Sebagian besar orang mungkin beranggapan bahwa anak sastra merupakan kumpulan mahasiswa yang sejak jamannya Soe hok gie selalu identik dengan 3 istilah yaitu pesta, buku, dan cinta.

Penasaran dengan penilaian mengenai anak sastra di mata mertua anak non-sastra, akhirnya saya tergerak membuat survey kecil-kecilan dengan menanyakan “hal apa yang paling menarik dari anak sastra UI” terhadap 10 teman yang semuanya anak non-sastra UI. Dan inilah jawaban spontan mereka:

  1. Cakep-cakep
  2. Asik dan enak diajak kerjasama
  3. Asik, heboh, bebas
  4. Out of the box, kalo ngobrol nambah wawasan dan sudut pandang
  5. Punya passion dan mampu tampil confident
  6. Jago bahasa dan komunikasi
  7. Romantis
  8. Open minded terbiasa dengan iklim yang heterogen
  9. None
  10. Mikir dulu

Dua jawaban terakhir mungkin membuat anak-anak sastra pada mengusap dada atau bahkan nangis di pojokan kansas membayangkan masa depannya yang kelam sekelam jalan pintas kandang rusa, tapi jangan bermuram durja dulu saudara-saudara sesastra setanah air karena ternyata masih banyak kok yang melihat sisi menarik dari anak sastra. Dari jawaban teman-teman tersebut dan dikombinasikan dengan hasil analisa pribadi saya, berikut 5 alasan kenapa punya jodoh anak sastra itu beruntung (banget):

1. Cenderung lebih toleran

Sastra UI (sekarang FIB UI) merupakan fakultas dengan prodi terbanyak di UI dan masing-masing prodi memiliki karakteristik yang sangat berbeda satu sama lain. Terbiasa dengan lingkungan yang heterogen, anak sastra biasanya lebih toleran terhadap perbedaan mulai dari tingkah laku hingga sudut pandang. Sebagaimana sebuah hubungan yang membutuhkan saling pengertian satu sama lain, anak sastra akan senantiasa memahami dan mentolerir perbedaan dan kekurangan kalian selama hal tersebut tidak bertentangan dengan nilai yang bersifat prinsipil.

2. Gak malu-maluin

Sastra UI merupakan fakultas dengan populasi mahasiswa asing terbanyak di UI, sehingga mahasiswanya cendrung terbiasa dengan atmosfir internasional. Kebanyakan orang berpikiran bahwa anak sastra memiliki prospek kerja dan masa depan yang kurang menjanjikan dibandingkan dengan anak jurusan lainnya, namun jika diamati lebih jauh banyak kok posisi-posisi strategis di dunia kerja bagi anak sastra apalagi di zaman globalisasi seperti sekarang ini dimana kemampuan bahasa dan komunikasi merupakan syarat yang sangat diprioritaskan di hampir semua bidang pekerjaan. Jadi anak sastra UI ga malu-maluin kok buat dikenalin ke mama papa kalian.

3. Open minded

Anak sastra adalah teman yang asik untuk berdiskusi. Dia akan terbuka terhadap hal baru dan selalu menghargai seaneh apapun pendapat atau ide kamu. Berhubungan dengan anak sastra itu sederhana, kamu hanya perlu jadi diri kamu sendiri tanpa harus bersusah payah jaga image agar terlihat keren. Anak sastra memang cendrung terlihat bebas dalam bertingkah laku maupun berfikir, tetapi mereka juga idealis terhadap nilai-nilai yang mereka yakini.

advertisement

4. Humanis

Anak sastra cendrung gampang bergaul dengan berbagai kalangan, namun juga memiliki prinsip berbaur tapi tidak lebur. Karena sikapnya yang humble, bakalan gampang banget ngenalin anak sastra ke lingkungan kalian, baik keluarga ataupun teman. Mereka peka dan akan mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.

5. Romantis

Layaknya Rangga dan Cinta, siapa sih yang gak meleleh ngedenger kata-kata puitis yang ditujukan khusus buat kita? Anak sastra memang terkenal jago merangkai kata-kata, dan seringkali terkesan gombal. Tapi hal yang perlu diketahui juga adalah, dalam menghasilkan sebuah karya yang indah dibutuhkan proses kreatif dan sumber inspirasi yang dijiwai, jadi kalo ada anak sastra yang bikinin kamu puisi yang indah bisa dipastikan bahwa dia sungguh-sungguh sama kamu dengan menjadikan kamu inspirasinya.

Itu tadi 5 alasan kenapa berjodoh sama anak sastra itu beruntung banget. Nerjemahin bahasa asing aja mereka jago, apalagi bahasa kalbu!

Kalo kalian punya alasan lainnya yang lebih oke, silakan komen di bawah ya 🙂



[reaction_buttons]

advertisement