Beberapa Lokasi Perpus UI yang Pw Buat Tidur

Berikut ini ada 4 lokasi buat kamu wisatawan dari berbagai penjuru fakultas yang berkunjung ke perpustakaan UI dan hendak ‘menginap’ alias numpang tidur.


0
Bisa juga coba tidur di sofa lobby via amelindas

 

Yang sering ngantuk waktu di kampus, angkat tangan!

Ngantuk itu jadi masalah abadi mahasiswa kalong sepanjang sejarah dunia persilatan. Ada teori yang menjelaskan bahwa malas, sebagai ketua dari segala sifat non-produktif, jadi pendorong rasa kantuk mahasiswa. Di kelas, seringkali mereka yang ngantuk adalah yang males, yang gak tertarik sama pembahasan, bosen, dan akhirnya ngantuk. Namun, teori itu tak selalu benar. Bisa aja ngantuk gara-gara begadang ngerjain tugas, lalu esoknya si dosen yang bersangkutan malah gak masuk dan pengumpulan tugas ditunda.

BACA JUGA: Momen-momen “Surga” yang Dirindukan Oleh Mahasiswa

Apa pun penyebab rasa kantuk kamu, silakan mendatangi perpusat UI yang multifungsi nan multitafsir itu. Multitasfir as in kamu bisa menafsirkannya sebagai perpustakaan, semi-mall, kantor, dan juga warnet. Multifungsi as in, yah jujur aja, seberapa banyak dari kamu yang dateng ke perpus untuk baca? Sebagian besar untuk internetan, nongkrong, atau tidur.

Berikut ini buat kamu wisatawan dari berbagai penjuru fakultas yang berkunjung ke perpustakaan UI dan hendak ‘menginap’ alias numpang tidur.

 

Sofa lobby

Bisa juga coba tidur di sofa lobby via amelindas
Bisa juga coba tidur di sofa lobby via amelindas

Buat yang muka tembok atau memang udah kelewat ngantuk dan gak kuat ke mana-mana lagi, silakan menetap di sofa yang ada di lobby. Buat kamu yang biasa tidur di random places dan dalam random situations, sofa lobby bisa jadi sangat nyaman.

Meski banyak makhluk berlalu-lalang, ada yang ketawa-ketiwi mainan smartphone dan bahkan memadu kasih, dengan dedikasi kamu terhadap rasa kantuk akan bisa tidur dengan nyaman di sofa ini. Asalkan kamu tidurnya duduk bersandar, jangan naikin kaki ke sofa. Dikata ini ruang tamu rumah?

BACA JUGA: Tipe-tipe Mahasiswa yang Biasanya Datang ke Perpustakaan UI

Oh iya, pakai masker lebih baik. Mahasiswa tidur dengan mulut menganga bukan view yang menarik dipandang. Well, sebelum foto kamu tidur nganga tersebar di instagram juga, sih.

 

Ruang baca

Atau gak di Ruang baca yanga da biliknya via joehudijana
Atau gak di Ruang baca yanga ada biliknya via joehudijana

Kamu mau tidur di tempat yang cukup tersembunyi, ruang baca jadi pilihan utama. Ada bilikny, Coy! Kamu gak perlu khawatir tidur menganga karena ya gak ada yang terlalu merhatiin. Ruangan ini juga lebih tenang dibanding lobby, palingan hanya ada bunyi-bunyi orang ngetik di laptop, orang balik halaman buku, batuk, bersin, atau orang yang gak sengaja jatohin sesuatu.

BACA JUGA: Cara Baru Pinjam Buku di Perpustakaan Pusat UI yang Baru

Konsekuensinya, kamu harus tidur dengan menundukkan wajah ke meja, seperti masa SD sampai SMA dulu. Side effects-nya bisa jadi leher pegel dan punggung bungkuk. Tidur nyandar bisa juga sih, tapi apa bedanya sama di sofa lobby dong?

P.S. Jangan ngorok.

 

Ruang koleksi

Mau cepet ngantuk? Ke ruang skripsi di lantai 3 via fidhofidho
Mau cepet ngantuk? Ke ruang skripsi di lantai 3 via fidhofidho

Kamu yang cinta sama ketentraman untuk jadi suasana tidur, the so-called light sleeper yang bisa terbangun hanya dengan suara derit pintu atau ketukan kecil, tidurlah di ruang koleksi. Gak berisik. Damai. Lumayan adem juga. Sunyinya ngalahin ruang baca. Meskipun posisi tidurnya sama aja kaya di ruang baca sih.

Bedanya adalah kehadiran buku-buku, yang bisa bantu kamu membosankan diri dan akhirnya ketiduran. Dan tolong bedakan juga ruang koleksi dan ruang skripsi. Yang ada kamu ambil skripsi buat dibaca, kamu bukan tidur tapi pingsan. P.S. Eits, jangan ngiler di atas buku. Gak etis.

BACA JUGA: Begini Caranya Agar Skripsh*t Kamu Jadi Skripsweet!

 

 

Sofa lantai empat

Mau tidur tanpa keganggu? naiklah ke lantai 4 via
Mau tidur tanpa keganggu? Naiklah ke lantai 4 via singgihsetiadi5

Buat kamu yang cari posisi tidur yang cukup sempurna dan nyaman, sofa lantai empat jadi pilihannya. Kamu bisa tidur ngangkang, tengkurep, telentang, ngorok, atau ngiler.

Gak bakal ganggu banyak orang karena gak banyak juga yang lalu-lalang, palingan satu-dua orang lewat. Ini salah satu tempat epik yang turun-temurun dipakai untuk tidur, mulai dari yang pake snapback sampai yang berhijab, dari yang maba sampai senior telat lulus. P.S. Jangan lupa pulang.

BACA JUGA: Mengapa Saya Ingin Kuliah 4 Tahun, Bukannya 3,5 Tahun?

Nah, gimana, pengunjung perpustakaan UI? Ada tempat lain untuk tidur? Ayo share tulisan ini via Facebook, Twitter dan Line, mungkin ada seseorang di luar sana yang cari tempat bernaung sementara.

 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

like like
0
like
dislike dislike
0
dislike
lol lol
0
lol
syebel syebel
0
syebel
omg omg
0
omg
atut atut
0
atut
sumringah sumringah
0
sumringah
wtf wtf
0
wtf
Admin anakUI.com
Semua postingan resmi dari anakUI.com, baik itu pemberitahuan, info, dan lain-lain, hanya diposting dari akun ini. Follow juga twitternya @anakuidotcom dan FB Fanpagenya.

0 Comments

Leave a Reply