Lift

Lift (Ilustrasi ditambahkan Admin) (cc/flickr/robinsonsmay)

Ada 9 gedung di FIB, dan semuanya tidak memiliki lift. Mengindikasikan diskriminasi kah untuk fakultas ini? Atau pihak dekanat/rektorat tidak mau peduli pada fasilitas di FIB?

Ketiadaan lift saya rasakan sulitnya ketika harus kuliah di gedung-gedung bertingkat 3. Begitu masuk kelas sudah capek duluan karena menaiki anak tangga banyak banget (Apalagi kalo pas lagi telat dan mesti buru-buru sampe kelas :p).

Parahnya lagi, akses tangga cuma satu. Jadi kalo di depan kita ada dosen yang berumur lanjut ya harap sabar aja menaiki tangga di belakang beliau berjalan lambat-lambat karena gak ada tangga lain. Kalau kita yang muda-muda sih mungkin gak masalah, tapi kasihan juga melihat banyak dosen FIB yang udah usia lanjut harus empot-empotanΒ naik tangga untuk sampai ke lantai 3.

advertisement

Pernah tuh ada dosen saya yang sudah paruh baya begitu masuk ke kelas untuk mengajar, mengeluh bahwa beliau begitu sampai di lantai paling atas pinggangnya sakit-sakit naik tangga, jadinya beliau berharap para mahasiswa benar-benar memperhatikan kuliah yang ia berikan (hiks hiks…jadi terharu).

Saya harap ada perbaikan infrastruktur lah untuk gedung-gedung di FIB yang tinggi-tinggi. Berikanlah sebuah lift untuk kelancaran transportasi menuju ruang kelas. Makasih.



advertisement