Beasiswa program S2 tidak melulu tentang luar negeri. Seiring tahun, kualitas pendidikan di Indonesia pun semakin maju, program pascasarjana dalam negeri pun semakin diminati. Selain banyaknya institusi yang melaksanakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaannya melalui program beasiswa, beberapa perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, juga memiliki program beasiswanya sendiri. Daftar kampus penyelenggara beasiswa S2 dalam negeri 2015, diantaranya:

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Beasiswa Voucher yang diberikan oleh Sekolah Pascasarjana Institut Teknologi Bandung (ITB) meliputi Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BP2) selama maksimal empat semester (untuk program magister reguler) dan dua semester (untuk program magister fast track). Program ini pun merekrut cukup banyak penerima, yaitu masing-masing 60 orang untuk magister reguler dan fast track.

Penerima beasiswa ini diwajibkan memberikan laporan kemajuan penelitian yang disahkan oleh Ketua Kelompok Keahlian/Keilmuan (KK) dan kemajuan studi yang disahkan oleh Ketua Program Studi Pascasarjana di masing-masing Fakultas/Sekolah. Selain itu, penerima beasiswa Voucher ITB harus mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00.

Sebagai bagian dari persyaratan, calon penerima harus sudah diterima sebagai mahasiswa/i ITB. Pendaftaran beasiswa ini dilakukan secara Online di website Sekolah Pascasarjana ITB. Calon penerima beasiswa harus menyertakan transkrip dan ijazah yang telah dilegalisasi, surat pernyataan kesediaan sebagai asisten pengajar dan peneliti, dan surat perjanjian.

Pendaftaran beasiswa Voucher ITB dibuka pada bulan April – Mei untuk mahasiswa on going dan bulan Juni – Juli untuk mahasiswa baru.

 

advertisement

2. Universitas Gajah Mada (UGM)

Sekolah Pascasarjana UGM memberikan beasiswa senilai Rp 30.000.000,- berupa tanggungan SPP selama empat semester untuk program studi berikut ini:

  1. Agama dan Lintas Budaya

Minat Kajian Timur Tengah

Minat Ekonomi Islam

  1. Bioteknologi

Minat Rekayasa Biomedis

  1. Ilmu Lingkungan

Minat Geo Informasi untuk Manajemen Bencana

Minat Magister Pengelolaan Lingkungan

advertisement

Minat Magister Teknologi untuk Pengembangan Berkelanjutan

  1. Kajian Budaya dan Media
  2. Kajian Pariwisata
  3. Kependudukan
  4. Magister Studi Kebijakan
  5. Ketahanan Nasional

Minat Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik

  1. Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
  2. Penyuluh dan Komunikasi Pembangunan
  3. Pengelolaan Infrastruktur dan Pembangunan Masyarakat
  4. Magister Manajemen Bencana
  5. Magister Manajemen Pendidikan Tinggi

Untuk mendapatkan beasiswa ini, calon penerima harus telah terdaftar di program studi/minat studi UGM. Calon penerima yang berusia maksimal 25 tahun harus menerima IPK S1 minimal 3,25 dari perguruan tinggi negeri/swasta yang terakreditasi A dengan tahun ijazah maksimal 2 tahun. Selain itu, calon penerima juga dituntut untuk memiliki nilai TOEFL ITP/AcEPT dengan skor minimal 500 dan TPA Bappenas/PAPS UGM dengan skor minimal 500. Beasiswa ini dibuka pendaftarannya pada bulan Juni.

Perlu dicatat, jika besar SPP program/minat studi yang ditempuh melebihi dana yang diberikan, maka penerima beasiswa harus membayar kekurangannya sendiri.

 

3. Universitas Brawijaya (Unbraw)

Beasiswa untuk program S2 dari Unbraw diberikan untuk mahasiswa berprestasi yang akan mendaftar di program Magister Ilmu Komputer/Informatika di kampus tersebut. Beasiswa yang dikemas dalam program beasiswa RISET (Research Intensification for Sustainable Educationd And Training) itu memberikan bantuan pembiayaan kuliah bagi mahasiswa terpilih selama maksimal empat semester.

Beasiswa yang diberikan terbagi menjadi empat kategori; platinium – dibebaskan SPP semester sepenuhnya, diamond – dibebaskan 75% SPP semester, gold – dibebaskan 50% SPP semester, dan silver – dibebaskan 25% SPP semester.

Penerima beasiswa ini diwajibkan berkontribusi untuk melakukan intensifikasi riset di Fakultas Ilmu Komputer Unbraw dan meningkatkan kualitas dan kuantitas publikasi di level internasional.

Syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan beasiswa ini meliputi: memiliki IPL minimal 3,25 pada transkrip sarjana, memiliki rencana riset yang berkualitas, memiliki nilai sertifikat ITP-TOEFL dan TPA (OTO BAPPENAS) di atas rata-rata seluruh mahasiswa ILKOM/IF pada masa penerimaan yang sama, membuat surat pernyataan kesanggupan untuk menghasilkan publikasi, dan lulus tes wawancara.

Seleksi beasiswa ini dilakukan pada bulan Februari.

 

4. Paramadina Graduate School

Universitas Paramadina bekerjasama dengan Medco Foundation memberikan beasiswa bagi para penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), jurnalis media, dan pendidik yang sudah berpengalaman selama minimal dua tahun untuk mengikuti program Paramadina-Medco Fellowship.

Fellowship ini menawarkan tiga program studi, yakni Program Studi Magister Manajemen dengan konsentrasi Strategic Finance dan Islamic Finance, Program Studi Magister Komunikasi dengan konsentrasi Corporate Communication dan Political Communication, dan Program Studi Magister Hubungan Internasional dengan konsentrasi Diplomasi dan Kebijakan Internasional.

Beasiswa yang ditawarkan merupakan beasiswa penuh maupun parsial untuk menjalan program studi selama empat semester. Pendaftaran beasiswa ini dibuka dengan dua gelombang, pendaftaran gelombang pertama berlangsung pada bulan Januari – Maret, sedangkan gelombang kedua dibuka sejak bulan April hingga Juni. Informasi selengkapnya dapat dilihat di website resmi Paramadina

 

5. Prasetiya Mulya Business School (PMBS)

Selain seleksi beasiswa melalui jalur Graduate Program Scholarship yang ditujukan kepada mahasiswa yang terkendali biaya, PMBS juga mengadakan seleksi program beasiswa yang cukup unik. PMBS mengadakan BizCamp Challenge, yang merupakan sebuah kompetisi bisnis dengan tema berbeda-beda setiap tahunnya.

Calon penerima beasiswa boleh berasal dari jurusan apa saja, asalkan memiliki IPK minimal 3,25. Selain itu, calon penerima beasiswa maksimal baru dua tahun menyelesaikan pendidikan S1-nya dan tidak sedang/pernah menjalani pendidikan S2. Calon penerima beasiswa harus bersedia mengikuti proses seleksi dari awal sampai selesai dan menerima ikatan dinas dengan PMBS setelah masa perkuliahan selesai.

Audisi untuk BizCamp Challenge dibuka hingga bulan Maret (audisi video) atau bulan April (audisi reguler). Sedangkan untuk Graduate Program Scholarship, proses pendaftaran dimulai tiga sampai empat bulan sebelum masa perkuliahan dimulai. Info tambahan dapat dilihat di sini.

Itulah daftar kampus penyelenggara beasiswa S2 dalam negeri 2015. Ga perlu ke luar negeri untuk dapat pendidikan yang bagus kan?!

 

Description: 



[reaction_buttons]