A picture speaks a thousand words. Resumemu boleh saja outstanding dengan berbagai macam prestasi dan IPK bagus, tapi foto yang bikin ilfil bisa membuat rekruter melewatkan resumemu karena dianggap tidak profesional!

Lalu, foto resume seperti apa yang baik? Simak 5 tips memilih foto yang tepat untuk resume atau profil Bukapintu-mu berikut ini.

BACA JUGA: Contoh CV Lamaran Kerja dalam Bahasa Inggris

 

1. Pilih foto terbaru yang mirip dengan wajahmu sehari-hari

Fotomu harus benar-benar mirip dengan penampilanmu sehari-hari via huffingtonpost

Fotomu harus benar-benar mirip dengan penampilanmu sehari-hari via huffingtonpost

Ada alasan kenapa perusahaan sering kali meminta kamu melampirkan foto terbaru. Penampilan seseorang beberapa tahun lalu bisa sangat berbeda dengan penampilan mereka saat ini. Itulah mengapa penting untuk memasang foto terbaru.

advertisement

Tidak hanya terbaru, fotomu harus benar-benar mirip dengan penampilanmu sehari-hari. Ada lho, orang yang sangat berbeda antara wajah di foto dan wajah aslinya. Tentunya kamu tidak mau rekruter tidak mengenalimu dari resume saat kamu dipanggil wawancara.

 

2. Pastikan wajahmu mendominasi foto tersebut

Foto resume haruslah foto close-up via alphagamma

Foto resume haruslah foto close-up via alphagamma

Tidak ada gunanya memasang foto di resume jika porsi wajahmu di foto tersebut terlalu kecil. Foto resume haruslah foto close-up, bukan foto OOTD atau foto kamu dari kejauhan saat sedang berlibur di gunung atau pantai.

Wajah kamu harus memenuhi setidaknya 60 persen dari keseluruhan foto. Kamu bisa melakukan cropping pada foto kamu dari bahu hingga atas kepala. Ingat, jangan lupa tersenyum!

 

3. Pilih foto dengan ekspresi yang baik

Pilihlah foto dengan ekspresi yang baik via brazzplayer

Pilihlah foto dengan ekspresi yang baik via brazzplayer

Tidak mungkin, kan, kamu memilih foto kamu yang sedang menjulurkan lidah atau sok jutek sebagai foto profil profesional kamu? Pilihlah foto dengan ekspresi yang baik, yang membuatmu terlihat sebagai orang yang hangat dan ramah di mata rekruter. Tersenyum merupakan ekspresi terbaik–tidak perlu juga tersenyum terlalu lebar hingga kelihatan tidak alami.

advertisement

 

4. Berfoto dengan pakaian yang profesional

Berfoto dengan pakaian yang profesional via careerealism

Berfoto dengan pakaian yang profesional via careerealism

Pilih foto di mana kamu berpakaian selayaknya kamu berpakaian di kantor. Fotomu memakai jas atau blazer formal adalah pilihan yang baik. Kalau kamu mengincar pekerjaan di startup atau perusahaan yang lebih kreatif, fotomu memakai kemeja rapi juga sudah cukup (asal jangan memakai T-shirt, ya!.

Pastikan juga baju yang kamu gunakan memiliki warna yang solid, serta motif polos atau setidaknya bergaris vertikal. Selain terlihat lebih bagus di kamera, kemeja dengan warna solid dan motif polos juga terlihat lebih profesional.

 

5. Pilih latar belakang foto yang tidak mengalihkan perhatian dari wajahmu

Pilih latar belakang foto yang tidak mengalihkan perhatian dari wajahmu via businessinsider

Pilih latar belakang foto yang tidak mengalihkan perhatian dari wajahmu via businessinsider

Pilih latar belakang yang sederhana sehingga wajahmu tetap menjadi fokus foto. Dinding atau backdrop foto yang polos adalah pilihan yang tepat. Jangan menggunakan foto kamu di tengah keramaian, jalan raya, atau landscape pemandangan tertentu yang akan mengalihkan perhatian orang dari wajahmu.

Source: LinkedIn

 



[reaction_buttons]