APOTEKER UI 74 proudly present “PHARMACEUTICAL SEMINAR”

Achieving MDGs 2015: Challenges and Chances

 

Background

The Millennium Development Goals (MDGs) adalah salah satu bentuk tujuan bersama yang disetujui oleh masyarakat global dan digalakkan oleh PBB. Program ini dicanangkan pada tahun 2000 dan ditargetkan untuk terpenuhi pada tahun 2015. Adapaun tujuan yang ingin dicapai diantaranya mengurangi kemi-skinan dan kelaparan, memenuhi tingkat pendidikan primer,  mendukung  persamaan gender dan pember-dayaan wanita, mengurangi tingkat kematian anak, meningkatkan tingkat kesehatan ibu, melawan HIV/AIDS, malaria  dan penyakit  lainnya, menjamin pengendalian lingkungan, dan mengembangkan kerjasama global untuk pembangunan. Program ini menyediakan suatu rancangan kerja untuk seluruh komunitas dunia untuk dapat berkerjasama  dalam pencapaian pengembangan manusia seutuhnya  dimanapun dan oleh sia-papun. Jika program ini tercapai, maka akan dapat mengurangi separuh tingkat kemiskinan, 10 juta nyawa terselamatkan, dan lebih banyak masyarakat akan mendapatkan keuntungan dari ekonomi global.

Di sisi lain, Non-communicable Diseases (NCDs) atau penyakit tidak menular mulai disadari sebagai salah satu resiko dalam kehidupan, karena merupakan penyebab dari 63 % dari kematian di seluruh dunia dan lebih kurang  90% dari kematian tersebut terjadi pada usia di bawah 60 tahun pada negara negara berkem-bang. Setelah tiga setengah tahun pencanangan MDGs, berbagai program  kesehatan sudah hampir terpenuhi. Namun, sebagai salah satu tantangan dalam pemenuhan seluruh tujuan  tersebut, perlu adanya  koordinasi yang lebih jelas dan usaha yang lebih untuk mengatasi masalah NCDs atau penyakit tidak menular. Hal ini disebabkan karena tujuan MDGs akan sulit tercapai apabila masalah masalah terkait NCDs belum teratasi.

Tanggung jawab untuk mengatasi masalah ini bukan hanya bagian dari pihak regulasi ataupun pemerintah, tetapi juga  merupakan tanggung  jawab bagi  seluruh tenaga kesehatan. Masing masingnya  mepunyai tanggung jawab  yang berbeda,  dan  farmasis  ataupun apoteker juga  mempunyai tanggung  jawab terutama dalam hal praktek kefarmasian dan asuhan kefarmasian. Apoteker tidak hanya mempunyai peranan dalam hal manajemen obat, tetapi juga  dalam pemberian pengobatan yang  rational, monitoring  obat dan mendukung sistem kesehatan lainnya. Untuk itu, perlu adanya pemahaman yang mendalam terkait peran penting apoteker dan farmasis dalam mencapai MDGs dan mengatasi masalah terkait NCDs.

Seminar I (6 SKP)

Topik              : Critical Role of Indonesian Pharmacists in Successy MDGs

Hari & Tanggal : Sabtu, 14 Juli 2012

Waktu             : 08.00 – 16.30

Tempat            : Balai Sidang Universitas Indonesia

 

Seminar II (6 SKP)

Topik                          : Cardiovascular Disease as Non-communicable Chronic Disease : Barrier to Achieve MDGs

Hari & Tanggal: Sabtu, 1 September 2012

Waktu             : 08.00 – 16.30

Tempat            : Balai Sidang Universitas Indonesia

 

Harga

NORMAL (2 Mei – 12 July 2012) : mahasiswa (D3/S1/APT) 150 rb/tiket, Umum 160 rb/tiket, dua tiket (Seminar 1 & 2) 255 rb.

ON THE SPOT : mahasiswa (D3/S1/APT) 170 rb/tiket, Umum 180 rb/tiket, dua tiket 275 rb.

 

Cara daftar ketik : nama lengkap_nomor hp_(seminar1/seminar2/seminar1&2)_(mahasiswa/umum)_ asal instansi, kirim ke 085649500430 (Purwinda)

Contoh : Fahmi Bayu Negara, S.Farm_seminar1&2_PT Subur Sehat, kirim ke 085649500430

 

Uang pendaftaran bisa dikirim melalui :

rek BCA an Rima Gita Putri, no. rek 7650417431, KCP Depok Asri atau

rek BNI an Mega Dewi Suryani, no.rek 0223339620, Cabang UI Depok.

Pembayaran ditunggu maksimal 2×24 jam setelah sms pendaftaran diterima. Harap simpan tanda bukti bayar anda untuk penukaran tiket pada hari H. terima kasih

Salam Panitia PHASE 74

CP : Purwinda Apoteker UI 74, No. HP : 085649500430

Kartika Apoteker UI 74, No. HP : 08998365523

 

DESKRIPSI ACARA

Seminar I      Critical Role of Indonesian Pharmacists to Success MDGs’ Targets

Keynote Speaker         : Dr. Khancit Limpakarnjaranat, WHO Representative for Indonesia

  • Sesi I  :  “Pharmacist, Are You Ready for MDGs?”

Pembicara             : Dra. Maura Linda S, Ph.D (Dirjen Binfar Alkes)

Drs. M. Dani Pratomo, MM., Apt. (IAI)

Dra. Azizahwati, MS., Apt. (Faculty of Pharmacy UI)

 

  • Sesi  II  :  “Indonesian  Potential Resources and Obstades for Industrial Pharmacy Facing MDGs”

Pembicara             : Dra. Lucky S Slamet, M.Sc., Apt. (BPOM)

Drs Johannes Setijono Apt. (Chairperson of GPFI)

 

  • Sesi III  :  “Improving Community Pharmacists Roles to Achieve A Better Drug Understanding : A Contribution for Better Health Level”

Pembicara             : Drs. Umar Mansur, M.Sc., Apt. (Apotek Rini)

Drs. Imam Fathurrohman, MM., Apt. (PT. Kimia Farma- Apotek)           

 

  • Sesi IV  : “Improving Pharmacist’s Leaderships”

Pembicara             : Drs. Sie Djohan, Apt. (Kalbe Farma)

 

 

Seminar II  Cardiovascular Disease as Noncommunicable Chronic Disease : Barrier to Achieve MDGs”

Keynote Speaker       : Minister of Health

  • Sesi I  :  “Government’s Efforts for Lowering Death Caused by Cardiovascular Disease”

Pembicara             : Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS (PP & PL Kemenkes RI)

Dra. Engko Sosialine Magdalene, Apt., M.Bio.Med (Bina Pelayanan

Kefarmasian)

  • Sesi II  :  “Lowering Cholesterol Drug Development : Research and Industry ”

Pembicara             : Prof. Dr. L Broto S Kardono (LIPI)

Ary Wibowo, S.Farm., Apt. (Junior Product Manager Pfizer)

 

  • Sesi III  :  “Physician-Pharmacist in Management of Cardiovascular Disease : A Good Impact of Collaboration”

Pembicara             : dr. Anna Ulfa Rahayu MD,FIHA, FESC, FACC

Dra. Yulia Trisna, M.Pharm, Apt. (RSUPN. Cipto Mangunkusumo)

Dra. Retnosari A, M.S., Ph.D, Apt. (Faculty of Pharmacy UI)

 

  • Sesi IV  :  “Improving Pharmacist’s Communication Skill”

Pembicara             : Dra. Agusdini Banun S, Apt., MARS (RS Kanker Dharmais)

Leave a Comment