Berangkat dari sabda yang pernah mahsyur, “Libur telah tiba, libur telah tiba. Hatiku gembira” (Tasya, 2000), tak terasa, kita telah memasuki masa liburan. Artinya, bikun jadi tambah jarang, tempat makan sekitar kos jadi lengang, saingan buat ngewarnet di kebun apel perpusat pun makin berkurang.

Tapi, percayalah bahwa kampus kita tetap bakal ramai dihuni berbagai insan, mulai dari pejuang wisuda ganjil, mahasiswa fakir kuota, bahkan orang-orang luar yang khusus datang ke kampus kita dengan tujuan…… syuting.

Ya, seperti sudah menjadi rahasia bersama, menyambut Sabtu sore yang gembira, kali ini kami bakal membuat countdown list tujuh lokasi ter-syuting-able di kampus UI! Here we go, again!

 

advertisement

7. Taman Lingkar

DSCN0001

Chart kali ini dibuka dengan taman lingkar yang berada di halaman perpusat menghadap danau. Ruang terbuka yang memiliki banyak undakan ini selain dimanfaatkan civitas buat rapat, sering juga digunakan buat aktivitas rekam-merekam, mulai dari bikin video angkatan, profil BPH baru, bahkan diam-diam beberapa tahun yang lalu pernah dipakai lokasi lalala-yeyeye DahSyat-nya Weekend dan ditayangin secara live ke seluruh penjuru Indonesia.

 

6. Dermaga Rektorat

DSCN0008

Tak jauh dari Tamling, dermaga rektorat didaulat menjadi tempat syuting-able berikutnya. Ketimbang lima danau lain yang ada di kampus, mungkin Situ Kenanga adalah danau yang paling bikin ngantuk–dengan catatan bunyi tung-tung-tung dari perlintasan kereta diabaikan. Selain karena faktor angin dan tanah rumputnya yang tertanam dengan baik, kehadiran dermaga dan kapal Jinni Oh Jinni di pinggiran pun membuat danau ini jadi makin romantis. Tempat ini cocok buat video dengan konsep tokoh utama duduk menyendiri di tepi dermaga, kemudian disorot dari belakang diiringi senandung Wo Ming Pai –soundtrack dramanya Jerry Yan, Barbie Hsu, dan kawan-kawannya dulu.

 

advertisement

5. Hutan Kota

DSCN0021

Salah satu yang membuat UI gampang dikenali jika dilihat dari GoogleMaps adalah keberadaan hutan kotanya. Ya, selain diperuntukkan sebagai paru-paru Depok serta wahana rekreasi bagi pasangan yang biasanya motornya ditinggal dan pemiliknya entah ke mana, hutan yang membentang dari FT hingga asrama ini potensial untuk dijadikan tempat pengambilan gambar, terlebih di dalamnya terdapat banyak trek yang bisa ditelusuri sembari uji nyali. Sebut saja, adegan bersembunyi dari kejaran polisi, bikin sinema laga Angling Dharma, atau sekadar melakukan reka ulang pelariannya Saddam dan Sherina.

 

4. Kolam Makara

DSCN0028

Memiliki lansekap yang indah ditambah bangku-bangku taman membuat Kolam Makara yang terletak di FE menjadi salah satu tempat yang sering dipakai buat syuting, sebut saja beberapa judul FTV pagi bahkan film 5 senti. Ya, komposisi bunga, gemericik air, dan jalan setapak dari berbagai penjuru membuat tempat ini sangat cocok dijadikan lokasi adegan sang cowok ke-gep sama pacarnya lagi jalan dengan cewek lain, lantas mengejar-ngejar sambil teriak “Sayang dengerin aku dulu” diiringi lantunan lagu Yovie & Nuno.

 

3. Pusat Studi Jepang

DSCN0017

Dari FE, tempat yang paling pas buat melanjutkan drama picisan sebelumnya adalah Pusat Studi Jepang FIB. Masih dengan musik yang sama, setelah lari dari kejaran cowoknya yang selingkuh, biasanya si cewek bakal pergi ke depan kampus sambil terus menepis gandengan tangan pacarnya, kemudian tanpa tedeng aling-aling masuk ke dalam taksi yang mendadak lewat di depan gerbang PSJ padahal nggak ada orang yang mesen. Itu ceritanya kampus apa Margo City, biarlah menjadi rahasia Ilahi.

 

2. Engineering Center

DSCN0032

Kalo kamu kebetulan lagi di FT, carilah bangunan biru yang beratap (ceritanya) panel surya raksasa dan hampir keseluruhan dindingnya kaca semua. Ya, selain menjadi tempat narik duit massal dan gedung perkuliahan bersama, Engineering Center telah menjadi TKP favorit bagi adegan anak pindahan sekolah yang dilabrak sama pentolan cheers karena berani-beraninya mendekati kapten basket atau ketua OSIS dalam berbagai judul FTV dan sinetron, salah satunya Go-Go Girls yang dimainkan oleh girlband 7icons, tak lupa dengan dialog andalannya “Eh anak baru, gausah sok kecakeppan deh lo!”

 

1. Jembatan Teksas

IMG_20141023_140909

Menempati peringkat pertama… tentu saja. Jembatan Teksas!

Entah mengapa, simbol lingga-yoni yang menghubungkan Teknik dan Sastra ini acapkali dijadikan photobooth raksasa oleh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari sekumpulan mahasiswa studi banding, sepasang kekasih yang hendak pre-wedding, cabe-cabean, bahkan yang paling epik: syuting video klip Cakra Khan.

Ya. Begitu lagu Harus Terpisah booming di pasaran, jumlah wisatawan yang mendatangi Teksas pun meningkat tajam. Sampai tulisan ini diturunkan, kita masih dapat dengan mudah mendapati anak-anak berseragam sekolah datang sambil mengeluarkan ponsel kameranya bersama-sama. Ya… mungkin mereka sedang membuat video cover Kuberlari Kauterdiam versi mereka.

***

 

Nah, demikianlah tujuh tempat di kampus yang paling direkomendasikan bagi yang sedang kebingungan menentukan latar tempat sesuai dengan naskah atau konsep yang kamu punya. Semoga, review ini bisa menginspirasi production house, pegiat film kampus, videogram-mer, bahkan para mahasiswa yang ingin mencoba peruntungan dengan cara seliweran di lokasi dengan harapan bakal direkrut sebagai figuran. Siapa yang tahu, kan, berawal dari bayaran nasi kotak, kamu-kamu bisa menjadi Nicsap dan Dian Sastro berikutnya?

Selamat liburan!

 

Pesan sponsor: Mau tahu peruntungan zodiakmu setahun ke depan berdasarkan metode penerawangan ampas rautan? Segera cek eksklusif hanya di Olla Ramalan 2015 berikut ini!



[reaction_buttons]