Press Release Pre-Event Pop Up Market 2015 “Pop Up Initiative 2015″

Pop Up Initiative 2015 merupakan pre-event kedua dari Pop Up Market 2015. Acara ini dilaksanakan di The Ice Palace, Lotte Shopping Avenue dan berlangsung pada hari Sabtu, 21 Februari 2015 mulai pukul 09.30 sampai 13.30 WIB. Agenda dari Pop Up Initiative sendiri adalah educational talkshow yang dibawakan oleh petinggi Prasetiya Mulya serta tokoh industri kreatif Indonesia, khusus untuk para tenant Pop Up Market 2015. Beberapa perwakilan dari tenants mulai berdatangan dan memenuhi tempat duduk yang tersedia.

Acara dibuka pada pukul 10.30 WIB dengan sapaan hangat dari MC dan langsung dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Pop Up Market 2015, Gary Evano Daniel. Gary menjelaskan tentang Pop Up Initiative, yaitu pre-event khusus bagi tenants terpilih untuk belajar lebih jauh tentang cara mengembangkan bisnis mereka. Sambutan kedua disampaikan oleh ketua Student Board S1 Prasetiya Mulya, Adrian Virgandhie, yang menjelaskan tentang awal mula berdirinya Pop Up Market dan visi-misi dari bazaar tematik ini. Sambutan ketiga yang disampaikan oleh Ketua Program Sarjana STIE Prasetiya Mulya, Dr. Rudy Handoko, sekaligus mengawali acara Pop Up Initiative 2015.

Pembicara pertama adalah Prof. Agus W. Soehadi, PH.D selaku Faculty Member dari Prasetiya Mulya School of Business and Economics. Beliau menjelaskan mengenai Experiential Brand Marketing yang secara garis besar membahas bagaimana cara membuat konsumen jatuh cinta pada produk kita. Prof. Agus W. Soehadi menegaskan bahwa bagi mereka yang ingin memasarkan brand, harus ada alur cerita yang dapat memberikan pengalaman menarik kepada konsumen. Bisnis, mengutip Prof. Agus, adalah sebuah panggung dimana konsumen harus bisa aktif berpartisipasi dan mendapatkan value dari pengalaman yang mereka rasakan. “Paradigma baru yang harus dikembangkan bukan hanya komoditas, produk, atau surplus, tetapi juga experience,” tambah Prof. Agus W. Soehadi.

Setelah sesi pertama selesai, dua pembicara yang sudah mengenal industri fashion secara dalam – Kleting Titis Wigati selaku Founder & Creative Director of The Fashion Label KLE dan Yoland Handoko selaku Fashion Director of Grazia Magazine Indonesia – dengan semangat memulai talkshow sesi ke-dua. Mereka berdua mempunyai definisi fashion yang berbeda. “Fashion itu a way of life, dan pasti setiap orang mempunyai our own way and style,” jelas Kleting. Sedangkan untuk Yoland, fashion merupakan media lain untuk dapat menuangkan ide dan kreativitas. Mereka juga mempunyai tips untuk para start up business. Menurut Yoland, untuk mengembangkan bisnis dalam bidang apapun, seseorang harus banyak membangun relasi. Promosi dan marketing adalah aspek penting dan tidak hanya kepada konsumen saja, namun juga kepada media. “Jangan lupa kerja sama orang. Itu penting, karena kalian harus tahu cara bekerja di dalam tim sebelum menjadi your own boss. Kerja sama orang minimal 3 tahun supaya tahu what exactly the business world is,” tambah Kleting. Pop Up Initiative 2015 kemudian ditutup dengan pemberian plakat oleh Bapak Farel S.V. Sinaga dan Gary Evano Daniel kepada kedua pembicara.

Pop Up Market sendiri merupakan sebuah bazaar tematik tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa/I Prasetiya Mulya School of Business and Economics dalam rangka ikut mengusahakan perkembangan brand lokal dan entrepreneur muda di Indonesia. Sebagai salah satu sekolah tinggi ilmu ekonomi di Indonesia, Prasetiya Mulya School of Business and Economics berusaha memberikan sumbangsih secara nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui penyelenggaraan Pop Up Market. Pop Up Market 2015 akan dilaksanakan tanggal 12-15 Maret 2015 di Lotte Shopping Avenue dengan tema  Champs Élyseés, Paris.

 

Untuk informasi media lebih lanjut, silakan hubungi :

Gaya Nydia – 081380427685 / gayanydia@live.com

www.popupmarketid.com | @popupmarketid

Leave a Comment