Teknik Metalurgi dan Material? Teknik Ngeramal Cuaca, ya?

Selamat pagi, civitas academica Universitas Indonesia! Hari ini cuacanya mendung ya, sesuai dengan ramalan cuaca yang disebutkan.

Eh! Ngomong-ngomong tentang ramalan cuaca, denger-denger ada jurusan di UI nih yang mempelajari tentang hal tersebut. Apa tuh? Metalurgi ya kalo ga salah? Bukan, atuh! Itu mah Meteorologi!

Iya, gue akui kalo Metalurgi dan Meteorologi emang mirip-mirip sebutannya, tapi ternyata mereka sangatlah berbeda. Yang satu mempelajari tentang logam, yang satu lagi mempelajari tentang atmosfer. Emang sih, metalurgi ini masih kurang terkenal di kalangan masyarakat awam, mepet-mepet masyarakat taunya kayak tadi, “Metalurgi itu yang ngeramal cuaca, ya?”

Nah, karena yang lebih sering disebut dan didenger adalah Meteorologi yang mempelajari tentang cuaca plus berhubung mirip juga sebutannya itu, maka yaudah mereka pada menganggap disamain aja dah.

Demi mencerdaskan kehidupan bangsa, kali ini anakui.com akan membahas tentang hal tersebut, karena penerapan ilmu metalurgi ini secara gak langsung ada deket banget loh di sekitar kita. Yuk mari!

BACA JUGA: Teknik Gak Sekadar Mesin dan Elektro, Yuk Kenal Lebih Jauh Tentang Teknik Industri

 

Jadi, Bedanya sama Meteorologi Apa, Dong?

Mahasiswa Teknik Metalurgi UI yang nantinya bakal belajar tentang logam dan material via immt-ftui
Mahasiswa Teknik Metalurgi UI yang nantinya bakal belajar tentang logam dan material via immt-ftui

Wah beda banget pokoknya. Metalurgi ini belajar logam dan tetek bengeknya, meteorologi belajar atmosfer dan tetek bengeknya pula. Oh iya, karena penulis berasal dari UI, maka dalam tulisan ini akan dipersempit jadi Teknik Metalurgi UI aja ya. Di UI itu sendiri, jurusan ini namanya bukan cuma Teknik Metalurgi doang, tapi Teknik Metalurgi dan Material. Kenapa kok ada material-materialnya ya? Sebelumnya, mari kita kupas dulu sebenernya metalurgi itu apa sih, dan material itu apa pula.

Metalurgi adalah bidang ilmu keteknikan yang membahas tentang proses pengolahan mineral (termasuk pengolahan batu bara), proses ekstraksi logam dan pembuatan paduan, hubungan perilaku sifat mekanik logam dengan strukturnya, proses penguatan logam serta fenomena-fenomena kegagalan dan degradasi logam.

Sedangkan Material adalah bidang ilmu keteknikan yang membahas tentang sifat-sifat bahan dan hubungan antara struktur bahan dan sifatnya serta mempelajari tentang desain berbagai jenis material (logam, plastik, keramik, komposit) untuk aplikasi tertentu.

Jadi dapat disimpulin kalo Teknik Metalurgi dan Material itu adalah ilmu yang mempelajari mengenai karakteristik, cara pengolahan, dan rekayasa logam dan material yang ada di sekitar kita. Selain itu, bidang studi ini juga berusaha mengembangkan dan meningkatkan karakteristik dari material—sejalan dengan pengetahuan tentang perilaku dari sifat-sifat material seperti kekuatan, ketangguhan, kekerasan, optik, ketahahanan korosi, dan lain-lain.

Gimana, bisa bayangin dong luas banget cakupannya? Apalagi di UI itu sendiri gak ada penjurusan lagi dalam jurusan ini. Jadi, otomatis kamu akan belajar dua-duanya, baik metalurgi maupun material, karena logam (metal) merupakan bagian dari material, jadi metalurgi dan material merupakan dua hal berkaitan yang sangat sulit untuk dipisahkan. Kalo kata orang-orang sih, “there is no engineering without materials.” Iya atau iya?

 

Passing Grade-nya Rendah ya? Kok Gue Jarang Denger?

Teknik Metalurgi dan Material baru ada 7 di Indonesia via immt-ftui
Teknik Metalurgi dan Material baru ada 7 di Indonesia via immt-ftui

Bukan passing grade-nya yang rendah, tapi kamunya aja yang kurang piknik. Kalo pun kamu tau passing grade-nya berapa, pasti langsung minder duluan deh (menghina). Gak deng. Kalo kamu jarang denger, mungkin karena Teknik Metalurgi dan Material ini baru ada 7 di Indonesia. Langka banget, kan? Kebayang gak tuh gimana eksklusifnya jurusan ini? Beberapa kampus penyedia jurusan Teknik Metalurgi dan Material antara lain:

  • Teknik Metalurgi dan Material Universitas Indonesia (UI)
  • Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • Teknik Material Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • Teknik Material dan Metalurgi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  • Teknik Metalurgi dan Material Institut Teknologi Sains Bandung (ITSB)
  • Teknik Metalurgi Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI)
  • Teknik Metalurgi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA)

Selain itu, semuanya terhimpun dalam Perhimpunan Mahasiswa Metalurgi dan Material se-Indonesia (PM3I) loh! Jadi akan seru banget tuh kalo temen-temen mau nambah relasi dan kenalan sama mahasiswa dari universitas maupun institut lain.

 

Belajar Apa Aja Sih?

Apa aja yang dipelajari dari teknik matalurgi via metallurgy.itb
Apa aja yang dipelajari dari teknik metalurgi? via metallurgy.itb

Sesuai namanya, kita mempelajari tentang logam dan material lain yang menyusun suatu bahan, kayak polimer, keramik, dan komposit. Buat kamu yang seneng banget sama kimia, apalagi proses pengolahan logam dan tabel periodik unsur-unsur di kelas 12 itu, cocok banget buat masuk sini karena kita akan memperdalam mengenai hal tersebut. Intinya kita akan mempelajari tentang pengembangan proses desain dan manufaktur material, termasuk proses ekstraksi dari alam hingga aplikasi material dalam kehidupan sehari-hari.

Kalo ditanya mata kuliahnya, di UI itu ada mata kuliah:

  • Kimia Dasar yang mempelajari tentang dasar-dasar kimia, sebagian besar ngingetin kamu sama Kimia yang udah dipelajarin di SMA.
  • Kimia Analitik yang kayak main tebak-tebakan, di sini kamu akan dituntun gimana sih caranya menganalisis ada unsur-unsur apa aja sih yang terdapat dalam suatu larutan yang sama sekali kita gak tau.
  • Termodinamika yang mempelajari tentang kemungkinan terjadinya suatu reaksi kimia beserta kesetimbangannya.
  • Kimia Polimer yang mempelajari struktur dan segala hal terkait dengan polimer.
  • Metalurgi Fisik yang mempelajari karakteristik dan sifat mekanis suatu material.
  • Pengolahan Mineral beserta Metalurgi Ekstraksi yang mempelajari gimana caranya mengolah bahan galian tambang menjadi barang setengah jadi sampai barang jadi, dan masih banyak lagi deh pokokoknya!

Gimana? Tertarik melihat mata kuliah mata kuliahnya? Tenang, jangan bilang gak mau masuk jurusan ini dulu kalo belum baca prospek kerjanya gimana!

 

Kalo Udah Gede Ngapain?

Setelah lulus, bakal ke mana? via immt-ftui
Setelah lulus, bakal ke mana? via immt-ftui

Kalo bahas prospek, sebenernya jurusan Teknik Metalurgi dan Material ini bisa di bidang pekerjaan apa aja, seperti jadi inspector atau process engineer/metallurgist. Menjadi inspector adalah salah satu pilihan yang tepat. Menginspeksi, mengecek mesin, memastikan proses berjalan dan alat dalam kondisi yang standar adalah sebagian aktivitas di perusahaan. Pilih aja sesuka hati kamu, bisa jadi Corrosion Inspector, Welding Inspector, atau Failure Analyser. Kalo jadi Metallurgist, kamu akan kerja di dunia pertambangan, khususnya mineral logam. Nanti kamu yang akan menentukan parameter operasi untuk memastikan reaksi pengambilan material berharga dari pengotor berjalan dengan maksimum serta melakukan proses pemurnian logam.

Kalo ditanya bisa kerja di mana aja, nih banyak banget loh ya!

  1. Bidang Industri Pertambangan (PT Freeport Indonesia, PT. Aneka Tambang, PT Timah, PT Newmont Nusa Tenggara, Industri Semen, Pengolahan Mineral Bahan Keramik dan Bahan Reraktori).
  2. Bidang Industri Ekstraksi dan Peleburan Logam (PT INCO, PT Aneka Tambang, PT Timah, PT Inalum, PT. Krakatau Steel, dll).
  3. Bidang Industri Manufaktur (Industri Pengecoran Logam, Industri Otomotif, Pesawat Terbang, Kereta Api, Perkapalan, Industri Pembuatan Mesin dan Komponen).
  4. Bidang Oil and Gas (sebagai Corrosion Engineers, Pipeline Risk & Assesment, dan Metallurgical Failure Analyst).
  5. Bidang Penelitian, Akademisi, dan Pemerintahan.

Nah, banyak banget kan? Yup! Hal ini dikarenakan seorang Metallurgy and Materials Engineer mengerti dan menguasai sifat dan cara pembuatan material yang ditemui sehari-hari. Mulai dari badan dan mesin mobil, badan pesawat, plastik kemasan, alat komunikasi, keramik insulator, filament x-ray yang terbuat dari metallic powder hingga material tercanggih yang ada saat ini seperti titanium dan fiber composites yang digunakan pada pesawat luar angkasa, ginjal buatan, body implants dan superkonduktor, itu semua merupakan gambaran pengembangan material dan teknik manufakturnya.

Dengan pengetahuan dasar tetang sifat-sifat material maka penemuan dan pengembangan material-material baru beserta produk-produknya akan meningkatkan kemampuan dari material yang telah ada menuju material yang lebih kuat, aman, dan tahan lama. Hal inilah yang menyebabkan kebutuhan tenaga insinyur metalurgi dan material terus meningkat seiring dengan makin meningkatnya tuntutan kebutuhan hidup manusia pada umumnya, pada lapangan pekerjaan yang sangat luas dan beragam

Akan tetapi, jangan milih jurusan apa pun karena prospek kerja semata, ya. Bisa sih kamu memilih jurusan ini karena prospek kerja, tapi jangan jadiin motivasi utama kamu. Bagus kalo kamu emang tertarik dengan jurusan ini karena passion kamu banget, tapi kalo setengah-setengah dan cuma tertarik sama prospek kerja… coba dipikir ulang deh. Kuliah itu gak main-main, banyak yang membutuhkan kesungguhan niat dari dalam diri kamu. Kuliah itu bukan cuma masalah nanti pas udah kerja dapet uangnya gimana dan berapa besar karena persaingan di luar sana keras banget loh, dapet kerja pasti butuh perjuangan dan self-quality yang baik.

Nah, daripada nanti kamu nyerah di tengah jalan dan gak kuat survive, mending kamu ambil jurusan kuliah yang kamu banget tanpa mengkhawatirkan mengenai nanti kerja di mana tapi kamu enjoy jalanin kuliahnya! Intinya jangan jadikan prospek kerja itu tujuan utama, tapi cukup sebagai motivasi pendukung aja. Penulis sendiri aja bingung kenapa dulu milih jurusan ini, tapi ya nikmatin aja.

 

Kehidupan Perkuliahannya Keras Gak?

Gak cuma kuliah, kamu juga bisa mengembangkan diri lewat organisasi yang ada via immt-ftui
Gak cuma kuliah, kamu juga bisa mengembangkan diri lewat organisasi yang ada via immt-ftui

Ya elah, Bro, masuk sini aja belom tentu, udah nanya perkuliahannya keras apa engga aja. Kalo ditanya keras apa engga, coba bayangkan sendiri aja. Jurusan Teknik Metalurgi dan Material masuk ke dalam Fakultas Teknik yang kamu tahu sendiri isu-isunya kayak gimana. Ya, jangan jadi penghalang kamu kalo ingin sekali masuk jurusan ini, masa gitu aja udah ciut. Hehehehe.

For your information aja, Teknik Metalurgi dan Material UI yang terkenal dengan warna hijaunya ini juga memiliki wadah buat kamu semua yang tertarik di bidang organisasi maupun keilmiahan loh! Pas banget buat kamu yang gak mau cuma kuliah doang tapi sekaligus mengembangkan diri. Ada Ikatan Mahasiswa Teknik Metalurgi dan Material (IMMt FTUI), National Associaton of Corrosion Engineers SC-UI (NACE SC-UI), dan Nanomaterials Science and Engineering Research Society FTUI (NANO FTUI). Pastinya wadah-wadah tersebut akan membantu kamu untuk menjadi individu yang gak cuma baik dalam hal akademik, tapi juga dalam hal manajemen waktu kamu. Secara ya, kuliah kan beda banget sama SMA, harus memiliki manajemen waktu yang baik.

Balik lagi, akan sekeras apa sih emang? Udah gak zaman kali diskriminasi antar angkatan. Paling kalo ada orang-orang yang bilang kuliah teknik itu keras, itu maksudnya keras sama tugas-tugas dan praktikum, kok!

Yak kira-kira begitulah review singkat mengenai jurusan Teknik Metalurgi dan Material, semoga tulisan ini membuka pikiran siapa pun yang baca kalo metalurgi itu bukan ilmu yang ngeramal cuaca-cuaca gitu, ya!

9 Jenis Anak Teknik Berdasarkan Tempat Tongkrongannya (Bag. 2 – habis)

Apa kabar, Civitas Academica Universitas Indonesia? Di sela-sela hiruk-pikuk Ujian Tidak Serius dan long weekend ini, saya hadir kembali menambah penat di kepala Anda. Kali ini gue akan membahas tentang jenis-jenis anak teknik, pastinya di FTUI, berdasarkan tempat tongkrongannya—karena setiap departemen maupun jurusan pasti punya ciri khasnya masing-masing.

Buat anak teknik atau anak-anak fakultas lain yang penasaran, mau meng-iya-banget-kan, atau bahkan meng-yaelah-apabanget-kan artikel ini, yuk ga usah basa-basi lagi; sok atuh dibaca!

Ini bagian kedua. Baca bagian pertama dari tulisan ini: 9 Jenis Anak Teknik Berdasarkan Tempat Tongkrongannya

 

4. Anak Gazeb//Kanopi

Gazebo Teknik UI

Ada yang menyebutnya Gazebo, ada yang menyebutnya Kanopi. Terserah mau nyebut apa, yang penting fungsinya sama; buat duduk-duduk ngobrol-ngobrol, belajar bareng, atau ngerjain tugas. Kanopi atau Gazebo yang paling terlihat oleh khalayak ramai adalah kanopi Teknik Metalurgi dan Material, Teknik Kimia, dan Teknik Mesin. Ketiga kanopi ini letaknya berdekatan dan jika dilihat dari ketinggian 1000 kaki akan terlihat seperti membentuk rasi bintang tertentu dan membentuk sudut-sudut geometrik yang sangat aduhai. Ga deng boong.

Kalo diperhatikan dengan teliti dan saksama, Kanopi atau Gazeb yang paling ramai dan tidak pernah kesepian pengunjung adalah Gazeb Teknik Kimia. Di sana selalu ramai dengan mahasiswa-mahasiswa yang menghabiskan waktunya, entah untuk bercengkrama ataupun… belajar.

 

5. Anak Studio

1428123100945
Studio Teknik Arsitektur (Photo by Shaflian)

Wah tidak usah dipertanyakan lagi siapa yang menghuni tempat ini, sudah dipastikan adalah anak Arsitektur. Bayangkan, studio di lantai 6 gedung S ini merupakan satu-satunya ruangan di lantai tersebut. Penulis ga pernah masuk sih, cuma pernah sampe depannya doang dan bener-bener lyk a studio yang di mana-mana tercipta sebuah karya yang luar biasa. Studio ini bisa diibaratkan sebagai rumah kedua bagi mahasiswa-mahasiswi Arsitektur, karena mereka banyak menghabiskan waktu di sana bersama kelompoknya untuk membuat segala macam maket dan tugas yang diberikan. Katanya sih, semakin banyak mendekam dan menghabiskan waktu di studio, semakin sejati-lah mahasiswa Arsitektur tersebut. Gimana engga, 6-10 SKS berasa 144 SKS, brur.

 

6. Anak EC

DSCN3564
Engineering Center (sumber)

EC atau Engineering Center merupakan gedung yang cukup kekinian, didominasi oleh kaca, dan sangat syuting-able. Lokasinya berdekatan dengan FE dan Jembatan Teksas. EC ini adalah tempat dimana anak-anak Program internasional mengenyam bangku kuliah, otomatis pasti kebanyakan dari mereka nongkrong di sana. Fasilitasnya juga cukup lengkap yakni terdiri atas parkiran yang sangat luas, pintu yang dapat terbuka otomatis, segala jenis ATM dan Bank Bukopin, lift, serta 2nd Bite. Sayang saja terdapat inkonsistensi antara lantai yang ditunjuk oleh lift dengan lantai yang sebenarnya huehehe.

 

7. Anak Rotunda

1428118335989
Rotunda FTUI (Photo by Amel)

Sebenernya penulis sendiri masih bertanya-tanya apakah definisi dari seonggok Rotunda. Saat melihat ke Rotunda UI, di sana yang dominan adalah lapangan luasnya. Apabila menengok ke Rotunda Teknik, maka yang terlihat adalah meja besar melingkar dengan kursi-kursinya yang juga demikian. Ada juga panggung super besar yang bernama Rotunda Tekkim, bisa dipake personil TJK48 buat manggung di FT. Rotunda ini besar sekali pemirsah dan biasa dipake anak Tekkim buat ngumpul-ngumpul ataupun kalo ada gathering gitu, heboh dan keren deh pokoknya.

Dan yang masih menjadi misteri serta hidden place adalah kafe di bawah Rotunda Tekkim itu. Ternyata kafe itu telah ditutup dan sekarang dijadikan gudang… Huh rupa-rupanya Teknik benar-benar tidak memiliki tempat yang sederajat dengan ah, Coffe Toffee, maupun Yoshinoya. Ga deng becanda, don’t expect too much.

 

8. Anak Selasar

1428070792152
Selasar Departemen Teknik Elektro (Photo by Aiyuni)

Selasar a.k.a ruang yang berfungsi untuk sirkulasi barang dan manusia serta sering mengalami reproduksi ruang merupakan tempat nongkrong yang pw dan asik karena kamu bisa selonjoran dan sender-senderan sesuka hati. Selasar yang selalu terlihat ramai dan heboh adalah Selasar (lagi-lagi) Teknik Arsitektur. Selasar ini akan selalu ramai, silahkan diperhatikan apabila teman-teman melakukan migrasi saat jam makan siang dari Lobby S menuju Kantek.

Selain Teknik Arsitektur, anak selasar ini juga dijuarai oleh Teknik Elektro. Jika dilihat-lihat, selalu ada mahasiswa yang bertengger di selasar ini, entah sekedar bermain laptop ataupun bercengkrama dan rapat kecil-kecilan. Mungkin karena selasar Teknik Elektro sangat nyaman dan departemennya berlokasi di paling depan FTUI (?)

 

9. Anak Jurang

Aku pun tidak mengerti mengapa poin terakhir ini sangat absurd dan agak sedikit beda dari yang lain. Sejujurnya poin ini cuma buat mengganjilkan jumlah poinnya, karena Tuhan itu satu dan satu itu ganjil. Gue sendiri pun ga tau letak jurangnya dan mengapa orang-orang menyebut lokasi ini adalah jurang. Tempat ini dipenuhi dengan mobil-mobil yang berparkir, berdekatan dengan Pusgiwa UI, belakang Stadion, dan deket juga sama Departemen teknik Metalurgi dan Material serta Teknik Industri.

Oh iya, kalo ada penunjuk jalan di deket Vokasi yang bertuliskan Laboratorium Teknik Metalurgi dan Material, itu sebenarnya mengarah ke jurang yang dimaksud. Penulis sendiri yang merupakan mahasiswa jurusan tersebut masih belum mengerti mengapa laboratorium kita dibikin penunjuk sendiri padahal laboratorium tersebut tidak terpisah dari FT dan tidak sebesar yang Anda pikirkan, kawan-kawan… Cuma emang ada gedung yang baru dibangun sih.

 ***

Udah, jadi segitu aja jenis-jenis anak teknik menurut tempat tongkrongannya. Sebenernya ga bisa distereotype-kan dan digeneralisasi juga sih pernyataan-pernyataan ini, ga berlaku mutlak juga, cuma karena emang dominan dan ciri khas banget, maka terjadilah. Buat seru-seruan aja kok teman-teman, no offense. Meskipun tempat main kita beda-beda, kita tetep anak papa mama membaur serta senantiasa menciptakan solid teknik, kok. Ea. Bagi temen-temen yang mau nambahin silahkan komentar aja, gratis kok! Selamat menikmati UTS semua!

9 Jenis Anak Teknik Berdasarkan Tempat Tongkrongannya (Bag. 1)

Apa kabar, Civitas Academica Universitas Indonesia? Di sela-sela hiruk-pikuk Ujian Tidak Serius dan long weekend ini, saya hadir kembali menambah penat di kepala Anda. Kali ini gue akan membahas tentang jenis-jenis anak teknik, pastinya di FTUI, berdasarkan tempat tongkrongannya—karena setiap departemen maupun jurusan pasti punya ciri khasnya masing-masing.

Buat anak teknik atau anak-anak fakultas lain yang penasaran, mau meng-iya-banget-kan, atau bahkan meng-yaelah-apabanget-kan artikel ini, yuk ga usah basa-basi lagi; sok atuh dibaca!

Bagian kedua dari tulisan ini bersambung besok lusa. Subscribe lewat email ya supaya tidak ketinggalan updatenya!

1. Anak Kantek

90705785
Kantek (sumber)

Kantin Teknik atau biasa familiar disebut Kantek merupakan tempat favorit bagi anak-anak teknik yang suka nongkrong-nongkrong ataupun sekedar melepas rasa lapar. Tau ga sih, secara ga sadar dan ga disengaja, ternyata kantin teknik ini terbagi-bagi menjadi zona-zona tersendiri, tempat di mana mahasiswa-mahasiswa dari jurusan tertentu biasa ngumpul. Ada apa aja tuh?

Kantek Dalam

1424131958910
Photo by Melissa

Jadi secara garis besar Kantek itu dibagi jadi dua, ada Kantek Luar dan Kantek Dalam. Kantek yang di dalam, ya namanya Kantek Dalam. Ets, Kantek Dalam dibagi lagi jadi dua lagi, ada Zotam (Zona Hitam) dan Zona Sipil.

Zotam (Zona Hitam)

Zona Hitam ini terletak di Kantek Dalam yang letaknya deket sama Lapangan Teknik (Laptek), biasanya dihuni sama anak-anak Teknik Mesin.

Zona Sipil

Nha, kalo yang ini dari namanya aja udah jelas, pastilah dihuni sama anak-anak Teknik Sipil. Kalo tadi Zotam letaknya di deket Laptek, Zona Sipil ini letaknya deket sama Taman Teknik (Tamtek).

Zotam dan Zona Sipil ini ga literally kepisah kok, cuma dibagi aja jadi sebelah kiri dan sebelah kanan, dan keduanya dipisahin sama jalan buat orang-orang lewat di mana ketika kamu melewati jalan tersebut kamu merasa berjalan di tengah lorong yang hampa dan berasa seperti Miss Universe, semua mata tertuju padamu sembari diiringi lagu You Rise Me Up. Oh iya, jadi Kantek Dalam ini juga sering dipake buat acara-acara gitu karena emang tempatnya luas dan pas banget buat dibikin panggung kecil-kecilan. Juga di tempat inilah aspirasi-aspirasi dan diskusi-diskusi yang dirindukan mahasiswa, khususnya mahasiswa teknik terjadi.

Zona Hijau a.k.a Zona Ganteng

1428113028115
Zona Hijau (Photo by Amel)

Zona Hijau atau Zona Ganteng (Zogan) ini terletak di luar, sebelah pojok Kantek, sebelahan sama Musholla Teknik (Mustek). Zogan ini merupakan tempat yang sering banget dipake nongkrong anak-anak Teknik Metalurgi dan Material, saking seringnya sampe punya location sendiri di Path. Dinamakan Zona Hijau mungkin karena memang wilayah tersebut didominasi oleh nuansa hijau, tetapi entah bagaimana asal-usulnya bisa tercipta zona yang disebut dengan ganteng. Kalo diperhatiin dan kalo kamu coba berdiam diri di Kantek sampe larut malam sekitar jam 11-12an, sudah dapat dipastikan bahwa di Zogan ini masih terdapat manusia yang beraktivitas. Jadi, kalo kamu ke Kantek jam 11-12 malem dan masih menemukan orang di Kantek, sapa aja dia, siapa tau bisa ngelelehin hati kamu. Kalo ngga, ya lambaikan tangan aja ke kamera.

Kantek Pink

Namanya lucu banget ga sih? Yup, kebayang dong yang biasa nongkrong di situ pasti lucu-lucu cantik gitu seperti bidadari jatuh dari surga dihadapanku ea ea ea? Ihiy, Zona Pink ini paling banyak dihuni oleh bidadari-bidadari Teknik dan juga zona yang gabungannya paling banyak, yaitu Teknik Arsitektur, Teknik Industri, dan Program Internasional. Duh, kebayang dong gimana classynya ini Zona? Entah sengaja atupun tidak, hanya di zona ini yang terdapat wastafelnya, mungkin memang karena yang sering makan di sini orang-orang yang super bersih dan higienis yha, ga tau juga sih tapi ini adalah sebuah kebetulan. Kantek Pink ini letaknya di luar juga, di deket Lapangan BP3, dan di samping Zona Ganteng.

Kantek Atas

1428118300344
Kantek Atas (Photo by Amel)

Sekarang kita naik satu tingkat yuk! Di tingkat kedua atau di tingkat atas Kantek ini, isu-isunya merupakan tempatnya mahasiswa-mahasiswa berprestasi ataupun yang gemar belajar bersarang. Entahlah penulis pun tidak mengerti akan kevalidan isu tersebut, tapi penulis sendiri pernah nyobain belajar di Kantek Atas dan emang tempatnya pw banget; luas, kursinya banyak, damai, dan banyak angin sepoi-sepoinya gitu deh. Emang cocok sih buat belajar sambil ngemil-ngemil atau makan besar. Kantek atas ini biasanya dihuni sama anak-anak dari Teknik Elektro dan Teknik Kimia.

 

2. Anak Tamtek

progres-desfur-10-638
Taman Teknik (sumber)

Yup, teknik juga punya taman loh teman-teman, namanya Taman Teknik (Tamtek). Jangan berpikiran bahwa Taman Teknik ini ditumbuhi rerumputan bunga-bunga dan diterbangi kupu-kupu ya, malahan Taman Teknik ini ditumbuhi sesuatu yang sangat eksotis; bola kristal, entah mengapa bola kristal bisa tumbuh di taman. Btw sepertinya semua tempat yang ada di teknik disingkat dan berakhiran …tek. Nevermind.

Taman Teknik ini tempatnya enak banget buat kumpul-kumpul atau sekedar ketemuan sama temen, karena tempat duduknya banyak. Biasanya, di Taman Teknik ini bertebaran sama anak-anak dari Teknik Sipil, mungkin karena zona mereka letaknya deket sama Tamtek jadi sekalian aja gitu tumpeh-tumpeh ke Tamtek… Di sekitar Tamtek juga banyak tempat-tempat legendaris dan bersejarah dalam kehidupan akademik yaitu fotocopy Savin, satu fotocopy punya koperasi, dan satu lagi yang deket Savin yang kukira sama ternyata berbeda.

 

3. Anak Lobby K

Ini adalah tempat di mana kamu akan menjadi makhluk primitif seketika karena tidak mendapatkan sinyal seluler. Ga deng ga separah itu, but mostly. Awal-awal pasti kamu akan bingung karena tempat ini mempunyai empat pintu yang akan membawamu ke tempat yang misterius serta belum pernah dikunjungi sebelumnya. Tadinya mau ke Kantek, eh kok salah jalan malah melipir ke Haltek. Yha…

Loh kok adi ngelantur gini. Jadi kalo kamu ke Lobby K entah pagi ataupun malam pasti kamu akan menemukan anak-anak mahasiswa Arsitektur yang sedang sibuk memegang sketchbook ataupun alat warna ataupun maket dan sebagainya yang membuat kamu berpikir dan bertanya-tanya, “itu kalo gue ambil sebagian kecilnya atau gue goyangin dikit pake dribble, rusak ga ya? dia bakal marah nangis-nangis darah ga ya?…

***

Bagian kedua dari tulisan ini bersambung besok lusa. Subscribe lewat email ya supaya tidak ketinggalan updatenya!

error: This content is protected by the DMCA