Kuliah Daring, Kini Mahasiswa Dapat Bantuan Kuota Internet Gratis 50 GB


0

Kuliah Daring, Mahasiswa Dapat Bantuan Kuota 50 GB. Seperti yang kita tahu, saat ini pandemi Covid masih berlangsung. Berbagai pihak terus berusaha agar kehidupan tetap berjalan walaupun tidak senormal biasanya.

Dan pada akhirnya, di bidang pendidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemdikbud RI) akan memberikan bantuan kuota bagi pelajar, mahasiswa, guru, hingga dosen! Beginilah edaran surat resminya.

Sumber: www.kemdikbud.go.id

Bantuan kuota yang diberikan Kemdikbud merupakan bentuk implementasi dari Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19). Khusus mahasiswa dan dosen, masing-masing akan mendapatkan bantuan kuota sebesar 50 GB selama empat bulan. Tentunya ini akan sangat meringankan beban pembelajaran daring, khususnya untuk mahasiswa.

BACA JUGA: Bosen Sama Yang Itu-Itu Aja? Yuk Cek 5 Aplikasi Online Yang Bikin PJJ dan WFH Lebih Berwarna

Berdasarkan informasi yang didapatkan dari akun Instagram Direktorat Kemahasiswa (Dirmawa) UI, mahasiswa diharuskan untuk memastikan nomor ponsel mereka yang tercatat di Isian Data Mahasiswa (IDM) masih aktif dan bisa digunakan untuk paket data internet. Jika sudah tidak aktif, mahasiswa harus segera memperbarui nomornya sampai tanggal 9 September nanti.

Sumber: IG @kemahasiswaan_ui

Mahasiswa yang akan mendapatkan bantuan ini adalah mahasiswa yang statusnya aktif. Artinya, mahasiswa tersebut tidak sedang cuti dan dan Isian Rencana Studi (IRS) terisi pada tahun berjalan. Semua mahasiswa dari berbagai jenjang pun akan mendapatkannya. Selain itu, mahasiswa juga tidak perlu bingung karena bantuan ini berlaku untuk semua operator.

BACA JUGA: Intip Kisah O, Mahasiswa UI Yang Berjuang Melawan COVID-19

Kebijakan tersebut disambut baik oleh mahasiswa, salah satunya Rasyid Ardi Rahmana. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) angkatan 2017 tersebut merasa sangat terbantu dengan bantuan kuota tersebut.

“Bagus sih, terlepas dari (mahasiswanya, -red) membutuhkan dan kurang membutuhkan” ujarnya.

Namun, ada pula yang pendapatnya berseberangan dengan pendapat tersebut. Fikri Banalha, mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) angkatan 2017 setuju dengan kebijakan tersebut, tetapi menurutnya tidak semua harus mendapatkannya.

“Karena ada yang mampu (finansialnya, -red),” tandasnya.

Walaupun berbeda pendapat, keduanya sama-sama berharap bantuan tersebut dapat membantu mahasiswa dalam menjalankan kuliah daring. Rasyid menambahkan, semoga bantuan tersebut dapat berjalan dengan lancar,

“Nggak ada birokrasi yang menyusahkan turunnya bantuan, apalagi korupsi.” tutupnya.

BACA JUGA: Pandemi Corona Bikin Praktikum Anak RIK UI Terpaksa Online! Ih Gimana Ya Rasanya?


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Aniesa Rahmania Pramitha Devi
Mahasiswi Sastra Indonesia UI 2017 yang gemar berkhayal dan menuangkannya dalam tulisan. Temui saya secara pribadi di aniesapramitha.blogspot.com ya.

0 Comments

Leave a Reply