Senior itu batu, kadang banyak ngomong, kadang marah-marah gak jelas, kadang sensi, nyebelin deh pokoknya. Ya, mungkin itu semua bersarang di benak maba dan bikin mereka jadi gak ‘nurut’ sama yang namanya senior. Sok rebel lah istilahnya. Well, berikut ini alasan mengapa senior itu banyak omong dan lain-lainnya.

Experience inside a book

Karena percaya deh, senior itu lebih pengalaman (dalam urusan tertentu) via psamabim

Karena percaya deh, senior itu lebih pengalaman (dalam urusan tertentu) via psamabim

Kenapa ada orang di dunia ini ngebeli buku how to dan banyak orang buka situs-situs lifehack? Pengalaman, itu jawabannya. Perkara tentang jadi maba, senior punya banyak pengalaman, percaya deh tuh. Yang jadi sorotan adalah gimana si senior ini mengaplikasikan pengalamannya.

advertisement

BACA JUGA: [Sharing] Pengalaman yang Menegangkan Menulis Artikel di anakUI.com

 

Sebagian besar percaya kalau jadi senior yang tegas dan galak, seperti halnya senior ketika mereka masih maba, adalah cara supaya junior mereka gak jadi manja. Ada benernya juga, sih. Gak berarti senior itu jahat, buat apaan juga jahatin anak orang? Siapa tau ada senior yang kelak lulus bareng kalian, kan gak ada yang tau?

advertisement

 

It’s all to guide you—even to the wrong way

It’s all to guide you—even to the wrong way via psamabim

It’s all to guide you—even to the wrong way via psamabim

Ini bener banget. Ya, apalagi kalau bukan membimbing. Banyak senior yang nge-share tentang pengalaman mereka dengan kuliah A dan kuliah B, betapa gak bergunanya dua kuliah itu untuk masa depan kamu, dan bagaimana dosen A dan dosen B itu lebih asik dibandingin yang lain, gimana caranya bikin tugas A dan tugas B, tukang fotokopi yang mana yang lebih murah dan tempat print mana yang gak ada virusnya, makanan paling enak dan murah di kantin sampai ke senior yang paling cakep siapa namanya.

BACA JUGA: Suka Duka Jadi Maba UI 2015

advertisement

 

Semuanya untuk ngebimbing kamu, makanya mereka banyak omong. Meskipun gak jarang mereka bimbing kalian ke jalan yang salah. Misal, ya cabut kelas. Trik-trik buat cabut dari kelas, dosen mana yang lemah pengawasannya terhadap absen, dan lainnya. Tapi itu semuakan bagian dari bimbingan. Jadi terima aja. Pilah-pilah sendiri informasinya.

 

advertisement

Been there, done that

Kata-kata senior tuh ada sabdanya via dpmvokasiui

Kata-kata senior tuh ada sabdanya via dpmvokasiui

Kata-kata senior tuh ada sabdanya. Mungkin kamu gak ngeh, tapi kalau dipikir baik-baik, pasti ada alasan kenapa senior bertindak demikian. Entah itu iseng marahin kalian, suka nyuruh yang aneh-aneh, dan lain sebagainya. Jangan dendam, senior juga pernah jadi maba dan mereka juga melewati apa yang kalian sedang alami sekarang.

BACA JUGA: Cita-cita FKUI in My view

Kadang ada maba yang sombong gak nyapa senior, dan senior jadi marah. See, kalian harus tau bahwa senior itu mungkin aja pernah sombong seperti halnya kalian dulu, they’ve been there and done that. Dan kadang itu semua itu jadi penyesalan, kenapa gak nyapa dan kenalan sama senior. Siapa tau kuliah jadi lebih seru dan lebih mudah dengan kehadiran dan bantuan senior.

 

Nantinya lo juga jadi senior, jadi ya….

Udahlaah, nanti kalian juga bakal jadi senior dan bisa ngerasain via kelompok25

Udahlaah, nanti kalian juga bakal jadi senior dan bisa ngerasain via kelompok25

Ini yang paling klasik. Semua marah-marah sama maba, semua nasehat cerewet panjang lebar tinggi luas volume itu kelak akan dilakukan juga oleh kalian ketika kalian jadi senior. Beneran deh. Pernah beberapa kali ada yang berusaha mengubah dan bahkan menghancurkan sistem itu, tapi gagal.

BACA JUGA: Rombak Sistem Evaluasi Pendidikan Indonesia!

Kenapa? Karena si junior belum tentu meneruskan usaha seniornya. Jadi, kalian dengerin aja senior kalian, toh nanti kalian jadi senior juga kan?

Nah, ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line. Ayo, nurut kek sama senior! XD