Legalisir Ijazah UI : Sudah Lama, Mahal Pulak!


0
Wisuda + Ijazah
Wisuda + Ijazah (ditambahkan oleh Admin)
Wisuda + Ijazah
Ilustrasi: Wisuda + Ijazah (ditambahkan oleh Admin)

Sebelum masuk UI, pasti semuanya pernah melegalisir Ijazah dong ya termasuk gue. Waktu SMA gua pernah legalisir Ijazah. Caranya gampang, tinggal fotokopi, minta cap dan tanda tangan kepala sekolah dalam bentuk cap. Setelah itu jadilah copy ijazah yang sudah dilegalisir. Gratis, mudah dan cepat sekali!

Sayangnya kemudahan seperti itu udah nggak gua dapetin lagi di masa-masa gua kuliah. Harap dimaklum juga jumlah mahasiswa dan alumni UI pastinya jauh lebih banyak dari SMA gua dulu. Proses administrasi dan birokrasinya juga pasti jauh lebih ribet.

Sebelumnya saya pernah punya cerita sedikit mengenai legalisir Ijazah di UI. Teman ayah saya sedang mampir ke rumah untuk istirahat karena kelelahan naik motor dari Depok. Ia bercerita bahwa beliau baru saja dari UI hendak mengambil legalisir Ijazah anaknya. Namun terkejutlah ia karena ternyata ijazahnya belum terlegalisir padahal pihak administrasi rektorat menjanjikan legalisir dapat diambil dalam tempo seminggu setelah melakukan pengajuan. Parahnya lagi bukannya meminta maaf karena keterlambatannya justru karyawan rektorat malah menyalahkan beliau karena tidak menelpon terlebih dahulu untuk memastikan bahwa legalisir ijazah sudah bisa diambil apa belum? Keterlaluan, padahal teman ayah saya sudah jauh pergi ke Depok untuk mengambil legalisir.

Alhamdulillah tahun ini saudara gua tahun ini lulus dari UI. Sekarang ia sedang mencoba melamar kerja ke beberapa perusahaan dengan melampirkan fotokopi legalisir Ijazah sebagai syarat melamar kerja. Karena gua adalah mahasiswa UI yang masih aktif di UI gua dititipkan Ijazah saudara gua untuk di leglisir di rekotorat UI.

Selasa, gua datang ke rektorat bagian pendidikan. Disana gua langsung menuju loket legalisir ijazah. Nah, pas di sana seperti biasa orang melakukan legalisir, ngisi formulir dan menyerahkan ijazah. Bapak yang melayani gua bertanya kepada gua “Mau legalisir berapa banyak mas?” gua bilang aja “Lima pak” kagetnya setelah gua minta legalisir lima Ijazah tahunya bapak itu bilang “jadi semuanya 25.000 ya mas”. “Ha?” Shock banget gua cuma legalisir Ijazah aja satu lembarnya 5.000 Rupiah?? Untung saja saya sedang bawa uang. Kalau tidak mungkin saja saya tidak jadi melegalisir Ijazah. Dan parahnya sudah bayar mahal untuk legalisir Ijazah pelayanannya lama pulak. Ijazah yang saya ajukan untuk dilegalisir hari ini baru bisa diambil hasil legalisirnya minggu depan.

Saya heran dengan proses administrasi di UI. Apakah begitu rumitnya proses legalisir Ijazah hingga memakan biaya mahal dan proses yang sangat lama. Saya prihatin bagaimana dengan nasib alumni-alumni yang tinggal jauh dari UI jika hanya untuk melegalisir Ijazah saja memakan waktu seminggu. Belum lagi wisudawan yang kurang dalam segi ekonomi jika harga untuk sebuah legalisir saja seperti dikomersilkan. Semoga apa yang saya tulis bisa menjadi masukan buat pihak adminstrasi pendidikan UI agar lebih baik. Amin

tulisan ini juga bisa dilihat di blog pribadi penulis disini


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
ridwanhr

Mahasiswa UI. Menurut lo? :p

21 Comments

Leave a Reply

  1. Wah kalo di feui lebih parah, sekali legalisir 10ribu (jadi 3 hari), bahkan ambil ijazah pun bayar 50ribu… Keren ya UI ๐Ÿ™

  2. aarggh…
    ttiiddaaakk…
    masa’ mesti bayar lagi sih..
    kampus sebelah aja katanya gratis lho..
    sma aja gratis juga..

  3. namanya juga World Class University, jadi harap maklum

    ~World Class University, tapi birokrasinya saja masih tidak beres -..-

  4. kayanya yg diperluin skrg dr pihak rektorat tuh transparansi ya. duit 5rb itu buat apa, dan gmana proses legalisir di sana, biar kita nggak berprasangka kaya gini terus

  5. Kalau pengalaman saya sih sewaktu mau meminta transkip nilai, kalau mau cepat ada jalurnya dengan bayar lebih mahal. Ngeri…

  6. Benar Mas Ridwan…permintaan uang seperti itu bisa disebut gratifikasi..dan menurut UU yang berlaku saat ini…seorang PNS yang menerima uang.sebesar Rp.10 ribu rupiahpun…dapat dijerat dengan UU.Korupsi

  7. waduh2 ini bakal gw alamin juga dungz pas lulus ntar,
    ga di pemerintahan g dikampus , sama2 aja! birokrasi berbelat belit, TETEP Ujung2 nya mah DUID

  8. mestinya pihak rektorat….berwenang untuk menghentikannya…kalau masih dipungut seperti itu…kirimkan saja data-datanya, siapa yang nerima, berapa rupiah, kapan terjadinya…? biar ….aku bikinin beritanya……apalagi kalau ada gambarnya.(pas. nerima duit atau ada bukti rekaman suaranya)
    Emangnya, apa mahasiswa…itu gudangnya duit..?

    Arief Joe

    Reporter at Allvoices.com

  9. Mau nanya dong yang baru2 ini legalisir..sekarang legalisir ijasah hrs direktorat yah? Yg tandatangan legalisir ijasah n transkrip sama ngk orangnya? Masi direktur pendidikan pak multania yah…thanks infonya

  10. untunglah 98% perusahaan yg gw apply, selalu ga minta ijazah yang dah dilegalisir… cukup cv plus pdf ijazah..

    lumayan tu duit bt jobseeker

  11. Kebetulan gw baru abis ngelegalisir transkrip dan ijazah bulan lalu. Gw pake cara kolektif via TU fakultas, jadi ga harus ke Depok. Cuma nambah 5000 buat ongkos c..
    Buat ijazah memang agak membingungkan c, soalnya hasilnya ttp fotokopian berstempel kaya biasa. Tapi yang transkrip hasilnya bagus, di kertas bersegel persis aslinya gitu. Mungkin utk mencegah manipulasi nilai di transkripnya kali ya.. Jadi mungkin biaya 5000/lembarnya buat itu. Kalo yg ijazah kurang tau deh..