Suara-Suara di Universitas Indonesia

Sungai mengalir dengan suara yang sama. Di hulu, di muara, di tengah perjalanannya, suaranya selalu sama dan itu-itu saja. Tetapi kata Siddharta, “Dengarkan benar suara sungai itu. Dalam suara sungai itu ada banyak suara, suara raja, suara para pejuang di medan laga, suara banteng liar, suara burung hantu, suara wanita kesakitan karena mau melahirkan, suara mereka yang mengeluhkan penderitaan, dan masih beribu suara lagi”.

Namun di balik beribu suara itu, hanya ada satu suara yang harus kamu katakan dalam kata-kata. Dan kata Siddharta, “Kamu dapat mendengar suara itu, jika kamu membebaskan diri dari segala bayanganmu, dari kenangan masa lalu, dan dari impian masa depan. Kamu harus berada dalam hidupmu yang sekarang. Di sanalah kamu mengerti, suara satu-satunya manakah yang harus kamu dengarkan, ikuti, kemudian katakan.”

Hari ini di Universitas Indonesia memang bagaikan sungai yang mengalir dengan pelbagai suara. Mahasiswa baru mendengar semua suara itu. Suara itu adalah suara orang tua mereka yang mengantarkan mereka ke batas mereka boleh diantarkan. Suara itu adalah suara senior mereka yang menggaung-gaungkan Pekik UI dan Hidup Mahasiswa serta beberapa lagu perjuangan dan aksi lainnya. Suara itu adalah suara senior mereka di fakultas yang mengajak briefing dan segala pernak-pernik lainnya tentang kehidupan kampus. Suara itu adalah suara rekan-rekan mahasiswa lama yang memperkenalkan unit kegiatan mereka. Suara itu adalah suara para rekan sesama mahasiswa baru yang antusias dan bertanya-tanya suara mana yang harus didengar ?

Di tengah hiruk pikik itu, di telinga Mahasiswa Baru terngiang-ngiang pula suara untuk berharap tahun depan berganti pilihan artinya tidak lagi di jurusan atau program studi yang mereka ikuti saat ini. Belum suara-suara yang menyatakan bahwa biaya Semesteran di UI masih terlalu mahal. Lalu, ada suara-suara yang mengajak pada suatu tradisi yang berakar dan mengakar yang bisa jadi tradisi itu belum tentu baik.

Tetapi, sama seperti kata Siddharta bahwa hanya ada satu suara yang harus didengarkan dan diikuti para mahasiswa kemudian para mahasiswa baru silahkan katakan kata-kata tersebut…

Depok, 18 Agustus 2009

3 thoughts on “Suara-Suara di Universitas Indonesia”

Leave a Comment

error: This content is protected by the DMCA