BBM Pasti Naik..


0

Sudah lama gw perkirain bkl ky gini.. BBM naik lagi..
Menurut gw, wajar sich BBM tu harganya naik taruz smp selangit.. Klo kata anak SD kls 6, bahwa minyak bumi tu adalah SDA yg tdk dpt diperbaharui (bs diperbaharui sih, tp butuh jutaan tahun lg)..
Manusia sudah lama mengenal minyak sbg bahan bakar smenjak zaman Yunani kuno. Namun, baru diexplorasi dan diexploitasi pada abad ke-19. Sampai akhirnya puncak penggunaanya adalah pada abad ke-20. Dimulai dari PD I, PD II, dan berbagai peristiwa yg memakai BBM sbg bahan bakar utama. Sehingga semakin lama cadangan Migas semakin menipis di seluruh dunia.
Kata org Ekonomi, harga suatu barang akan meningkat bila jmlh Permintaan melebihi jmlh Penawaran dan jmlh stok barang. Atau dlm hal ini jmlh ketersediaan cadangan minyak yg menipis, hrs memenuhi kebutuhan dunia akan minyak yg begitu besar…
Jadi, wajar aja klo minyak pasti naik…
Klo gw perhatikan aksi-aksi Mahasiswa yg trjd sekarang ini, menuntut harga minyak jgn naik.. Klo kata gw, MUSTAHIL harga minyak itu ga NAIK!! Gw meninjau dr sudut pandang di atas.. Namun, bukannya gw setuju dg kenaikan BBM, tp tlg DUONKZ klo mw aksi alasannya jgn menolak kenaikan BBM.. Ada alasan yg lebih bagus drpd ttg menolak BBM..
Menurut gw, coba suarakanlah ttg keadilan sosial yg menghapus kesenjangan sosial antara si Kaya dan si Miskin, kemudian gmn caranya agar subsidi yg msh diberikan Pemerintah benar-benar tepat sasaran..
Cm syg,,, Pemerintah qt bisanya cm naikin harga doank.. Tanpa ada kebijakan2 yng taktis, produktif, dan tegas…
HIDUP MAHASISWA!!!


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
akim

gw.. kimia bgd..

7 Comments

Leave a Reply

  1. pasti lah naek..

    gua juga gak bisa koment banyak dah kalo masalah dan alasannya ekonomi2an..,
    faktanya minyak dunia terus melambung ,, terakhir udah di atas 130 dollarr,, gila,,, peningkatnnya drastis banget tuh…

    yang pasti bagi rakyat miskin hal ini tentunya tidak bisa diindahkan, BBM naek harga lainnya naik,,, beban semakin sulit.

    BLT?

    rada bingun guah maksud pemerintah sebnernya apaan sih ngasih2 BLT segala,, mendingan buat ngasih dana2 ke UKM2 lemah biar bisa bangkit dan menghasilkan lapangan kerja yg signifikan..

  2. Yang gw bingung respon pasar pasti sekonyong-konyong menaikkan harga… kentut.

    Terdengar polos, tapi gw dah empet dengan perilaku pasar yang demikian. Tiap abis lebaranan, natalan, naik BBM, ganti presiden, eh apa-apa dimahalin.

    Dasar tukang dagang, pada oportunis semua.

    +iR+

  3. ini terjadi karena ketidakmampuan para ‘pengatur’ ! seharusnya klw mereka jeli dan pandai, dan dapat mengatisipasi jauh2 hari,solusi kenaikan harga minyak dunia bukan dgn menaikkan harga minyak Nasional !
    kenapa malaysia tidak naik bbmn nya??knpa dia bisa ??
    akhirnya yg kena rakyat2 juga !
    yg ngatunya aj yg goblok !
    ya.. jgn sampe qta ikut2an terima aj dari kebijakan yg merupukan kesalahan dari orang2 ini!
    yg jelas orang miskin tambah banyak, kejahatan makin banyak, ongkos kuliah makin mahal, yang jomblo semakin kesepian (wah ga nyambung yak..)he..

    .sph.

  4. Ya, kalo ngikutin patokan harga minyak dunia BBM udah wajar naek harganya. Tapi itu kalo diliat dari sudut pandang KONSUMEN! Bukannya kita ini termasuk PRODUSEN minyak?. Dimana-mana tuh kalo harga naek biasanya PRODUSEN seneng. Lha ini kok malah jadi susah. Ok lah masih ada minyak yang diimpor, tapi dibandingin ama produksi negara sendiri berapa persennya sih yang kita impor??? Blok Cepu denger2 udah mulai beroperasi, harusnya kebutuhan minyak kita terpenuhi. Atau jangan2 pemerintah ga bisa ngontrol harga karena sebagian besar kegiatan eksplorasi minyak kita dikuasai asing?

    ~Tanya Kemana?

  5. hufff…

    BBM naek lagi…

    emank harus dinaekin mau gmn lagi lha wong harga minyak dunia aja ud tembus 130 dollar/barel. ya itu mungkin satu-satunya jalan yang terbaik untuk menyelamatkan keuangan negara kita kali yah…

    yang penting kita semua harus bahu-membahu untuk ngatasi masalah ini jangan saling cela-menyela…

    inget kita baru aja memperingati 100 th kebangkitan Nasional. kita bisa bangkit kalo kita semua bersatu.. kemerdekaan negara kita pun direbut juga karena kita bersatu kan…
    so kita semua harus bersatu…
    kita bisa

  6. Klo BBM naik lagi perlu dikritisi lagi kenapa bisa sampai harus dinaikan.

    Dan berikut ini saya punya info mengenai carut marut BBM antara pihak pemerintah dan pertamina.
    Sumber uraian ini dari seseorang yang bernama Marvin Jupiter Walukow.
    inilah uraiannya :
    Berikut ini data yang saya kompilasi dari berbagai sumber, terutama dari para ekonom yang tidak bermahzab neolib!
    >>
    >> Indonesia menghasilkan 930.000 Barel/hari, 1 Barel = 159 liter
    >> Harga Minyak Mentah = 105 USD per Barel
    >> Biaya Lifting + Refining + Transporting (LRT) 10 USD per Barel
    >> = (10/159) x Rp.9000 = Rp. 566 per Liter
    >> Biaya LRT untuk 63 Milyar Liter
    >> = 63 Milyar x Rp.566,- = Rp. 35,658 trilyun
    >> Lifting = 930.000 barel per hari,
    >> atau = 930.000 x 365 = 339,450 juta barel per tahun
    >> Hak Indonesia adalah 70%, maka = 237,615 Juta Barel per tahun
    >> Konsumsi BBM di Indonesia = 63 Milyar Liter per tahun,
    >> atau dibagi dengan 159 = 396,226 juta barel per tahun
    >> Pertamina memperoleh dari Konsumen :
    >> = Rp 63 Milyar Liter x Rp.4500,-
    >> = Rp. 283,5 Trilyun
    >> Pertamina membeli dari Pemerintah
    >> = 237,615 Juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-
    >> = Rp. 224,546 Trilyun
    >> Kekurangan yang harus di IMPOR
    >> = Konsumsi BBM di Indonesia – Pembelian Pertamina ke pemerintah = 158,611 Juta barel

    >> = 158,611 juta barel @USD 105 x Rp. 9000,-
    >> = Rp. 149,887 Trilyun
    >>
    >> KESIMPULAN:

    >>
    >> Pertamina memperoleh hasil penjualan BBM premium sebanyak 63 Milyar liter dengan harga Rp.4500,- yang hasilnya Rp. 283,5 Trilyun.
    >> Pertamina harus impor dari Pasar Internasional Rp. 149,887 Trilyun
    >> Pertamina membeli dari Pemerintah Rp. 224,546 Trilyun
    >> Pertamina mengeluarkan uang untuk LRT 63 Milyar Liter @Rp.566,-
    >> = Rp. 35,658 Trilyun
    >> Jumlah pengeluaran Pertamina Rp. 410,091 trilyun
    >> Pertamina kekurangan uang, maka Pemerintah yang membayar kekurangan ini yang di Indonesia pembayaran kekurangan ini di sebut “SUBSIDI”

    >> Kekurangan yang dibayar pemerintah (SUBSIDI) = Jumlah pengeluaran Pertamina dikurangi dengan hasil penjualan Pertamina BBM kebutuhan di Indonesia
    >> = Rp. 410,091 trilyun – Rp. 283,5 Trilyun

    >> = Rp. 126,591 trilyun
    >> Tapi ingat, Pemerintah juga memperoleh hasil penjualan juga kepada Pertamina (karena Pertamina juga membeli dari pemerintah) sebesar Rp. 224,546 trilyun. Catatan Penting: hal inilah yang tidak pernah disampaikan oleh Pemerintah kepada masyarakat.
    >> Maka kesimpulannya adalah pemerintah malah kelebihan uang, yaitu sebesar perolehan hasil penjualan ke pertamina – kekurangan yang dibayar Pemerintah (subsidi)
    >> = Rp. 224,546 Trilyun – Rp. 126,591 Trilyun

    >> = Rp. 97,955 Trilyun
    >>
    >> Artinya, APBN tidak Jebol justru saya jadi bertanya: dimana sisa uang keuntungan SBY jual BBM Sebesar Rp. 97,955 trilyun, itu baru hitungan 1 tahun. Dimana uang rakyat yang merupakan keuntungan SBY jual BBM selama 7 tahun kekuasaannya?