Fungsi Cakra Yang Harus Diketahui

anakui.com – fungsi Cakra, di satu sisi, seperti Skittles – mereka mewujudkan warna pelangi. Namun, sebelum Anda mulai menetapkan ROYGBIV dalam urutan menaik dari tujuh titik energi, penting untuk dipahami bahwa warna chakra unik untuk masing-masing dengan arti dan pengaruh yang berbeda pada kesejahteraan Anda.

Untuk lebih memahami dunia chakra, Anda harus membiasakan diri dengan beberapa hal yaitu Apa itu Chakra? Mengapa chakra berwarna? Apa warna chakra?

Ada fisiologi, psikologi, dan spiritualitas di balik warna chakra, dan memahami cara menggunakannya dapat memperkaya hidup Anda dengan cara yang tidak pernah Anda duga.

Berikut Fungsi Cakra

Ada tujuh cakra dalam tubuh manusia yang terletak di sepanjang tulang punggung dari pangkal hingga ubun-ubun.

  • Cakra Dasar: Muladhara
  • Cakra Sakral: Svadhisthana
  • Cakra Solar Plexus: Manipura
  • Cakra Jantung: Anahata
  • Chakra Tenggorokan: Vishuddha
  • Cakra Mata Ketiga: Ajna
  • Cakra Mahkota: Sahasrara

Istilah ‘chakra’, yang berarti ‘roda’ dalam bahasa Sanskerta, mengacu pada pusat energi yang berputar dalam lingkaran (seperti roda). Dan energi itu dikenal sebagai ‘Prana’ sejak zaman kuno.

“Sistem chakra adalah sistem filosofis mendalam yang mewakili tingkat kesadaran,” jelas Anodea Judith, pakar chakra dan pelatih di Chakra Healing Quest di Mindvalley. “Jadi itu peta arsitektur jiwamu.”

Dan ketujuh fungsi cakra bekerja sama untuk menciptakan energi kekuatan hidup, yang bila seimbang dapat bermanfaat bagi pikiran, tubuh, dan jiwa.

Mengapa chakra berwarna?

Chakra dikaitkan dengan energi, sehingga masing-masing membawa frekuensi dan panjang gelombang yang unik. Warna yang ditetapkan untuk semua chakra dipilih secara khusus agar sesuai dengan getaran pusat energi tertentu.

Dan setiap cakra, seperti warna, fungsi cakra pun berbeda dan memiliki cara unik untuk memengaruhi pikiran, tubuh, dan jiwa. Dan untuk benar-benar memahami warna chakra dan artinya, ada baiknya memahami warna secara umum.

Psikologi warna

Sederhananya, warna adalah energi yang bergetar pada tingkat tertentu.

Getaran yang lebih rendah menghasilkan warna yang lebih hangat seperti merah dan jingga, sedangkan getaran yang lebih tinggi menghasilkan warna yang lebih sejuk seperti biru dan nila. Pada getaran tertinggi, kedua ujung spektrum warna bersatu menghasilkan ungu.

Penelitian telah menunjukkan bahwa getaran yang berbeda ini memengaruhi fisiologi seperti suasana hati, detak jantung, dan kewaspadaan. Nada getar rendah, seperti merah, tampaknya meningkatkan detak jantung dan membangkitkan gairah. Namun, warna vibrasi yang lebih tinggi tampaknya memiliki efek kontras yang menurunkan detak jantung dan meningkatkan ketenangan.

Tentu saja, kita selalu melihat banyak warna, jadi psikologi warna tidak berarti bahwa setiap warna yang kita lihat memengaruhi kita. Sebaliknya, ini benar-benar tentang fokus Anda.

Laporan tinjauan tahun 2013 yang meneliti efek warna pada kinerja memori mencatat bahwa “peran warna dalam meningkatkan tingkat perhatian sudah jelas.” Ia menambahkan bahwa ketika kita lebih memperhatikan stimulus tertentu (warna dalam hal ini), stimulus tersebut akan dipindahkan ke penyimpanan memori yang lebih permanen.

Sederhananya, fokus pada warna tertentu atau membuatnya berlebihan di bidang penglihatan Anda dapat memengaruhi otak Anda dan memengaruhi getaran energi Anda.

Menerapkan ini ke chakra dan warna, masing-masing dari tujuh pusat energi bergetar pada frekuensi tertentu untuk menghasilkan warna tertentu dan pada akhirnya memengaruhi pikiran, tubuh, dan jiwa dengan satu atau lain cara.

Bagaimana chakra mendapatkan warnanya?

Tujuh warna dan mempunyai fungsi cakra dan mengikuti pola tertentu  : merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Jika urutannya terlihat familier, itu karena itu adalah ROYGBIV warna pelangi.

Tapi kenapa mereka mengikuti ROYGBIV?

Warna dan pelangi chakra mengungkapkan seluruh spektrum warna yang terlihat. Sederhananya, keduanya mencakup semua kemungkinan warna yang bisa dilihat manusia.

Ketika Anda memikirkan ketujuh fungsi cakra, alih-alih memikirkan pusat energinya secara individual (yaitu cakra merah, cakra oranye, dll.), pikirkan seluruh spektrum warna mulai dari dasar tulang belakang Anda dan keluar. atas kepala Anda.

Saat chakra individu memancar, warnanya menyatu dengan warna di kedua sisinya seperti pelangi.

Dari Mana Warna Chakra Berasal?

Sulit untuk menentukan kapan asosiasi ROYGBIV muncul. Namun, menurut Kurt Leland, penulis The Rainbody Body: How the Western Chakra System Came to Be, dari tahun 1920 hingga 1950-an, sistem chakra “secara bertahap memperoleh warna pelangi dan berasosiasi dengan kelenjar endokrin.”

Skema warna pelangi mulai muncul di media cetak pada tahun 1977 dengan publikasi Bodymind: A Synthesis of Eastern and Western Approaches to Self-Awareness, Health, and Personal Growth oleh ahli gerontologi Ken Dychtwald. Dia adalah salah satu pendiri Age Wave.

Akhir kata

Artikel diatas membahs tentang fungsi cakra , semoga artikel ini dapat membantu , terimakasih

Leave a Comment