New Normal Ala UI: Belajar ala Blended Learning

Biasanya sih jam segini kita lagi belajar di kampus, nongkrong di kantin atau nungguin bikun di halte fakultas. Nah, kalo kamu rindu terhadap kampus tercinta, kabarnya sih, Universitas Indonesia sedang mempertimbangkan sistem pembelajaran blended learning nih. Hah? Blended Learning? Apaan tuh? Belajar Sambil Ngeblender Jus? Simak artikel berikut untuk tahu jawabannya.


0

Anak UI, pandemi yang belum selesai membuat mahasiswa harus mendekam dan belajar #dirumahsaja. Pembelajaran seperti ini tentunya membuat sebagian mahasiswa mulai kangen kampus nih! (termasuk kamu yang baca kan? hihi).

Padahal, biasanya jam segini kita lagi belajar di kampus, nongkrong di kantin atau nungguin bikun di halte fakultas. Nah, untuk mengatasi kerinduan kamu terhadap kampus tercinta, Kabarnya, Universitas Indonesia sedang mempertimbangkan sistem pembelajaran blended learning nih, Anak UI!

Hah? Blended Learning? Apaan tuh?

Sumber: tirto.id

Blended learning merupakan penerapan sistem pembelajaran antara daring dan tatap muka. Nah, proses pembelajaran dengan blended learning dinilai lebih efektif karena sistem pembelajaran konvensional akan dibantu dengan pembelajaran e-learning yang bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun.

Hal ini dilakukan guna menyambut era new normal. Dengan adanya protokol kesehatan, kapasitas kelas tidak mungkin diisi oleh 100 persen mahasiswa. Maka dari itu, sistem blended learning dirasa jadi pilihan bijak apabila pemerintah memutuskan untuk membuka kampus di era new normal.

Mekanisme Blended Learning Kayak Gimana?

Sumber: emas.ui.ac.id

Nantinya, kamu akan belajar di kelas maupun di rumah secara bergantian, tergantung kebijakan dosen. Bisa saja minggu ini kamu tatap muka, lalu minggu berikutnya kuliah daring, dan seterusnya. Sistem belajar seperti ini juga mempersilahkan kamu untuk unjuk gigi di hadapan dosen. Pasalnya, model pembelajaran ini akan menggeser prinsip pembelajaran dari teacher centered menuju student centered secara dinamis. Kamu dituntut aktif untuk mengemukakan pendapat selama kegiatan belajar berlangsung. Jadi, udah gak ada alasan untuk malu bertanya.

Sistem blended learning ini juga tidak mengharuskan dosen untuk selalu mengajar di dalam kelas lho, Anak UI! Nantinya, dosen diperkenankan untuk mengajar dari kantor ataupun dari rumah. Kebijakan ini dikhususkan bagi staf pengajar yang sudah sepuh atau berusia lanjut. Selain itu, Universitas Indonesia juga akan menerapkan sistem graduate assistant. Dalam sistem ini,  para asisten dosen akan direkrut dari lulusan dan alumni untuk membantu dosen senior dalam mempersiapkan bahan ajar untuk sistem perkuliahan daring.

Bila kamu termasuk mahasiswa yang doyan ikut seminar maupun konferensi ilmiah, pelaksanaannya akan dilakukan melalui sistem daring. Setiap peserta yang mengikuti konferensi akan mendapatkan e-certificate sebagai tanda bukti keikutsertaan. Jadinya kamu gak perlu repot scan sertifikat deh, hihi!

Anak UI, Kalo UI menerapkan sistem blended learning seperti ini, kira-kira kamu setuju gak sih? Yuk, utarakan pendapatmu di kolom komentar.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Ditha Adinda

Content Writer. Are you the end of my prayer? Because Amen love with you. Hit me on: Ditha Adinda (Vokasi, Administrasi Rumah Sakit 2017). Baca artikel Ditha Adinda lainnya.

One Comment

Leave a Reply