Pernah jatuh cinta sama orang yang tempat ibadahnya beda sama lo atau jatuh cinta dengan orang yang manggil Tuhan dengan sebutan yang berbeda? Tenang aja, lo gak sendiri! Kasus cinta beda agama sudah menjadi masalah klasik yang mengundang kontroversi di sekitar kita. Nah, kalo lo sedang (atau pernah) menjalani kisah kasih beda iman, tulisan ini bakal relate dengan kehidupan percintaan lo.

1. Mendengar Komentar “Kok bisa sih? Serius lo?

In every religion there is love yet love has no religion -Mesut Barzani (Sumber gambar: shopback.co.id)

Buat lo yang pernah punya pacar beda agama. Lo pasti pernah dengar komentar serupa yang mempertanyakan keyakinan lo dengan pasangan yang sekarang. Wajar sih, agama merupakan urusan yang super sensitif untuk dibahas. Seperti terang yang gak akan bisa nyatu dengan gelap, banyak orang beranggapan bahwa kecil peluang bagi seseorang yang menjalani beda agama untuk bersatu. Makanya jangan heran kalo lo akan mendapati pertanyaan yang mempertanyakan keseriusan lo.

2. Berdoa Menurut Agama Masing-Masing

How would your life be different if your religion was love, and your spirituality was governed by kindness? How would the world be different if everyone did this~? Steve Maraboli (Sumber gambar: bagas.org)

Makan bareng pacar bisa jadi salah satu momen untuk berbagi cerita. Sambil menunggu makanan datang, lo bisa cerita tentang hari yang lo alami. Entah itu, abis dimarahi dosen, dapet nilai jelek, atau kesedihan lo karena ditinggal kucing kesayangan. Nah, saat makan bareng pacar, lo pasti gak bakal terhindar dari momen berdoa bersama. Cara doa yang berbeda membuat lo makin sadar kalo benteng begitu tinggi, sulit untuk ku gapai~ (nah loh kok jadi nyanyi).

advertisement

BACA JUGA: Kisah Inspirasi, Berpendar dengan Sinar Kecintaan dari Langit

3. Keinginan Untuk Beribadah Bersama

We have just enough religion to make us hate, but not enough to make us love one another ~Jonathan Swift (Sumber gambar: brilio.net)

Suatu hubungan akan terasa nikmat apabila lo bisa melakukan banyak hal bersama pacar. Salah satunya, adalah ibadah bersama. Namun, jika lo dan pacar berbeda keyakinan, ibadah bersama adalah hal yang mustahil untuk dilakukan.

Jika lo sedang di situasi seperti ini, lo masih bisa saling mengingatkan ibadah satu sama lain. Toh, Tuhan kan hanya satu, yang membedakan hanyalah cara manusia menyembah-Nya saja.

advertisement

4. Ingin Pindah Agama

The day i realised i’m in love with a person of different religion, i realised that love is my only religion ~Bhawna Gupta (Sumber gambar: brilio.net)

Sudah terlalu nyaman menjalin hubungan beda agama, lo mulai berandai-andai betapa menyenangkannya bila lo dan pacar tercinta seiman. Mungkin lo mulai berpikir, “pacar gue mau ‘ngikut’ gue gak ya? atau malah sebaliknya, justru lo yang berpikir: “Gue pindah agama aja kali ya?

Pemikiran kayak gitu sebenarnya sah-sah aja. Gak ada salahnya bagi lo untuk mempelajari agama baru kemudian membandingkannya dengan agama yang lo anut sekarang. Justru, hal ini bisa jadi cara untuk meyakini bahwa lo telah memeluk agama yang sesuai dengan apa yang lo percayai, bukan semata-mata karena orang tua lo menganut agama tersebut.

Eits, tapi hati-hati nih. Sebelum mempelajari agama baru, pastikan kalo keinginan lo saat ini bukan karena lo ingin membahagiakan pasangan lo, namun untuk diri lo sendiri. Pertimbangkan baik-baik segala konsekuensi yang akan lo dapatkan ke depannya, supaya gak ada penyesalan di belakang.

advertisement

BACA JUGA: Patah Hati karena Cinta? Jadikan Semangat untuk Bangkit Yuk!

5. Mau Dibawa Kemana Hubungan Kita~

Life is the question and life is the answer, and God is the reason and love is the way ~Johnny Cash (Sumber gambar: brilio.net)

Awalnya, mungkin lo gak pernah punya pikiran untuk menjadikan hubungan ini serius. Karena lo sedang jatuh cinta, lo memilih untuk mengabaikan perbedaan yang ada. Lama kelamaan masa depan hubungan yang tak jelas membuat lo andilau – antara dilema dan galau. Mau putus, tapi masih sayang. Mau terus bertahan, tapi gak tau sampai kapan. Kalau udah mentok gini, biasanya kata ‘udah jalani aja’ jadi andalan. Padahal nih, nantinya lo juga pasti akan mengambil keputusan untuk kelanjutan hubungan lo.


Gak ada yang salah kok dari pacaran beda agama. Mau bagaimanapun, sama seperti pacarana satu keyakinan, cinta beda agama juga menawarkan dua pilihan kok. Entah itu berakhir sekarang atau lanjut hingga ke pelaminan. Yang penting lo bisa sama-sama menaati dan saling menguatkan dalam iman masing-masing.

advertisement

Apapun keputusan yang lo ambil nantinya, pastikan lo paham betul konsekuensi yang akan lo hadapi, seperti soal perbedaan nilai, kebudayaan hingga pertentangan dari keluarga. Lebih baik pahit di awal kan agar lo bisa menentukan arah hubungan dan masa depan yang jelas.

BACA JUGA: 4 Teknik Jujitsu (Jurus Jitu Super) Mendapatkan Pacar di Perkuliahan