8 Langkah Daftar Student Exchange Untuk Mahasiswa UI

Untuk kalian yang tertarik dengan program exchange yang diadakan oleh International Office UI, kali ini anakUI.com akan membahas mengenai langkah-langkah mendaftarnya!


0

Sudah baca artikel tentang Diva Dhamayantie yang berhasil ikut pertukaran mahasiswa (student exchange) yang diadakan oleh International Office? Untuk kalian yang tertarik dengan program exchange yang diadakan oleh International Office UI, kali ini anakUI.com akan membahas mengenai langkah-langkah untuk mendaftar hingga akhirnya diterima di program tersebut!

Mungkin masih banyak teman-teman yang merasa kalau apply exchange di International Office UI itu ribet dan susah. Namun, kalau kamu punya niat, pasti ada jalan. Yuk kita simak langkah berikut sama-sama!

1. Ketahui Niat dan Tujuanmu

program pertukaran pelajar

Program pertukaran pelajar. Sumber: idntimes.com 

Seperti yang kita bicarakan di awal tadi, semua harus dimulai dari keyakinan dan niat. Pikirkan baik-baik, alasanmu mendaftar program exchange itu sebenarnya apa? Negara mana yang menjadi tujuanmu? Kamu mau belajar matakuliah apa saja di sana? Apakah kamu siap menunda kelulusan beberapa semester untuk ikut exchange dan terpisah dari teman-teman se-peer mu?

Kalau memikirkan akan risiko yang harus diambil, mungkin kita akan pusing sendiri. Namun, justru ketika melihat semua risiko itu kita jadi lebih menghargai kesempatan exchange tersebut dan dapat memaksimalkannya untuk mencapai tujuan kita.

2. Riset Program Exchange

Persiapkan studimu sebaik mungkin! (sumber: freepik.com )

Cek program student exchange yang sedang dibuka oleh International Office (IO) UI dengan seksama ya, Guys. Cek program yang sedang buka dan juga kualifikasi peserta student exchange yang mereka minta. Cek juga jurusan atau matakuliah serta jenis program yang dibuka, apakah sesuai dengan passion dan tujuanmu.

Selain itu, riset tentang kampus juga penting loh guys. 

Cek lokasi kampus tersebut, kotanya dan juga kehidupan di sana. Cek juga latar belakang kampus tersebut dan jurusannya apakah sesuai dengan yang kamu mau. Jangan lupa untuk cek biaya hidup yang kamu perlukan di sana, ya! Karena, beberapa program exchange meskipun menyediakan uang saku namun belum tentu uang saku tersebut cukup untuk membiayai semua kebutuhanmu di sana.

3. Belajar Untuk Tes Bahasa

kantor lembaga bahasa UI

LBI FIB UI. (sumber: dppu.ui.ac.id)

Hal kedua yang gak kalah penting, persiapkan diri untuk mengikuti tes TOEFL atau IELTS. Mulai dari sekadar belajar sendiri dari aplikasi atau soal-soal internet, atau kamu bisa ikut kursus di LBI (Lembaga Bahasa Internasional) UI. Perhatikan juga tanggal tes dan tanggal keluarnya hasil tes dengan deadline pengumpulan berkas, ya.

Persiapkan tanggal tes dari jauh hari supaya kamu bisa mengumpulkan berkas tepat waktu. Persiapkan juga dengan maksimal agar bisa mendapatkan nilai yang sesuai dengan target penerima program exchange, ya!

BACA JUGA: Sudah Tahu Bedanya Tes TOEFL, IELTS, dan TOEIC?

4. Siapkan Berkas Lainnya

Sumber: facultyfocus.com 

Berikut adalah beberapa perkas yang harus kamu persiapkan:

  • CV (Curriculum Vitae)
  • Motivation Letter
  • Transkrip Nilai
  • Surat Keterangan Mahasiswa Aktif
  • Hasil Tes TOEFL

Jangan lupa untuk mempersiapkan semua berkas tersebut jauh-jauh hari, ya!

Persiapkan juga dengan maksimal, misalnya searching di internet bagaimana cara membuat CV dan menulis Motivation Letter yang baik untuk program exchange. Setiap program mungkin memiliki persyaratan yang sama, namun ada juga beberapa poin yang berbeda. Makanya, jangan lupa juga untuk rajin cek deskirpsi program yang akan kamu ikuti.

5. Rajin Untuk Menghubungi IO UI

Kantor Internasional Universitas Indonesia

Setelah itu, kontak pihak yang bersangkutan (dalam hal ini International Office UI), tanya mengenai informasi yang kurang jelas. Kamu juga bisa menanyakan program-program lainnya jika dirasa program yang kamu pilih tidak cocok, serta persyaratan tambahan untuk seleksi.

Intinya, jangan malu bertanya hal-hal yang kamu bingungkan, namun jangan malas juga untuk membaca deskripsi dan persyaratan program ya!

6. Proses Seleksi

Selanjutnya, IO akan melakukan seleksi wawancara. Namun, sebelumnya IO juga akan menominasikan dirimu ke universitas yang ditargetkan untuk menerimamu. Besar kuota penerima pun beragam, tergantung dari universitas yang dituju.

Karena banyaknya yang mendaftarkan program student exchange, tentu gak semudah itu bisa diterima, guys. Makanya, gak menutup kemungkinan kamu akan mendapatkan penolakan. Namun, meskipun mendapat penolakan, jangan segan untuk menjalin hubungan baik dan menanyakan hal yang kurang mengerti kepada IO UI, ya. Siapa tahu, mereka bisa menemukan program exchange yang cocok untukmu.

BACA JUGA: Mau Lanjut Kuliah di Luar Negeri? Ini Manfaat yang Akan Kamu Dapatkan!

7. Cari Informasi Beasiswa

Informasi Lengkap Beasiswa Unggulan Kemendikbud untuk Jenjang S1, S2, dan S3

Gak perlu khawatir sama biaya, karena banyak program dari universitas yang bekerjasama dengan IO UI yang juga akan menanggung biaya kita di negeri orang, mulai dari biaya perkuliahan sampai ada yang juga menanggung biaya hidup kita di sana, loh.

Namun, gak semua menyanggupi untuk memberikan program fully-funded, nih. Jadi, kalian harus teliti ya saat membaca ketentuan dan tanya saja kepada petugas IO UI jika ada yang dibingungkan.

Biasanya, pemerintah negara yang kamu datangi menyediakan beasiswa dari pemerintahan untuk siswa asing. Persyaratannya biasanya berupa study plan dan motivation letter. Jangan ragu juga untuk rajin bertanya kepada IO untuk beasiswa yang dibuka dan bisa kalian daftarkan, ya.

8. Enjoy And Be Happy!

Enjoy your exchange days! (sumber: travel.kompas.com

Yeay, selamat kamu sekarang tinggal menunggu jadwal keberangkatan dan perkuliahan di negara yang kamu tuju! Jangan terlalu banyak memikirkan hal-hal seperti telat lulus, gak punya teman dan sebagainya, ya. Yang kamu harus lakukan setelahnya adalah:

be happy and live your exchange student days to the fullest

Ikut berbagai kegiatan di KBRI, ikut kegiatan dan bergaul dengan warga lokal di kampus, mengunjungi banyak tempat-tempat iconic negara tersebut bersama teman-teman, maksimalkan akademis dan sebagainya. Jangan sia-siakan kesempatanmu ini, ya. Selamat berjuang kawan!

BACA JUGA: Mau Jadi Anak Harvard? Ini Dokumen yang Perlu Dipersiapkan

[zombify_post]


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Ameni Nazaretha
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UI yang suka menulis dan bermusik. Connect with her on LinkedIn.

0 Comments

Leave a Reply