Belakangan ini kakak-kakak kita, alias alumni, ramai memperbincangkan pemilihan ketua Iluni UI periode 2016-2019. Kehebohan itu dimulai dari kemunculan poster Dian Sastro dan Nicholas Saputra yang katanya ikut dalam pemilihan ini. Mereka membawa tagar “Ada Apa dengan Iluni UI?” sebagai bentuk plesetan dari film terbaru AADC2 yang akan segera rilis.

Najwa Shihab ILUNI UI

Juga ada Kak Najwa Shihab sang presenter Mata Najwa dengan jargon “Membangun Iluni UI dengan segenap rasa dan cinta.”

advertisement

Majunya Pemimpin Muda

Meski menurut sumber terpercaya, pencalonan dua kakak kita itu hoax, mimin mau bahas tentang pemilihan ketua Iluni UI kali ini yang katanya jauh berbeda. Pada periode-periode sebelumnya, ketua Iluni hanya dipilih beberapa orang, namun sekarang siapapun alumni UI berhak memilih alias one man one vote.

Alhasil ada banyak calon yang maju, mulai dari yang senior banget (50K) sampai anak muda, dua di antaranya adalah Ivan Ahda (2003) dan Faldo Maldini (2008). Ada juga sederetan nama beken seperti Chandra Hamzah, Moeldoko dan Fahri Hamzah. Lalu apa aja sih persyaratan untuk menjadi ketua Iluni UI?

Ivan Ahda Calon Ketua ILUNI UI

Ivan Ahda, Calon Ketua ILUNI UI angkatan muda

Faldo Maldini, Calon Ketua ILUNI UI angkatan muda lainnya

Faldo Maldini, Calon Ketua ILUNI UI angkatan muda lainnya

Pertama, tentunya kamu harus udah lulus dulu dari UI. Boleh dari program dan fakultas apapun. Jadi kalau kamu masih ngerjain skripsi bab 4 yang tak kunjung di-approve dospem, pupus sudah harapanmu untuk maju. Apalagi kalau kamu masih muter-muter asrama untuk nyari tulang rusukmu yang hilang. #eh #salahfokus

advertisement

Persyaratan kedua, kamu harus mengumpulkan minimal 250 KTP dari minimal lima fakultas untuk membuktikan kalau kamu mendapat dukungan. Ketiga, kamu harus menyerahkan uang sejumlah Rp 45.000.000 sebagai commitment fee jika kamu terpilih nanti.

Patungan Online

Untuk apa sih uang sebanyak itu? Mungkin jika nanti terpilih, ketua baru nggak semena-mena ngelepasin tanggung jawabnya gitu aja. Masalahnya uang segitu nggak sedikit. Artinya, mereka yang ingin maju, benar-benar murni karena panggilan hati untuk mengabdi pada almamater. Kalau mimin lulus nanti sih, uang segitu mending dipakai buat kawin. Eh nikah maksudnya.

Namun ada yang unik dari salah satu kandidat yaitu Ivan Ahda. Kak Ivan yang ingin maju karena permintaan banyak orang dan kalangan, malah melakukan crowd-funding alias patungan online. Uang segambreng gitu, terkumpul hanya dalam empat hari. NGGAK BERCANDA! (Situsnya: https://kitabisa.com/dukungiaforiluniui). Rata-rata sumbangan dari para pendukungnya berkisar Rp 200.000 s/d Rp 300.000. Selayaknya crowd-funding, arwahnya memang dari rasa kebersamaan.

advertisement

“Ya gue dan temen-temen lihat programnya Ivan ini bagus dibanding kandidat yang lain,” kata Agus Taufiq, FT UI 2009.

“Apalagi doi masih muda (angkatan 2003), jaringannya luas banget dan pengalamannya di level nasional juga mumpuni.” Tambah Alfatih Timur, pemuda Indonesia yang berhasil masuk majalah Forbes.

Laman galang dukungan untuk Ivan Ahda di KitaBisa.com

Laman galang dukungan untuk Ivan Ahda di KitaBisa.com

Keren ya! Sekarang ini memang lagi nge-hitz banget anak muda jadi pemimpin di mana-mana. Selain ide mereka segar, semangatnya berkobar, mereka juga melek teknologi. Ya kayak kita-kita ini guys. Buktinya dengan keberadaan teknologi, uang pendaftaran bisa terkumpul begitu cepat dari segala arah.

advertisement

Manfaat Iluni UI Apa sih?

Sebagai keluarga besar, pertalian ideologis kita diwadahi oleh lembaga bernama Iluni UI. Di sana para alumni bisa melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat. Selain untuk membangun jaringan dan memperkuat rasa kekeluargaan, Iluni UI juga dapat menjadi tangan penyalur bantuan bagi kita adik-adik yang masih kuliah. Di luar negeri malah lebih komprehensif lagi. Seperti di Harvard, ikatan alumninya membantu mereka yang baru lulus untuk mengembangkan apakah itu ide atau program mereka. Dibimbing secara konkret hingga sukses.

Ya kita tunggu aja deh ya, apa yang bisa dibikin sama kakak-kakak kita itu untuk UI. Mimin sih belum bisa ikutan milih karena belum lulus, tapi kalau ada yang mau daftar sebagai pemilih, jangan lupa buka register.iluni.net. Pendaftarannya ditutup tanggal 14 Mei 2016.

Jadi, bagaimana menurutmu pemilihan ketua Iluni UI kali ini guys? Wah? Udah langsung niat pengen maju juga begitu lulus nanti? He he he.