Selamat Jalan, Fanny Azizi (Mahasiswa UI yang Wafat Tertabrak Kereta)


0

Atas nama pribadi dan seluruh mahasiswa UI, anakUI.com turut  berbelasungkawa atas wafatnya Fanny Azizi, mahasiswa FMIPA UI, jurusan Fisika, angkatan 2005, yang mengalami musibah tertabrak KRL Jabotabek di dekat stasiun Pondok Cina.

Kronologi kejadian sebagaimana dimuat di TEMPO Interaktif:

TEMPO Interaktif, Depok-Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) jurusan Fisika, Fanny Azizi, 22 tahun, tewas tertabrak kereta. Mayatnya terlentang di sebelah barat jalur dua sekitar 25 meter dari Stasiun Pondok Cina, Depok.

Seorang saksi mata, Suminta, 64 tahun mengatakan, sekitar pukul 08:30, ia mendengar ada orang tertabrak kereta. Warga Pondok Cina ini kemudian melihat mayat telah tergeletak. “Waktu ditemukan sudah terlentang,” katanya. Ia kemudian berinisiatif mengambil identitas jenazah dan melaporkannya ke petugas stasiun.

Mayat kemudian dibawa ke gedung biru UI untuk menunggu kedatangan keluarga. Kepala Sub Direktorat Pembinaan Lingkungan Kampus UI Dadan Erwandi menjelaskan kuat dugaan korban berniat menyebrang dari Depok Town Square ke arah kampus. “Mungkin pakai handsfree, jadi dia nggak mendengar ada kereta,” kata Dadan kepada Tempo di Kampus UI, siang ini.

berita selengkapnya

update: tambahan berita dari Detik.com

Menurut Dadan, Ananda tertabrak kereta saat melintas di lintasan kereta Stasiun Pondok Cina tepatnya di belakang Depok Town Square.

“Saat itu korban akan mengambil USB miliknya yang tertinggal di sebuah rental komputer,” ujarnya.

Dadan mengatakan, saat melintas di rel kereta, kemungkinan Ananda tak melihat ke kiri ataupun ke kanan kalau ada kereta yang sedang berjalan. Menurut saksi mata di lapangan, korban saat itu menggunakan earphone di telinganya sehingga tidak mendengar suara kereta.

berita selengkapnya.

Mudah-mudahan keluarga, teman-teman, dan sahabat yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keikhlasan. Juga senantiasa ingat bahwa suatu saat kita akan wafat juga.

Selamat jalan Fanny Azizi, selamat jalan sahabat!


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
ilmanakbar

suka menulis dan berbagi. sudah lulus dari kampus. sudah tidak jomblo lagi, yeay! \^_^/

10 Comments

Leave a Reply

  1. “Juga senantiasa ingat bahwa suatu saat kita akan wafat juga, menyusul beliau.” mohon jika berniat mengingatkan, esensi dan diksi nya disesuaikan dengan situasi. Misal; “mohon waspada kepada seluruh sahabat jika hendak melintasi rel krl… lihat kiri-kanan dan jangan lupa membaca do’a. juga ingatkan jika ada orang yg hendak melintas dalam kondisi lengah…” atau yg lebih baik memahami situasi keadaan dan hati audience. maaf jika koreksi ini kurang baik. terimakasih.

  2. #1: Habil Faisol
    tadi sih saya nggak maksud ngingetin tentang hati-hati nyebrang dsb.. maksudnya cuma ngingetin buat selalu dzikrul maut..

    tapi makasih sarannya, udah diupdate juga..

  3. Dengan rencana PT KAI yang akan menambah perjalanan KRL Bogor Jakarta, Kawasan Stasiun Pondok Cina sd Stasiun UI akan meenjadi kawasan maut bagi para penyebrang rel KA yang umumnya mahasaiswa UI.
    Untuk itu sudah saatnya Rektorat UI turun tangan untuk mengamankan mahasiswanya dari kematian di Rel KA,
    Rektorat UI segera bekerja sama dengan Dephub dan PT KAI untuk segera membangun terowongan Perlintasan Rel KA minimal di 3 titik yaitu di Srasiun UI , Stasiun Pondok Cina dan 1 terowongan terletak diantara Stasiun UI dan Stasiun Pondol Cina.
    Sementara untuk PT KAI pasang Rambu Baru S 35 agar masinis selalu menyalakan klakson pada jalur maut tersebut.
    Jangan lagi mahasiswa yang merupakan aset masa depan bangsa tewas terlindas KRL.
    Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun semoga Fanny Azizi, mahasiswa FMIPA UI, jurusan Fisika, angkatan 2005, arwahnya ditempatkan sebagai syuhada dan keluarga yang ditinggalkan diberiak kekuatan.

  4. mungkin ada baiknya jika bagian UI bekerja sama dengan sta. pondok cina.. bekerja sama untuk mengatasi hal ini, misal dengan dipasang palang di lintasan tersebut..
    ini penting sekali karna banyak mahasiswa yang melewati akses jalan tikus tersebut…
    termasuk saya…
    semoga untuk kedepannya hal ini tidak terjadi lagi..
    mungkin kita diingatkan untuk lebih berhati2 lagi
    untuk fanny..semoga amal dan ibadahnya di terima..

    shelly apoteker_70_UI

  5. Segenap Pengurus dan Anggota Occupational Health & Safety Community (OHSC) FKM UI turut berduka cita atas wafatnya Fanny Azizi, semoga amal ibadahnya diterima Allah YME & keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

    Saya Zeinneis divisi IT dari OHSC (Himpunan mahasiswa departemen K3 FKM UI yang bergerak di bidang kesehatan & keselamatan kerja) berencana untuk membuat safety sign berupa spanduk yang berisi peringatan saat menyebrang jalan di pondok cina (gang senggol).Adapun rencana ini akan kami bahas lebih lanjut dengan pengurus OHSC lainnya dan semoga dapat terlaksana dengan segera.

    Kami mohon bantuan dan dukungan dari teman-teman semua untuk menciptakan budaya sehat dan selamat (Budaya K3) di lingkungan kampus UI.

    Selain keselamatan saat menyebrang rel kereta maupun jalan raya (dalam UI maupun Jl. Margonda), kami juga menghimbau teman2 untuk tetap berhati2 saat menggunakan kendaraan bermotor (Sepeda motor & mobil) utamakan keselamatan anda, karena kami, kita, Anda semua adalah Aset Bangsa Indonesia.

    Terima kasih
    Zeinneis – IT OHSC FKM UI 2010

  6. Saya rasa masalahnya termasuk ada tembok di sisi jalur kreta menghalangi arah pandang luas. Mengapa dibangun tembok tinggi?? Kenapa tidak pagar jeruji besi??