Kamu Sulit Menabung? Ini Cara Menabung Unik yang Harus Kita Coba

Diakui, menabung bukanlah hal yang mudah bagi anak kuliahan, apalagi kalo kamu ngekost. Boro-boro mau nabung, belum akhir bulan kadang perut kudu bersahabat sama indomie terus. Hikz… Belum lagi godaan orang menabung itu gede. Udah capek-capek nabung berbulan-bulan eh, duitnya bisa abis dalam satu hari.

Setiap orang memang punya cara tersendiri dalam menabung. Ada yang meletakkan tabungannya di rekening khusus, jenis rekening yang digunakan biasanya rekening yang bakal ribet deh kalo kamu mau ngambil tuh duit tabungan. Kedua dengan cara yang lebih konvesional, yaitu menabung sisa uang di celengan. Yup, emang butuh waktu yang lama sih kalau mau nabung dicelengan tapi lumayan kan hasilnya nanti?

Namun, kalau kamu ingin mencoba cara menabung yang tidak biasa dan menyenangkan. Bergabunglah menjadi salah satu pejuang 20.000.

Gimana caranya?

1. Siapkan sebuah celengan atau jar yang transparan. usahakan celengan atau jar tersebut tidak mudah dibuka.
2. Kenapa harus yang nggak mudah dibuka? Suapaya kamu nggak tergoda nguntitin duit yang ada di celengan.
3. Kenapa juga harus transparan? Supaya kamu semakin berhasrat menabung saat melihat lembaran duit yang makin banyak.

Setelah kamu menyiapkan hal-hal diatas. Mulai hari ini setiap nemuin si ijo, duit Rp 20.000 di dompet WAJIB hukumnya kamu masukkan ke celengan. Misalkan saat kamu belanja, kemudian menerima kembalian duit 3 lembar 20.000. Nah! semua duit 20.000 itu WAJIB masuk dalam celengan. Pokonya setiap ada duit 20.000 itu adalah HAKnya celengan 🙂

2
Menabunglah seolah kamu bakal married taun depan ^^
3
Supaya nggak tergoda bisikan setan buat make tuh duit, boleh juga ikutin cara ni cewek. Tiap pecah celengan langsung masukin rekening.

Terus ntar duitnya buat apa?

Duit ini kamu kumpulin sampai kamu benar-benar bebas finansial. Duit ini juga bisa kamu pake untuk membiayai hidup saat nanti sudah tidak bekerja. Atau kalau kamu merasa sudah bosan menjadi karyawan nantinya duit ini bisa kamu jadikan sebagai investasi usaha.

Kenapa sih harus 20.000, kenapa nggak 50.000 atau 100.000? Udah ah… nggak usah banyak tanya. Coba aja lakuin, pasti ntar bakal nemuin jawabannya sendiri 🙂

Beberapa suka duka yang dialami oleh para pejuang 20.000 antara lain ketika tanggal tua semakin dekat, duit makin ngepas, dan dompet udah tipis. Saat mereka menerima kembalian berupa duit 20.000 ada keinginan besar untuk kembali memasukkannya dalam dompet bukan kecelengan. Kan duit segitu masih bisa buat beli makan, pulsa, dan lain-lain. pada akhirnya mereka ada yang tetap memasukkan dalam celengan tetapi ada juga yang menyerah pada keadaan.

1
Kalau setiap celengan pecah dapet 3 juta, 3 celengan pecah aja udah 9 juta. Lumayan kan buat modal usaha kecil-kecilan?

Memang menabung dengan cara seperti ini menyenangkan, tetapi juga butuh banyak perjuangan. Terutama berjuang melawan keborosan, ketidakdisiplinan, dan konsisitensi dengan diri sendiri. Jika kamu memutuskan untuk bergabung menjadi pejuang 20.000 follow deh @Hanya20Ribu. Di sana nantinya kamu akan mendapat banyak teman seperjuangan dan juga memotivasi diri untuk semakin giat mengumpulkan si hijau.

Adakah dari kamu yang sudah menjadi pejuang 20.000? Yuk, share pengalaman kamu di kolom komentar 🙂

Image (c) galleryhip.com

yang Muda yang Berprestasi: Dosen-dosen Muda Terbaik dari FISIP UI

Sering merasa nggak nyambung sama dosen di kelas, karena hidup ‘beda zaman’ sama mereka? Sering merasa dosenmu kuno dan nggak paham pembahasan para mahasiswanya?

Hal seperti ini jarang dirasakan oleh anak-anak FISIP, karena FISIP dipenuhi sama dosen-dosen muda yang seru dan menghidupkan suasana kampus. Namun, apakah cukup belajar di kelas yang asyik? Bukankah dosen yang masih muda biasanya kurang berpengalaman dan nggak berwibawa? Coba kenalan dulu sama tiga dosen FISIP UI ini, untuk membuktikan bahwa usia nggak menentukan kompetensi!

Baca Selengkapnya

Akankah Kita Diam? | Badan Kelengkapan MWA UI UM 2014

Akankah Kita Diam? | Badan Kelengkapan MWA UI UM 2014 Kisah sederhana dibalik gemerlap cahaya negeri Makara Kuning. Akankah kita diam? Follow http://www.twitter.com/mwauium Visit http://mwaum.ui.ac.id Badan Kelengkapan MWA UI Unsur Mahasiswa 2014 “Merajut Aspirasi, Wujudkan Solusi” ________________________________________­­___ … Baca Selengkapnya

Head Up and No Problem

Selamat malam teman-teman sivitas UI. Semoga dalam kondisi yang baik ya. Amin. Yap liburan panjang 3 bulan panjang mau ngapain yaaa? haha buat belum punya rencana pasti bingung ya tapi buat temen-temen mahasiswa yang udah … Baca Selengkapnya

Do Good Anyway

“Mendoakan orang lain itu kayak main karambol kak, kamu sentil cakramnya ke arah lawan juga akhirnya balik ke kamu.” – Ayah saya, di sebuah percakapan saat makan malam Selama ini apa sih bentuk berbagi dengan … Baca Selengkapnya

Belajar Cara Dewasa

Terkadang, kebiasaan-kebiasaan kurang baik seperti menunda-nunda pekerjaan, membuang-buang waktu, menganggap remeh, dan beragam kebiasaan kurang baik lainnya masih saja melekat dalam diri kita, meskipun sudah memasuki atmosfer perkuliahan. Berbagai alasan selalu diutarakan ketika mengalami masa-masa … Baca Selengkapnya

Tulisan Pertama

Buat  sebagian orang menulis itu menakutkan, tak terkecuali aku. Tenggelam dalam perasaan ragu dan rendah diri terus menyebabkanku enggan menulis, menulis apa pun. Entah menulis tugas, cerita pendek, novel, artikel atau esai. Selalu terbesit di … Baca Selengkapnya

The Teaching Value

Cuma pengen share, dari blog saya.. Semoga bermanfaat 🙂 _______________________________________________________________________________________ Kadang gw mikir, sebenernya pelajaran-pelajaran yang diajar guru kita di kelas itu ga terlalu penting. Toh pada kenyataannya kebanyakan pelajaran yang kita dapet di kelas … Baca Selengkapnya

Say What You Need To Say

There are always lessons behind every story. Guys, jangan pernah asal bicara tentang sesuatu. You’ll never know apa yang orang pikirkan tentang kita karena simply kita ngga bisa baca pikiran orang. Kita ngga akan pernah … Baca Selengkapnya