pendidikan kursus ditanggung sepenuhnya
  • Visa Australia dan asuransi kesehatan selama mengikuti program

 

Siapa Saja yang Boleh Mendaftar?

Beasiswa Australia program Long Term Award terbuka bagi siapa saja yang berminat melanjutkan studi pascasarjana di Australia. Secara spesifik, ada dua kelompok sasaran penerima Australia Awards pada tahun 2020, yaitu tertarget dan tidak tertarget. Kelompok tertarget adalah:

  • Pendaftar asal GFA, yaitu Aceh, NTB, NTT, Papua, Papua Barat, Maluku Utara, dan Maluku.
  • Kandidat pendaftar yang dinominasikan oleh Kedutaan Besar Australia
  • Kandidat pendaftar dari pemerintah Indonesia, baik pemerintah pusat maupun daerah.

Sementara, kelompok tidak tertarget mencakup kandidat pendaftar dari sektor swasta, baik perusahaan maupun perguruan tinggi, mereka yang bekerja di BUMN, dan siapa saja yang berada di luar kategori tersebut.

Selain itu, kamu yang ingin mendaftar beasiswa Australia ini harus memiliki kriteria umum seperti tertulis di bawah ini.

  • Warga negara Indonesia yang menetap dan melamar beasiswa dari Indonesia.
  • Tidak menikah atau bertunangan dengan seseorang berkebangsaan Australia atau Selandia Baru, maupun mereka yang memiliki status permanent resident, dalam semua tahapan aplikasi beasiswa (mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga proses perkuliahan).
  • Memenuhi kriteria Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia untuk status mahasiswa internasional (seperti kesehatan dan kepribadian).
  • Tidak sedang mendaftar program serupa, kecuali sudah tinggal menetap di luar Australia selama dua kali masa studi.
  • Tidak sedang menjalani wajib militer.
  • Memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh Department of Immigration and Border Protection (DIBP) terkait visa mahasiswa/pelajar.

Apa Saja Persyaratan yang Perlu Dipenuhi?

Seperti dilansir dari web resmi Australia Awards, kandidat penerima beasiswa Australia asal Indonesia harus memenuhi persyaratan berikut.

  • Mendaftar pada bidang prioritas pembangunan yang telah ditentukan
  • Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK minimal 2,9. Bagi pendaftar dari GFA, IPK mereka harus ≥2,75
  • Bagi pelamar program pascasarjana S2, memiliki keterampilan berbahasa Inggris dengan skor minimal 5,5 (IELTS), 525 (TOEFL paper-based), 69 (TOEFL internet-based), atau 46 (Pearson PTE).
  • Bagi pelamar program S2 asal GFA, nilai keterampilan bahasa Inggris harus berada pada skor minimal 5,0 (IELTS), 500 (TOEFL paper-based), 59 (TOEFL internet-based), atau 38 (Pearson PTE).
  • Untuk pelamar program pascasarjana S3, mempunyai kemahiran berbahasa Inggris yang ditandai oleh skor minimal 6,0 (IELTS), 550 (TOEFL paper-based), 79 (TOEFL internet-based), atau 54 (Pearson PTE).
  • Hasil tes kemampuan berbahasa Inggris tersebut harus merupakan hasil terbaru, maksimal didapat dalam periode 2 tahun terakhir pada tanggal penutupan aplikasi beasiswa.
  • Tes bahasa Inggris selain IELTS, TOEFL, dan Pearson TPE tidak diterima, termasuk tes prediksi TOEFL.
  • Pendaftar sudah menyandang titel sarjana jika hendak melamar program S2 atau master.
  • Pendaftar sudah memiliki titel master jika ingin melamar program S3 atau doktoral.
  • Program spesialisasi atau sertifikat profesional tidak dihitung sebagai gelar master.
  • Bagi pelamar program doktoral wajib memiliki surat dukungan (letter of support) dari universitas tujuan di Australia.

Bagaimana Alur Pendaftaran Beasiswa?

Jika kamu mengikuti pendaftaran beasiswa Australia tahun 2020, maka proses studi baru akan dimulai pada tahun 2021. Berikut detail informasi alur pendaftaran Australia Awards 2020.

Jadwal pendaftaran

Aplikasi pendaftaran Australia Awards dibuka mulai 1 Februari 2020 dan berakhir 30 April 2020 pukul 23.59 AEST atau Australian Eastern Standard Time (sekitar tiga jam lebih cepat daripada Waktu Indonesia Barat).

Pendaftaran online

Semua aplikasi pendaftaran dilakukan secara online melalui OASIS pada laman https://oasis.dfat.gov.au. Maka, kamu perlu menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan dalam bentuk hasil scan atau softcopy untuk di-upload ke OASIS.

Mengingat jumlah pendaftar banyak dan dokumen yang dilampirkan pun tidak sedikit, sebaiknya kamu mengisi pendaftaran jauh-jauh hari sebelum hari penutupan. Hal ini guna mengantisipasi kelambatan respons server web aplikasi pendaftaran saat mendekati batas akhir waktu pendaftaran beasiswa.

Selain itu, bagi pendaftar online melalui OASIS wajib mengisi formulir tambahan ‘the Additional Information for Online Application Form’ yang bisa diakses melalui web Australia Awards untuk Indonesia di https://www.australiaawardsindonesia.org/id/Howtoapply.

Berkas pendaftaran

Semua pendaftaran harus dikirimkan secara online, tetapi kadang ada pengecualian tertentu yang membuatmu perlu menyiapkan berkas pendaftaran secara fisik atau hardcopy. Silakan kontak kantor pengelola beasiswa di Indonesia untuk informasi lebih detail ya.

Dokumen penunjang

Pendaftar beasiswa wajib mengirimkan semua dokumen penunjang yang sudah tertulis dalam Australia Awards Scholarships Policy Handbook. Beberapa dokumen ini harus kamu sediakan, yaitu:

  • Akta kelahiran
  • Identitas diri (KTP/paspor/SIM)
  • Curriculum vitae terkini
  • Ijazah, sertifikat, dan transkrip nilai yang telah dilegalisir oleh lembaga/institusi penerbit dokumen atau notaris.
  • Dokumen asli hasil tes IELTS, TOEFL, atau PTE tertanggal 2 tahun terakhir tepat pada hari penutupan pendaftaran beasiswa.
  • Referensi akademik dari supervisor atau pembimbing S2 untuk kandidat doktoral.

Proses seleksi

Perlu kamu tahu, proses seleksi beasiswa ini mencakup beberapa hal, seperti dijelaskan berikut ini.

  • Seleksi pengecekan berkas secara menyeluruh akan menghasilkan daftar mereka yang lolos seleksi administrasi.
  • Hanya kandidat yang lolos seleksi berkas ini yang diundang mengikuti wawancara dan tes IELTS pada Juli-Agustus 2020.
  • Proses seleksi wawancara akan dinilai berdasarkan kriteria:
    • Kompetensi akademik
    • Potensi kontribusi kandidat penerima beasiswa pada pembangunan di Indonesia
    • Profesionalisme dan kepemimpinan personal kandidat penerima beasiswa terkait pengalaman kerja yang relevan dengan bidang studinya.
  • Hasil seleksi wawancara akan diumumkan pada bulan September 2020.

Pelatihan persiapan atau Preparatory Training

Bagi kandidat yang dinyatakan lolos menerima beasiswa wajib mengikuti kelas persiapan berupa Pre-departure Training atau PDT di Indonesia yang berlangsung full time selama Senin-Jumat pukul 08.00 hingga pukul 16.00. Selain itu, diselenggarakan pula course counseling untuk para penerima beasiswa.

Setibanya di Australia, penerima beasiswa juga diharapkan mengikuti Introductory Academic Program atau program serupa lainnya yang diselenggarakan di universitas tujuan.

Kontak pengelola beasiswa

Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa Australia ini bisa kamu temukan dalam laman resminya www.australiawardsindonesia.org. Kamu juga dapat datang langsung ke kantor Australia Awards Indonesia yang beralamat di:

Gedung Wirausaha lantai 7

Jl. HR. Rasuna Said Kav. C-5, Kuningan, Jakarta Selatan 12940

Telepon/Fax    : +62 21 5277648/ +62 21 5277649

Email: longtermawards@australiawardsindonesia.org

 

Demikian informasi lengkap pendaftaran beasiswa Australia, khususnya Australia Awards 2020. Siapkan semua dokumen dengan rapi dan teliti lagi persyaratan yang diminta supaya aplikasimu bisa melewati seleksi berkas ya. Semoga berhasil!

 

Referensi

  1. Australia Awards Scholarship Indonesia http://www.australiaawardsindonesia.org
  2. DFAT http://dfat.gov.au/pages/default.aspx
  3. Studying in Australia  http://www.studyinaustralia.gov.au

Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Hangga Nuarta

Halo! Saya Hangga, alumni FEUI. Saat ini bekerja di bidang digital marketing. Kadang menulis di blog saya juga hangganuarta.com.