Sebagai mahasiswi, kadang penulis memperhatikan tingkah laku para mahasiswa, baik di kelas maupun di tempat lain. Eits, bukan bermaksud curi-curi pandang. Sebagai cewek, kadang penulis suka heran aja sama para cowok, apalagi di lingkungan kampus. Ada yang aktif banget menyuarakan berbagai hal, melontarkan humor receh di tengah presentasi, sampai yang tidur mulu sepanjang perkuliahan dan bangun dengan semangat ketika kelas sudah selesai.

Di balik tingkah laku unik mereka, kaum Adam ini sering merasa bahwa mereka selalu salah dan cewek selalu benar. Hal itu bisa dibaca dari artikel “Hey Ladies, Pernah nggak Mahamin Perasaan Kaum Adam seperti Kami?” Mereka selalu merasa bahwa mereka merasa tertindas di tengah-tengah cewek di kampus. Padahal, keadaan nggak selalu seperti itu. Kadang-kadang ada aja cowok yang seenak sendiri melakukan tindakan yang merugikan para cewek. Sayangnya, mereka nggak menyadari hal itu.

Sebagai balasan dari artikel tersebut, kali ini penulis ingin mencoba untuk mengulik dua keluhan yang sering dirasakan oleh kaum Hawa di kampus. Bukan bermaksud menyalahkan, kali aja para cowok bisa introspeksi diri setelah baca ini, hehe.

advertisement

Tiba-tiba Ditelan Bumi Saat Dapat Tugas Kelompok

Sumber: pixabay.com

Tugas kelompok, seberat apapun, pasti bakal tetap bisa diselesaikan kalau semua anggota kelompok turut berpartisipasi. Mulai dari tahap diskusi, presentasi, hingga membuat makalah, mau nggak mau semuanya harus turut serta, nggak boleh ada yang hanya numpang nama.

Sayangnya, oknum-oknum cowok ini banyak banget yang ngilang saat ada tugas kelompok, apalagi kalau dia cowok sendiri di kelompok tersebut. Saat diskusi, mereka hanya asik dengan ponsel mereka, entah scrolling chat yang sepi atau push rank PUBGI. Ketika ditanya, dia cuma bisa “Hah, apa?” lalu kembali fokus ke ponsel.

Saat presentasi, pasti memilih untuk membaca pembuka atau penutup dari PPT yang ada, tanpa menambahkan penjelasan apapun. Saat sesi tanya jawab apalagi, mereka tiba-tiba mundur agar anggota lain yang menjawab pertanyaan tersebut. Sering juga mereka meminta jawaban ke anggota yang lain dan membacanya, seolah-olah mereka menjawabnya sendiri agar di-notice oleh dosen. Hhmm…

advertisement

Bagian yang paling ngeselin adalah ketika mengerjakan makalah. Entah sengaja atau nggak, mereka mendadak slow response ketika ditanya mau mengerjakan yang mana. Kalau sudah sampai tengah-tengah pengerjaan, dengan polosnya mereka bertanya “Ini bagian gue yang mana?” Ya mana ada yang mau bales, Bambank! Alhasil, mau nggak mau cewek-cewek di kelompok tersebut harus turun tangan buat menyelesaikan semuanya.

Kalau cowoknya yang sendiri di kelompok sih masih mendingan, gimana ceritanya kalau cewek yang sendirian di tengah cowok-cowok? Apalagi kalau semua cowok itu malas atau nggak ngerti sama materi tugasnya. Mereka cuma bisa bantu sebisanya, sisanya ya dikerjain si cewek itu. So sad.

BACA JUGA: 7 Film Indonesia Tahun 2000-an Yang Bikin Kalian Pengen Balik Ke Masa Lalu

advertisement

“Bilang-bilang Sayang, Lalu Hilang Tanpa Bayang”

Sumber: pixabay.com

Lirik lagunya Diskoria featuring Dian Sastro yang judulnya Serenata Jiwa Lara ini kayaknya relate sama anak muda zaman now, apalagi anak kuliahan. Pasti ada di antara cewek-cewek yang pernah punya kenalan cowok di kelas matkul fakultas atau universitas, yang memungkinkan kalian cuma bisa ketemu di matkul itu. Ada yang tiba-tiba dideketin cowok itu atau di-chat dengan modus tanya tugas. Ada yang tiba-tiba deket, dikasih perhatian, dan boom… dia ngilang.

Cewek-cewek di kampus memang rawan jadi korban ghosting. Terlebih lagi kaum Hawa ini bisa dibilang makhluk yang gampang baper karena mereka mendahulukan perasaan daripada logika. Awalnya mungkin para cewek pura-pura cuek, tapi aslinya kami kaum Hawa suka diperhatikan kayak gitu

Modus tanya tugas memang sering banget dilakukan para cowok untuk mendekati mangsanya. Selain lebih mudah, para cowok juga bisa punya alasan buat terus-terusan menghubungi si cewek. Tahap lain yang dilakukan cowok adalah ngajak belajar bareng sampai ke kantin bareng. Bisa dibilang, tahap itu merupakan kesempatan buat cowok untuk mengetahui bagaimana sifat si cewek ini. Kalau nggak cocok ya… mereka bakal ngilang gitu aja tanpa mikir perasaan si cewek.

advertisement

BACA JUGA: 7 Tanda Kamu Ada Dalam Toxic Relationship dan Alasan Kenapa Kamu Harus Mengakhirinya

***

Kurang lebih itu tadi dua keluhan yang sering dirasakan oleh cewek-cewek di kampus gara-gara para cowok yang hobi menghilang. Keluhan lain yang kalian rasakan bisa kalian tulis di kolom komentar ya, girls. Buat para cowok, kurang-kurangi hobi ngilangnya, ya. Kegemaran ghosting kalian mengganggu aktivitas belajar dan perasaan kami. So, mengertilah, dudes.