Tim Efektif dan Tidak Efektif


0

Tulisan di bawah ini spesifik untuk tim kompetisi, bukan organisasi kampus.

Karena jadwal kuliah yang tidak padat, baru-baru ini saya mendapatkan pengalaman berharga untuk bisa bergabung di dua tim yang berbeda. Keduanya berkompetisi di waktu yang hampir bersamaan, sama-sama membuat perencanaan,  jarak deadline berbeda dua hari, dengan jumlah anggota yang hampir sama juga.

Tim pertama bekerja dengan sangat efektif, kami menciptakan karya yang menurut saya bagus luar biasa dan berhasil masuk final (update: Kami akhirnya menjadi juara satu dalam kompetisi itu). Tim kedua sebaliknya, hingga deadline berakhir, karya yang kami buat tidak selesai, setengah jadi, sehingga akhirnya kami batal mengikuti kompetisi itu.

Saya belajar banyak dengan mencari tahu apa yang membuat tim pertama efektif dan tim kedua menjadi tidak efektif.

Komitmen

Waktu adalah hal yang paling berharga. Selain kompetisi, masing-masing anggota pasti memiliki kesibukan lain, seperti kuliah atau organisasi, atau bahkan sedang mengikuti kompetisi lainnya. Seringkali saya menghadapi saat di mana menentukan jadwal bertemu lebih lama dibanding pertemuannya itu sendiri. Namun itu tidak masalah selama semua anggota tim menghargai waktu.

Tim yang efektif berisi anggota yang semuanya memiliki rela menyediakan banyak waktu untuk tim. Penting untuk mempertimbangkan berapa banyak waktu yang bisa kita berikan ketika kita hendak memutuskan untuk bergabung dengan sebuah tim. Penting pula untuk mengetahui seberapa banyak waktu yang bisa teman kita berikan sebelum menerima dia menjadi anggota tim.

Lebih dari itu, anggota tim juga harus menghargai waktu yang telah diberikan anggota lainnya, terutama dalam hal ketepatan waktu dan pemenuhan janji. Tim yang tidak efektif biasanya memiliki anggota yang secara konsisten datang terlambat tanpa alasan yang jelas, atau lebih parah, membatalkan janji secara tiba-tiba.

Memilih anggota tim hanya karena dia pintar bukanlah sesuatu yang tepat. Menurut saya, orang pintar yang tidak punya komitmen soal waktu justru malah akan menjadi anggota yang paling tidak berguna dan menghancurkan moral tim.

Kemampuan
Semua anggota tim idealnya memiliki kemampuan yang relatif sama di bidangnya masing-masing.

Kemampuan paling mudah diukur melalui prestasi. Pilih tim yang prestasinya relatif sama. Bila ingin satu tim dengan orang yang berprestasi, jadilah orang yang berprestasi terlebih dahulu. Jika ada satu orang yang kemampuannya jauh di atas yang lain, maka ia cenderung mendominasi dan akan menghancurkan kekompakan tim.

Tetapi tentu, kemampuan sebenarnya bisa diukur dari mana saja, mulai dari pengalaman organisasi, kemampuan teknikal (misalnya desain, akuntansi, programming dll), atau dari sekedar performa di kelas.

Kemampuan yang relatif sama juga menimbulkan sifat saling percaya. Tim menjadi lebih efektif ketika anggotanya fokus menyelesaikan tugas masing-masing alih-alih berusaha ikut campur mengatur-atur dan mengawasi tugas yang lain, kecuali kalau memang tugas itu membutuhkan kerjasama dari seluruh anggota tim.

Tanpa Pemimpin
Tim yang efektif tidak memerlukan pemimpin. Jabatan pemimpin mungkin tetap ada, tetapi hanya berperan sebagai perwakilan, bukan sebagai manajer yang mengatur jalannya tim.

Anggota sebuah tim yang efektif memiliki sifat saling percaya dan mau menerima masukan dari tim lainnya, serta berusaha untuk tidak mendominasi atau memaksakan idenya.

Tim untuk kompetisi berbeda dengan organisasi. Tim kompetisi sebaiknya tidak memiliki hierarki. Pada dasarnya, sebagai sesama mahasiswa, anggota tim sudah seharusnya sederajat. Ketika ada satu orang yang berusaha mendominasi dan berada di atas, kekompakan tim akan hancur.

Hal lain yang menjadi alasan tidak diperlukannya pemimpin adalah karena tim efektif memiliki anggota proaktif yang bisa mengatur dirinya sendiri, baik dalam hal waktu maupun cara paling efektif dan efesien untuk mengerjakan tugasnya.

Summing up

Tim akan efektif bila:

  1. Anggota tim punya komitmen soal waktu
  2. Kemampuan relatif setara
  3. Tidak ada dominasi dari satu atau beberapa anggota

Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Ricky Setiawan
A mixture of marketing, art, the web, and caffe latte. Hardcore fan of remarkable stuffs.

0 Comments

Leave a Reply