3 Inovasi Anak UI yang Patut Diacungi Jempol

Gak hanya terkenal cerdas di akademis, Mahasiswa UI juga terkenal kreatif dan berjiwa sosial tinggi. Itu terbukti dengan banyaknya inovasi buatan Anak UI yang telah menoreh prestasi dan bermanfaat untuk masyarakat. Berikut 3 inovasi karya Mahasiswa UI yang sudah AnakUI rangkum untuk kamu!


0

Gak hanya terkenal cerdas di akademis, Mahasiswa UI juga terkenal kreatif dan berjiwa sosial tinggi. Itu terbukti dengan banyaknya inovasi buatan Anak UI yang telah menoreh prestasi dan bermanfaat untuk masyarakat. Berikut 3 inovasi karya Mahasiswa UI yang sudah AnakUI rangkum untuk kamu!

1. Cleft Sintesa, Inovasi UI Tangani Bibir Sumbing

Sumber: ui.ac.id

Beda fakultas gak jadi penghalang bagi mahasiswa UI untuk terus menciptakan inovasi. Lima mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Fakultas Kedokteran UI yang terdiri dari Refanka Nabil (Teknik Industri 2016), Rendi Chevi (Teknik Elektro 2016), Hanif Rachmadani (Teknik Elektro 2016), Yolanda Natalia (Teknik Industri 2016) dan Nurchalis Rasyid (Pendidikan Dokter 2017) berhasil menciptakan Cleft Sintesa, metode sintesis wajah tiga dimensi (3D) untuk menangani kasus bibir sumbing di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Bekerja sama dengan Cleft & Craniofacial Center RSCM, gagasan ini berawal dari diskusi dengan para dokter spesialis. Lambatnya kemajuan inovasi teknologi medis di Indonesia membuat kasus bibir sumbing menjadi kasus penyakit bawaan lahir terbanyak ketiga di Indonesia. Hasil diskusi tersebut berkembang menjadi ide kolaborasi interdisiplin untuk menghasikan solusi untuk menangani kasus bibir sumbing di Indonesia.

BACA JUGA: TemanJalan, Saat Sebuah Aplikasi Buatan Mahasiswa UI Menjadi ‘’Penyambung Nyawa’’

2. Donasi Tanpa Uang dengan Gotongroyong.in

Sumber: Dok. Humas UI

Sekarang kamu bisa berdonasi tanpa perlu repot menyisihkan uang jajan bulanan dengan platform ciptaan AnakUI. Yup, Gotongroyong.in! Platform buatan mahasiswa UI angkatan 2014, yaitu M. Radhiyan Pasopati Pribadi (FISIP), Luthfi Abdurrahim (FASILKOM), dan Mutsla Qanitah (FISIP) ini punya konsep menarik yang mengajak kamu untuk selalu berbagi. Dengan konsep utama berdonasi tanpa uang, kamu hanya cukup menonton iklan sepanjang 10 detik saja. Setelah itu, lakukan share atau like dari konten donasi yang tersedia di Gotongroyong.in.

Sumber: Gotongroyong.in

Nantinya, jumlah view iklan yang terkumpul akan dikonversi dalam bentuk uang dan didonasikan untuk keperluan proyek sosial. Dengan sistem seperti ini, pastinya kamu bisa berdonasi tanpa harus mengeluarkan uang pribadi.

Sejauh ini, Gotongroyong.in sukses melakukan beberapa penggalangan dana seperti 1000 sabun gratis untuk Palu-Donggala dan 1001 susu gratis untuk korban tsunami Selat Sunda yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional.

BACA JUGA: Geofast, Inovasi Anak UI Masuk Jajaran Top 52 Dunia

3. Afta B-ionik

Sumber: Dokumentasi Universitas Indonesia

Inovasi selanjutnya datang dari mahasiswa lintas jurusan. Tiga mahasiswa UI Angkatan 2016 dari Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomi Bisnis UI berhasil menciptakan Afta B-ionik, tangan buatan yang ditujukan untuk penyandang disabilitas ini memanfaatkan teknologi Electroencephalography (EEG) yang dikendalikan oleh gelombang otak. Inovasi canggih buatan Muhamad Arifin Julian (FT UI), Muhammad Yusuf Abdurrahman (FT UI) dan Aulia Ulfah (FEB UI) ini dapat menghasilkan perintah sesuai keinginan penggunanya.

Gagasan ini dilatar belakangi kepedulian terhadap penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan akses dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Untuk beraktivitas, para penyandang disabilitas membutuhkan prostesis (alat bantu) yang relatif mahal. Dari situlah, Arifin dan tim membuat Afta B-ionik dengan harga yang lebih terjangkau, mudah dipasang dan dilepas, tidak perlu tindakan operasi, dan dapat dikendalikan langsung menggunakan gelombang otak.

Tangan palsu canggih buatan mahasiswa UI ini berhasil memperoleh sejumlah penghargaan, yaitu 110 Inovasi Indonesia tahun 2018 dari Business and Innovation Center (BIC), Most Impactful Innovation 2019 dari Obara Award dan medali perak pada ajang International Science and Innovation Fair 2019.

BACA JUGA: Terbiasa Ngantuk di Jalan? Mahasiswa UI Temukan Solusinya!


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Ditha Adinda

Content Writer. Are you the end of my prayer? Because Amen love with you. Hit me on: Ditha Adinda

0 Comments

Leave a Reply