Panduan Memilih Dropshipper dalam Bisnis Online

Netpreneur Indonesia – Dropshipping mirip dengan metode penjualan eceran, di mana si pengecer tidak perlu memiliki produk secara fisik. Si pengecer–disebut sebagai dropshipper–menjalin kerjasama bisnis dengan perorangan atau perusahaan grosir (wholesaler), yang merupakan pemasok dari produk yang dijual online oleh si pengecer.

Dalam bisnis Jual Beli (dropshipping), pemilihan dropshipper tidak boleh dilakukan secara sembarangan. seller yang bertindak sebagai pemasok atau wholesaler perlu memperhatikan beberapa hal penting saat memilih dropshipper.

Metode dropshipper mengirim barang

Pemilihan dropshipper tidak hanya terkait dengan cara pemasaran produk, melainkan juga metode pengiriman barang. Apakah dropshipper mengantar sendiri barang pesanan kepada buyer? Atau apakah dropshipper menggunakan jasa kurir yang membutuhkan ongkos kirim? Hal ini perlu dipertimbangkan oleh wholesaler karena mempengaruhi operational cost dalam bisnis. Selain itu, wholesaler juga harus memilih dropshipper yang tanggap dan cepat dalam pengiriman barang. Waktu pengiriman barang yang terlalu lama akan mengurangi tingkat kepuasan buyer bertransaksi dengan wholesaler.

Tips meningkatkan penjualan bisnis online

AgateSEO.com memberikan panduan meningkatkan penjualan bisnis online melalui kegiatan SEO. Kegiatan SEO dapat memberikan keuntungan yang besar bagi para pelaku bisnis online karena mendapat keuntungan yang besar dengan modal yang minim. SEO adalah kegiatan yang wajib dilakukan oleh pelaku bisnis online untuk dapat berkompetisi di industri yang berkembang pesat ini.

Jangkauan pasar dropshipper

Wholesaler perlu mengetahui seberapa luas jangkauan berbisnis dropshipper. Jika ada buyer yang berasal dari luar kota, apakah dropshipper bersedia menangani pengiriman barangnya? Pengiriman ke kota-kota mana saja yang bisa ditangani oleh dropshipper? Bahkan, apakah dropshipper sanggup mengurus pengiriman barang pesanan hingga ke luar negeri? Pertanyaan-pertanyaan seperti ini harus dipertimbangkan wholesaler saat memilih dropshipper. Semakin luas jangkauan pasar yang dimiliki dropshipper, semakin tinggi pula angka permintaan produk wholesaler.

Metode dropshipper mengelola permintaan buyer

Maksudnya, wholesaler perlu memperhatikan bagaimana dropshipper bekerja untuk memperlancar jual-beli online. Apakah dropshipper menggunakan kode untuk setiap permintaan yang datang sehingga meminimalisir tertukarnya produk antar buyer? Apakah buyer selalu mendapatkan update tentang status pesanannya? Apakah dropshipper memberikan konfirmasi atau notifikasi kepada buyer ketika pesanannya sedang dikirim?

Biaya jasa dropshipper

Poin terpenting yang perlu diperhatikan wholesaler adalah harga sewa jasa yang dipatok dropshipper. Untuk itu, penting bagi wholesaler untuk mencari lebih dari satu dropshipper sebagai pembanding. Tidak ada salahnya jika wholesaler membayar jasa dropshipper dalam jumlah yang lebih besar dibanding dropshipper lain, asalkan jasa pelayanan yang diberikan dropshipper memang berkualitas dan bisa meningkatkan penjualan.

Testimonial buyer

Cara yang paling valid untuk mengetahui kualitas seorang dropshipper adalah dengan bertanya kepada buyer yang pesanannya pernah ditangani oleh seorang dropshipper. Jika buyer merasa puas dan memberikan rekomendasi yang baik tentang pelayanan dropshipper, ada baiknya wholesaler tetap menggunakan jasa dropshipper tersebut. Namun jika sebaliknya, wholesaler bisa mulai mempertimbangkan mencari jasa dropshipper lain sebelum ia kehilangan buyer satu per satu.

sumber

————————————————————-

Smoga tips2 diatas bisa berguna buat temen2 yg suka berbisnis online 🙂

Leave a Comment