Liputan Konferensi IndonesiaMUN & Closing Ceremony 25-27 Oktober 2010

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) menggelar Konferensi IndonesiaMUN sesi 1 dan 2 hari Senin, 25 Oktober 2010, dan sesi 3 dan 4 pada Selasa, 26 Oktober 2010. Acara ini diselenggarakan di tiga tempat, yaitu Balai Sidang UI, AJB FISIP UI, dan Gedung Komunikasi FISIP UI. Konferensi IndonesiaMUN mengambil tema besar energi nuklir dan memiliki slogan “Challenging Future Challenges: Bringing Diplomacy Forward”.

Sesi 1 & 2, Hari Kedua, Senin, 25 Oktober 2010

Sebanyak 102 delegasi yang tergabung dalam komite General Assembly membahas tentang tantangan manajemen dampak limbah radioaktif. Di komite lain yaitu United Nations Security Council, topik yang dibahas adalah mengenai pembuatan Resolusi 1747 terkait sanksi nuklir Iran. Komite ini terdiri dari 15 delegasi: 5 anggota permanen yang memiliki hak veto dan 10 anggota nonpermanen. Komite terakhir yaitu ASEAN Regional Forum membicarakan tentang denuklirisasi Semenanjung Korea dan terorisme nuklir.

Setelah mengikuti konferensi, para peserta berangkat ke Hotel Sultan Jakarta untuk menghadiri UN Day dalam rangka hari jadi PBB ke-65 tahun. Acara ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, mulai dari diplomat, duta besar, pejabat kementerian, sampai gubernur DKI Jakarta.

UN Resident Coordinator in Indonesia El-Mostafa Benlamlih memberikan sambutan terkait pelaksanaan UN Day, dilanjutkan dengan pidato dari Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Tidak ketinggalan, Ketua Panitia IndonesiaMUN Natalia Rialucky Tampubolon juga menyampaikan pidato mengenai International Year of Youth. Usai pidato, Benlamlih, Fauzi Bowo, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad bersama-sama memotong kue ulang tahun PBB. Para undangan menikmati hidangan sambil menonton pertunjukan musik dan tari tradisional.

Sesi 3 & 4, Hari Ketiga, Selasa, 26 Oktober 2010

Sama seperti Konferensi hari 2, peserta mengikuti simulasi sidang PBB layaknya delegasi sungguhan. Mereka menyuarakan usulan mereka sesuai kebijakan negara masing-masing tentang energi nuklir. Para delegasi juga mempraktikkan kemampuan melobi dan berbicara di depan umum. Melalui konferensi ini, peserta dapat melatih daya pikir kritis dan wawasan global.

Usai berdiplomasi melalui Konferensi, para delegasi melepaskan penat dengan mengikuti Cultural Night. Setiap peserta, termasuk para peserta dari ASEAN, diwajibkan memakai pakaian adat. Mereka menampilkan kesenian khas daerah asal masing-masing, seperti tari, nyanyi, dll. Selain itu, ada pula games dan penampilan dari grup musik Tembang Pribumi. Di akhir acara, panitia mengumumkan peserta dengan kostum terbaik dan penampilan terbaik.

Closing Ceremony, Hari Keempat, Rabu 27 Oktober 2010

Konferensi IndonesiaMUN yang telah berlangsung selama lima hari resmi ditutup hari Rabu, 27 Oktober 2010 pada upacara penutupan di Balai Sidang UI Depok. Resolusi yang telah dirundingkan dan disepakati bersama akan disampaikan ke Kementerian Luar Negeri Indonesia dan United Nations Information Center in Indonesia (UNIC). Upacara ini juga mengakhiri keseluruhan rangkaian acara IndonesiaMUN 2010 yang terdiri dari roadshow, lokakarya, seminar, social events, dan acara seremonial.

Sebelum acara resmi ditutup, pimpinan sidang dari tiap komite (General Assembly, UN Security Council, dan ASEAN Regional Forum) memberikan wejangan terkait konferensi yang baru saja selesai. Setelah itu, Edy Prasetyono, Ph. D. selaku Wakil Dekan FISIP UI memukul gong sebagai simbol penutupan acara.

Panitia mengumumkan penghargaan untuk delegasi terbaik dari tiap komite di akhir acara. Untuk komite General Assembly, penghargaan Best Regional Delegation diraih oleh Hanimai Macumbal dari Mindanao State University Filipina. Andhyta Firselly Utami dari UI memenangkan Honorable Mention. Kategori Outstanding Delegation dimenangkan oleh Jhendra Samodra dari Universitas Gadjah Mada, sedangkan Best Delegation direbut oleh Mahesh Dadlani dari UI.

Di komite Asean Regional Forum, penghargaan Honorable Mention jatuh pada delegasi dari Universitas Parahyangan (Unpar) dan Universitas Mulawarman, yaitu Gregorius Jason Irawan dan Nirmalawati Usman. Delegasi lain yang juga berasal dari Unpar mendapat predikat Outstanding Delegates, yaitu Nadia Yolanda. Pemenang kategori Best Delegation di komite ini terdiri dari dua orang, yaitu Emirza Adi Syailendra dari UI dan Bara Ekiyama dari UGM.

Di komite yang memiliki anggota paling sedikit yaitu UN Security Council, trofi Honorable Mention diraih oleh Yurgen Alifia dari UI, Outstanding Delegation dimenangkan oleh Dimas Muhammad dari Unpar, sedangkan predikat Best Delegation diberikan kepada Fajri Muhammadin dari UGM.

IndonesiaMUN 2010 telah membantu para delegasi memperluas jejaring pertemanan dengan sesama delegasi maupun dengan tokoh-tokoh penting , serta memberikan pengalaman berharga bagi para delegasi. Peserta mengaku puas dengan keseluruhan rangkaian acara dan berencana mengikuti IndonesiaMUN tahun depan. Hal ini menjadi acuan bagi FISIP UI untuk menyelenggarakan IndonesiaMUN selanjutnya dengan cakupan peserta yang lebih luas dan dengan penyelenggaraan yang lebih baik.

Leave a Comment

error: This content is protected by the DMCA