Mesjid UI Sholat Ghoib dan Do’akan K.H. Abdurahman Wahid


0

UI Depok, 1 Desember 2009 – Masjid Universitas Indonesia (UI) Kota Depok mengadakan Sholat Ghoib untuk mantan presiden Republik Indonesia, K.H. Abdurahman Wahid – akrab disapa Gusdur. Sholat Ghaib diadakan setelah sholat Jumat yang langsung diimami oleh Ust. Fitrullah dari Fakultas Teknik, Universitas Indonesia bertempat di Mesjid Universitas Indonesia. Sholat jumah diikuti oleh Ratusan Jamaah, dari para dosen, mahasiswa serta karyawan Universitas Indonesia. Sholat Ghoib untuk Gusdur lebih ramai walaupun dalam kondisi libur.

Sebelumnya Gusdur memang kental dikenal berbagai aktivis mahasiswa dan media mahasiswa di Universitas Indonesia. Pernyataan Gusdur sering dikutip dalam berbagai media kampus seperti; Majalah Suara Mahasiswa, Majalah Dinding kampus, dan berbagai media yang lain. Bahkan di berbagai seminar politik Gusdur sering menjadi sentrum pembicaraan, termasuk di dalamnya isu kontrofersial berbagai pernyataan Gusdur.

Kecerdasaan Gusdur juga banyak dipanuti berbagai aktivis mahasiswa di UI., terutama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Hal ini karena memang PMII menganggap Gusdur sebagai guru panutan serta ulama teladan. Sedangkan bagi aktivis lain, Gusdur sering dianggap sebagai sosok yang kontrofersial, terutama oleh aktivis Lembaga Dakwah Kampus (LDK). Terlepas dari kontrofersial para aktivis mahasiswa, yang jelas sosok Gusdur dianggap banyak berjasa, sekaligus ebagai Guru Bangsa. Hal ini terbukti dengan banyaknya jamaah masjid UI yang tidak hanya dari kalangan Nahdhiyin (NU).

Aktivis PMII UI yang berasal dari kalangan NU, sahabat Ahmad Munir menyatakan kegembiraanya karena guru besar bangsa ini, ternyata juga diakui oleh sivitas akademika Universitas Indonesia. “Kami sangat bergembira, ternyata Jumlah Jamaah yang mengikuti sholat Ghaib untuk Mantan Presiden RI ke-4, K.H. Abdurahman Wahid (Gusdur) jauh lebih banyak dari biasanya. Hampir 98% jumlah jamaah yang hadir di Mesjid ini turut mensholatkan dan mendoakan, Hal ini menunjukkan Gusdur adalah guru bangsa, Gusdur adalah tokoh panutan bangsa ”. Demikian tutur Munir.

Munir juga mengungkapkan kegembiraan dan rasa terima kasih yang tak terhingga karena mesjid UI mengabulkan permohonannya untuk mendoakan arwah Gusdur. Dia berharap semoga Allah SWT membalas dengan pahala bagi jamaah yang bersedia mensholati dan memberikan penghormatanya dengan mendoakan mantan Presiden RI, K.H. Abdurahman Wahid. Aktivis PMII UI yang lain turut mengungungkapkan kegembiraanya. “Gusdur bukan hanya NU, tetapi dia Guru bangsa yang bersahaja, semoga perjuangan beliau dapat kita lanjutkan”.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
ahmad.munir

0 Comments

Leave a Reply