BBM di Indonesia Termahal Sedunia


0

2Siapa bilang harga BBM di Indonesia murah…???
Harga BBM di Indonesia adalah HARGA TERMAHAL di dunia.
Loh kok bisaaa…? Bagaimana hitung2annya ?
Begini :
Harga BBM jenis Bensin di Amerika adalah 8.925 per liter sedangkan di Indonesia harga bensin sekarang : Rp 4.500 per liter.
Coba kita bandingkan dengan penghasilan Amerika dengan Indonesia. Di Amerika disebut PENDUDUK MISKIN adalah penghasilan per bulannya hanya Rp 8.05juta per orang ( BUKAN per KK loh ! )
Sedangkan di Indonesia, disebut PENDUDUK MISKIN adalah penghasilan per bulannya Rp 233.740 per KK ( BUKAN per orang loh ! )

(kalo tidak percaya baca info dibawah ini: REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON–Amerika Serikat kini kebanjiran orang miskin. Berdasarkan data terbaru dari Biro Sensus AS, jumlah orang miskin di negara superpower itu sudah mencapai 46,3 juta jiwa.

Apa indikator kemiskinan di AS? Sama halnya dengan Indonesia, indikator orang miskin dihitung dari besaran penghasilan mereka. Bila Indonesia menggunakan penghasilan per bulan, maka AS menggunakan penghasilan per tahun.

Dalam survei terkini mereka, orang yang disebut miskin di AS adalah orang (satu individu) yang penghasilan per tahunnya hanya 11.139 dolar AS atau sebesar Rp 96,7 juta. Ini berarti orang miskin di AS penghasilannya sebulan mencapai Rp 8,05 juta.

Selain itu, batas kemiskinan di AS juga dihitung berdasarkan keluarga. Satu keluarga (dua anak) dianggap miskin bila penghasilan hanya 22.314 dolar AS per tahun atau per bulannya hanya sekitar 1.859 dolar.

Di Indonesia, Biro Pusat Statistik yang menyelenggaran survei penduduk miskin menemukan, penduduk miskin adalah warga keluarga yang penghasilan per bulannya Rp 233.740. Sumber: Yahoo)

ARTINYA: perbedaan penghasilan antara penduduk Indonesia ada selisih 35 x lipat untuk setara dgn penduduk miskin di Amerika.
Jadi harga BBM bensin di Amerika seharusnya =
35 x Rp 4.500 = Rp 157.500 per liter. Tetapi hanya dijual Rp 8.925/liter. Sangat murahkan !
Harga bensin Indonesia seharusnya =
Rp. 4500 : 35 = Rp 128,5 per liter.
Tetapi di jual 4.500 per liter malah dinaikan menjadi harga 6.000/liter.
Alangkah malangnya nasib bangsa ini (dari abu Ammar)


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
mhd.ansyari

20 Comments

Leave a Reply

  1. Agak kaget liat tulisannya, jadi nt bandingin harga BBM dengan pendapatan masyarakat miskin, sekarang gini emang siapa Indonesia bisa dpet harga Rp,128,5? Mending tuh perusahaan Minyak ganti jualan kwaci dong lebih menguntungkan. Biaya produksinya per liternya aja mungkin udah lebih dari segitu. Bangsa ini emang udah malang bro mau gimana lagi. Mungkin lebih baik kalo judul nt tuh dampak psikologis perubahan BBM pada rakyat miskin sih, jadi bukan ngejudge harga-harga yang seharusnya di negara-negara disitu disini, harga di Indonesia tuh mahal dan disitu murah, ga bisa sesimple itu kita mandang suatu hal bro. No Offense, Keep anakui.com smart! 😎

    1. yes, be strong analysis and accurate data..

      1 barrel = 159 liter
      1 barrel = 105 USD (asumsi APBN), realita hampir 120 USD
      1 USD = 9000 rupiah

      kalkulasi sederhana aja ya.
      1 barrel = 105*9000 = Rp. 945.000
      1 barrel = 159 liter.
      sehingga, harga 1 liter MINYAK MENTAH adalah 945000/159 = Rp. 5943.

      1. jadi, kalo kita tambahin, harga minyak mentah + biaya konversi minyak mentah ke premium (menurut argumen penulis) jadi berapa kakak?

        9000. lebih.

        my job here is done. captain obvious out

      2. siapa kamu andes grandee? kenapa kamu tau banyak? ko saya kayanya tau kamu?. Anyway, tough point ndes, klo mau yg bener baca ini ajadaah. ohya, perhitungan harga itu based cost loooh, bukan based maunya siapa gitu. tapi klo based cost, harga BBM mahal , kenapa murah? karena subsidi. jadi artinya apa? biaya nutupin cost dari harga yang lbh murah, ti ditanggung pemerintah. Gitu qaqa ansyarii. Cubit deh ah

  2. waduh pak, darimana latar belakangnya biaya hidup yang sangat situasional bisa dibandingkan dengan harga BBM yang ditetapkan bersama berdasarkan permintaan pasar sedunia..??

  3. Gimana kalo pendapatan masyarakatnya aja yang ditingkatkan? Gue ngomong kayak gini bukan karena gue pikir nyari uang itu gampang ya bro, tapi masa kita mempersalahkan pemerintah karena pendapatan kita yang minim? Pemerintah kan bukan raja minyak. Dia beli minyak juga. Kalo harga minyak dunia naik, masa pemerintah disuruh tetep pake harga segitu? Ya bisa bangkrut lah ini negara. Makanya, daripada ngeluh-ngeluh harga minyak naik mending konsentrasi ke pendidikan, ke pekerjaan. Ya orang Indonesia gimana mau memperbaiki pendapatan kalo BBM naik aja langsung demo, anarkis pula, merusak fasilitas umum, mengganggu kelancaran transportasi. Padahal yang demo juga mahasiswa, yang seharusnya mereka kuliah dan belajar supaya IP nya tinggi, supaya dapet pekerjaan yang enak, supaya ga hidup susah, supaya bisa mengonsumsi BBM yang harganya akan semakin naik, supaya ga ketar-ketir lagi kalo BBM naik. Udahlah ga usah terlalu mikirin pemerintah, kita fokus aja supaya nanti kalo jadi pejabat ga ngelakuin kesalahan yang sama πŸ™‚

  4. tp terlepas dari tulisan” yg ada di atas, penarikan subsidi BBM itu terlalu prematur karena tidak di backup dgn kebijakan yg pro rakyat.
    harusnya yg merasakan kenaikan BBM itu org” yg punya kendaraan, atau paling tidak yg mnggunakan kendaraan pribadi.
    tapi kenyataannya, yang terkena dampak terbesarnya justru org kecil yg tdk memakai kendaraan pribadi dan bahkan mereka hrs membayar lbh mahal atas TDL yg hanya mereka pakai untuk menyalakan 1 bohlam kecil.
    MIRIS

  5. ada yang sudah liat sosialisasi pemerintah tentang BBM ini? http://sosialisasi-bbm.wapresri.go.id/ liat ketika pemerintah membandingkan harga BBM antar negara asean, itu gak apple to apple.. masa solar dan premium dibandikan dengan pertamax dan pertamax plus. cari dah oktan yang biasa digunakan oleh negara itu. contohnya dalam berita ini http://dunia.vivanews.com/news/read/299683-malaysia-tidak-akan-naikkan-harga-bbm “Mayoritas masyarakat Malaysia menggunakan BBM dengan kandungan oktan RON95, atau setara dengan Pertamax Plus di Indonesia. Berkat subsidi pemerintah, harga BBM di Malaysia RM1,9 atau setara Rp5.753 per liternya.”. boi disini pertamax plus berapa. sekarang saya tanya, biaya produksi oktan 88 dengan oktan 95 sama apa kgk?

    mungkin dengan sekilas kita bakal bilang harga di indonesia kemahalan, kalah subsidinya sama malaysia. ya malaysiakan income perkapitanya besar, jd kuat subsidi. sudah gitu penduduknya lbh dikit dari indonesia. nah hayo, apa masalah akarnya? penduduk kebanyakan atau income per kapitanya yang kurang? hehehe

    BBM emang pasti dan harus naik. tp tidak sekarang. tidak dengan solusi menarik subsidi BBM ini, karena biaya bahan pokok juga akan naik. πŸ˜€

    kpn? ketika si kaya serius pake pertamax, dan SPBU pertamina tegas menahan orang kaya untuk tidak pakai pertamax.

    punyek punyek dah :))

  6. SETUJU sama bang Udaya
    dari mana itu biaya hidup sama harga BBM bisa dibandingkan selaras gitu?

  7. ada alesan kenapa kami anak2 FEUI ga pernah berkomentar tentang metode penyembuhan kanker pankreas.
    kami bisa aja ngomongin soal kanker pankreas, bikin artikel di anakui.com tapi jadinya ya kaya artikel ini, ngaco to the max.. karena itu spesialisasinya anak kedokteran, kami cuma taunya kanker pankreas itu penyakit berbahaya yang harus disembuhkan, tapi ga tau caranya..

    anyway, sesuai argumen ente, apa lantas semua harga yang beredar di amrik harganya harus dibagi 35 untuk dijual di indonesia? asik bener harga emas bisa dikorting jadi cuma 1/35nya, bgitu pula harga CPO, batu bara, mobil, motor, beras..

    gua beli aja itu komoditas2 trus gw jual di amrik, gua beli aja itu bbm di indonesia, pinjem tanker, trus jual ke amrik.. gila dari harga cuma 128 seliter (atau anggeplah 200 per liter untuk pertamax) bisa gw jual ke amrik 8000an.. gw kasi dah stengah keuntungan gw buat negara.. kaya mendadak gw.. tapi lo tau kan keadaannya ga sebodoh itu..

  8. terima kasih nih kritiknya… ada alasan mengapa saya berani salah dan berani menyampaikan artikel ini walaupun ini bukan spesialisasi saya
    1. akan terjadi pertukaran informasi sehingga yang salah menjadi benar dan yang belum benar akan dicarikan kebenaran.
    2. spesialisasi ilmu saya memiliki segala informasi mengenai metode, pengenalan dan bermacam-macam informasi dari berbagai disiplin ilmu.
    3. kita manusia bukan robot yang terprogram hanya pada satu disiplin ilmu. jangan mengucilkan kemampuan manusia. jadi jangan berpikiran sempit.

    sekali lagi terima kasih kritiknya ^_^

  9. Nice try, Ansyari!
    Terlepas dari benar tidaknya atau setuju tidaknya saya dengan artikel ini, saya kagum sama keberanian dan usaha anda ini. Ilmu perpustakaan mungkin masih dipandang sebelah mata oleh mayoritas orang di, ga usah jauh-jauh Indonesia deh, di Universitas kita aja saya pribadi masih merasakan adanya hal seperti itu.

    Saya suka dengan komen anda di atas. Berani dan tegas. Bukannya saya sok pintar dan sok menasehati tapi, alangkah baiknya kalau ke depannya unsur rasa kerendahan hati dan keterbukaan lebih di tunjukkan dalam penulisan-penulisan artikel yang sifatnya opini seperti ini. Jadi mungkin bisa mengurangi kesan ‘sombong’ atau ‘sok pintar’. Saya bukan mau bilang artikel anda ini terkesan seperti itu, tapi ini cuma saran aja. Namanya juga pendapat kan? Bebas tapi tetap harus terbuka juga.

    Semangat! Sekali lagi saya kagum sama keberanian anda πŸ˜‰

  10. Wah-wah… Purchasing Power Parity-nya gak dibahas… Penghasilan tingginya doang yang dibahas, tapi standard cost of livingnya malah dibiarinin… Nilai riil dari penghasilan keluarga antar negara mana?

  11. Lanjut komentarnya Januardo. Ada yang namanya Purchasing Power Parity. inti teorinya itu sama kayak artikel ini, bandingin mahalan mana BBM indonesia sama luar negeri. ambillah Amerika.

    cara ngitungnnya = ($11,49/liter * Rp9180) / Rp4500/liter = 23, 44 X. artinya, Harga BBM/liter di amerika itu 23,44 lebih mahal. Diamerika dapet 1 liter, di Indonesia bisa dapet 23,44 Liter.

    FYI aja, angka Rp9180 itu kurs beli dollar terhadap rupiah hari ini. sumbernya http://id.rateq.com/ dan http://www.kompas.com. Semoga bermanfaat πŸ˜€ CMIIW

  12. nice try sii. gapapa lo uda nyoba berpendapat walaw ngawur. Cuma at least lo brani bunyi si. Tapi emang masih butuh banyak banget perbaikan dari pondasi nya banget dan ampir semua opini nya salah.
    Purchasing power parity mst di bahas disini, arbitrase bisa terjadi. Salah banget kalo kita menghitungnya begitu. Dan langsung sampe ke kesimpulan kalo di Indo it kemahalan banget. klo berdasarkan itungan itu, gw beli semua BBM d Indonesia, gw jual itu ke US harga discount, Indonesia bisa jadi supplier utama BBM murah. Untungnya gw ambil 1% buat gw 99 % buaat negara. Untung negara kita. Sayangnya mimpi ini cuma ada di opini anakui.com.

    income riil disini juga ga dibahas, uang 1000 lo disini bisa beli premen lah at least di Indo, coba kalo di US, 1000 lo blm tentu bisa beli permen. Mereka punya skill lbh tinggi dari kita, bekerja lebih keras, belajar lebih rajin, tidak banyak kerusahan dan vandalisme, wajar ga si standar kemiskinan mereka beda? Make sense?

    komen buat statemen ini : “kita manusia bukan robot yang terprogram hanya pada satu disiplin ilmu. jangan mengucilkan kemampuan manusia. jadi jangan berpikiran sempit.” SETUJU BANGET. Dan it kenapa menurut gw lo nulis pendapat sebaiknya mempertimbangkan disiplin ilmu lain yaitu makro ekonomi ^^.

    gw juga anak ekonomi yg ga sgitu musingin naik turun BBM wlw kita uda tau BBM mau gamau seharsny naik, tpi tulisan ini emang agak belok si baik dari segi perhitungan dan opininya. sebaiknya ansyari yang tau berbagai macam spesialisasi ilmu dan segala informasi mengenai metode, pengenalan dan bermacam-macam informasi dari berbagai disiplin ilmu tdk kelupaan menggunaan metode dan informasi yang lbh robust dari perhitungan makro ekonomi yang sangat sederhana itu.

    Tapi so so laah, lo berani berpendapat walaw lo gatau salah benernya, ga smua orang bisa kaya lo si. Oke banget laah, hehehe. Tetep nulis dan tetep berani berpendapat, dan tetep belajar yaah, di area ini lo ttp mst banyak belajar. sama kaya gw klo mau komen di luar area gw, mst belajar banyak dlu. hi hi

  13. kalo gitu, harusnya daya hidup masyarakat Indonesianya yang harus ditingkatkan. jangan bermental pengemis dan maunya dikasih murah melulu.