Di era digital seperti sekarang, profesi User Experience (UX writer) dan copywriter sedang naik daun nih. Dua profesi yang sama-sama bertitel penulis ini menawarkan masa depan yang menjanjikan. Sebab, kedua profesi ini sedang banyak dicari oleh perusahaan, khususnya di bidang digital. Meskipun sama-sama menulis, ternyata ada perbedaan antara UX writer dan copy writer lho. Lalu, apa sih perbedaannya? Yuk, simak artikel ini lebih lengkap!

1. Berbeda Peranan

Sumber: unsplash.com

Meskipun sama-sama menulis, UX writer dan Copywriter memiliki fungsi yang berbeda. Seorang UX Writer bertugas untuk menyiapkan tulisan berupa panduan bagi pengguna untuk menyelesaikan masalahnya. Jadi, seorang UX Writer harus bisa memberikan value dan pengalaman yang menyenangkan kepada pengguna supaya pengguna gak bingung saat menggunakan produk. Sedangkan, seorang Copywriter berfokus kepada mengedukasi pelanggan untuk tujuan komersil. Jadi, bila kamu tertarik menjadi Copywriter, pastikan kamu bisa menggaet calon konsumen lewat tulisan ya, Anak UI!

2. Pemilihan Kata

Sumber: unsplash.com

Pemilihan kata atau diksi yang dipakai juga berbeda lho, Anak UI! Seorang UX Writer harus membuat tulisan yang to the point, jelas, ringkas, dan mudah dipahami. Sebab, UX Writer berfokus pada teknik aplikasi dan media tulisan yang digunakan, seperti membuat push notification, pop-up message, dan success message.

advertisement

Nah, kalo Copywriter kan fokusnya pada kegiatan periklanan, seperti Google Ads, newsletter, brosur, dan billboard, sehingga Copywriter memiliki kebebasan untuk mengeksplorasi gaya penulisan semenarik mungkin sehingga pembaca tertarik untuk menggunakan produk.

3. Alur Kerja

Sumber: unsplash.com

Untuk alur kerja sendiri, UX Writer memiliki ruang lingkup yang lebih luas. Biasanya seorang UX Writer harus bekerja sama dengan tim pengembangan, bisnis, hukum, strategi dan pemasaran untuk memahami perspektif pengguna. Cara ini dilakukan guna menentukan bahasa yang mudah dipahami supaya pengguna gak bingung saat menggunakan produk. Sedangkan, Copywriter hanya bekerja sama dengan desainer dan tim pemasaran.

Nah, sekarang kamu sudah paham kan mengenai perbedaan kedua profesi tersebut? Setelah membaca ini, apakah kamu tertarik meniti karir sebagai UX Writer atau Copywriter? Yuk, ceritakan ketertarikanmu pada kolom komentar di bawah!

advertisement