Mahasiswa, atensi dikit dong. Kali ini BMKG mau membahas tentang fenomena tragis nan dramatis namun meningkatkan adrenalin, yakni kabur dari kelas. Akan dibahas beberapa fakta mengenai fenomena ini yang kabarnya menjadi salah satu hal yang paling tidak disukai oleh dosen selain nitip absen. Mari brainstorming.

 

Penyebab

Males, ngantuk, dosennya bosenin jadi penyebab kamu kabur dari kelas via Stunica BEM IKM

Males, ngantuk, dosennya bosenin jadi penyebab kamu kabur dari kelas via Stunica BEM IKM

Ada beberapa penyebab kenapa mahasiswa demen banget kabur dari kelas di tengah kuliah sedang berlangsung. Banyak faktor yang jadi penyebab dan pendukung.

Penyebab utama adalah musuh besar umat manusia khususnya mahasiswa: Males! Males memang udah paling utama. Kamu memang gak semales itu untuk dateng ke kampus dan hadir di kelas, tapi kamu semales itu untuk belajar. Meski udah ada brand ternama yang berafiliasi dengan kata males, yaitu mager a.k.a males gerak, males mikir adalah yang paling sering jadi penyebab fenomena kabur dari kelas.

BACA JUGA: Ada 5 Tipe Males Mahasiswa. Nah, Kamu yang Mana?

advertisement

Males mikir didukung oleh rasa bosan dan ketidaktertarikan terhadap apa yang terjadi di kelas, khususnya kuliah. Males mikir itu kemudian berubah jadi rasa ngantuk. Kadang ada yang takluk sama kantuk trus tidur aja, namun kebanyakan memilih untuk kabur. Atau emang ada mahasiswa yang gak suka sama dosen atau sama perkuliahannya, dan cabut dari kelas seusai absen dan kembali ke kelas sesaat sebelum jam kuliah selesai.

BACA JUGA: Yakin deh, Rasa Males Kuliah Kamu Bakal Hilang Kalau Diajar Sama Ibu Dosen yang Kaya Gini!

Kabur dari kelas ini didukung juga oleh performa dosen. Bukan mau nuduh ya, tapi banyak dosen yang ‘gak aware’ sama kehadiran mahasiswa males yang kemudian berubah jadi ‘ketidakhadiran’ mereka baik secara pikiran (ngelamun) atau fisik (kabur). Dosen yang gak aware kemungkinan hanya berfokus pada materi yang diajar dan mereka yang ‘duduk di depan’, as in mau ngedengerin. Dosen tipe ini merasa gak punya tanggung jawab atas mereka yang gak mau dengerin, membuat mahasiswa males kabur dari kelas dan berujung penilaian di SIAK yang menyayat hati.

 

Akibat

Belajar h-6 jam via as.wwu.edu

Belajar h-6 jam via as.wwu.edu

Ya, akibat jangka panjang adalah nilai SIAK yang hancur dan IPK yang terjun bebas gegara muncul nilai D di sana. Akibat jangka panjang ini bisa juga dipengaruhi oleh akibat jangka pendek dari kabur saat kuliah: kamu gak dapet materi dan terlalu males untuk belajar di luar. Ujungnya minta copy catetan atau ppt temen, belajar sendiri h-6 jam, lalu akhirnya blank saat UTS dan UAS.

Akibat lain yang lebih berbahaya adalah mentalitas. Beberapa mahasiswa yang diwawancarai oleh BMKG mengaku bahwa awalnya mereka hanya mengikuti naluri untuk bersenang-senang dan main ke kantin saat kuliah. Dan, macam zat adiktif, mereka ketagihan dan mulai punya mentalitas bosen dikit cabut.

advertisement

BACA JUGA: UAS, Bisa Bagus Bisa Jelek?

Mentalitas ini yang bikin beberapa mahasiswa yang tadinya rajin masuk, lalu setelah beberapa kali nyicip jadi mahasiswa bandel, mulai turun performanya saat kuliah. Dan keinginan untuk cabut ini bahkan bisa muncul saat kuliah yang kamu hadiri sebenernya kamu suka, namun jadi males karena kebiasaan cabut. Punah sudah IPK di atas 3.

Terus berhati-hati, mentalitas pemalas kalau dipupuk baik-baik bisa sampai ke dunia kerja bahkan rumah tangga. Pernah ngebayangin malesnya jadi orang tua yang ngurus anak males? Nah.

 

Solusi

Cobalah untuk aktif di kelas via Stunica BEM IKM

Cobalah untuk aktif di kelas via Stunica BEM IKM

Bukan mau nasehatin, tapi cuma ngasih tips aja karena semua keputusan ada di tangan kamu. Mungkin beberapa ada yang memang beruntung punya otak encer dan bisa mengerjakan tugas dan UTS serta UAS tanpa ada masalah meskipun doyannya kabur dari kelas. Namun, gak semua dosen bisa ditipu, dan gak semua temen kamu seneng liat anak yang kerjanya santai mulu bikin yang lain males-malesan juga.

BACA JUGA: Tips Sukses UTS

Tipsnya adalah mulai aktif di kelas. Terlibat sedikit entah itu ngobrol sama temen tentang penjelasan atau mencatat, yang penting kamu gak bosen dan fokus ke perkuliahan. Kamu bahkan bisa tanya ke dosennya langsung biar gak ngantuk. Tips lainnya adalah lakukan sesuatu di kelas supaya gak bosen, entah gambar-gambar, nulis-nulis atau keluar masuk kamar mandi, chatting, bahkan bersenandung diem-diem.

Intinya, tetap di kelas, karena gak semua dosen bisa ditipu. Kamu kalau ketauan keluar dari kelas dan tak kembali, tas bisa disita atau kamu bisa masuk blacklist dosen yang bersangkutan. Gotta suck it up, meskipun berat. Itu bagian dari jadi lebih dewasa dan jadi mahasiswa.

—

Semoga solusi di atas membantu, dan share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line siapa tau bisa membantu yang lain.



[reaction_buttons]