Sering main ke perpus pusat UI? Bagi kamu yang sudah sering main ke perpustakaan pusat UI tentunya tau ada banyak fasilitas yang sering jadi bahan pembicaraan di kalangan mahasiswa. Namun, dari setiap fasilitas yang ada, sudahkah kita bersikap terdidik dalam memanfaatkan fungsi gunanya?

Bagi kamu yang book-addict mungkin sedikit banyak paham bagaimana etika di perpustakaan mana pun di seluruh dunia. Namun, bagi kamu yang baru pertama kali ke perpustakaan dan itu adalah perpustakaan yang dilengkapi ragam fasilitas tambahan selain fasilitas yang umumnya ada di perpustakaan, pastinya akan bingung dan memiliki ragam pertanyaan tentang bagaimana bersikap di perpustakaan. Mungkin kedengarannya klasik, tapi percaya atau tidak percaya masih ada sebagian mahasiswa yang masih bersikap nyebelin saat menggunakan fasilitas-fasilitas di perpustakaan, utamanya perpustakaan pusat UI.

Supaya kamu atau teman baik kamu gak termasuk dalam “sebagian mahasiswa pengguna perpus yang nyebelin” itu, ada baiknya yuk, kita ingat-ingat lagi etika ber-perpustakaan yang wajib kita ketahui sebagai mahasiswa!

advertisement

 

Jangan Berisik

Yang lagi ngerjain skripsi atau mau tidur, semua butuh ketenangan via perpustakaanumum

Yang lagi ngerjain skripsi atau mau tidur, semua butuh ketenangan via perpustakaanumum

Berisik di sini, bukan hanya sebatas berdiskusi dengan suara lantang yang mana akan menyita perhatian seluruh pengguna perpustakaan untuk mengusir kamu, tapi juga hal-hal lain yang bersuara nyaring. Kayak nyetel musik di hape kenceng-kenceng dan mengganggu temanmu  yang mungkin lagi serius ngegarap skripsi di perpus dan sudah “menginap” di sana selama 3 hari berturut-turut, bisa-bisa kamu dimakan nanti sama dia.

 

advertisement

Jangan Makan

Kalau mau makan, mending di luar via getready123

Kalau mau makan, mending di luar via getready123 

Salah satu kegiatan yang amat nyebelin jika kamu lakukan di perpustakaan adalah makan. Ya, makan. Bila makananmu tidak berbau, biasanya dia akan berbunyi. Misal, keripik, snack, Cheetos, dan semacamnya. Dan jelas bunyi “krauk krauk”-nya itu ngganggu banget! Bila makananmu gak berbunyi, maka dia akan berbau. Jadi jangan sekali-sekali kamu makan nasi padang di perpus, dijamin teman yang duduk di sebelahmu langsung ngiler dan gak konsen karena kepengen ikutan makan. Jadi, hargailah perasaannya. Belum lagi makan di peprustakaan berpotensi buat kamu ninggalin sampah.

 

Gunakan Komputer dengan Bijak

Gunakan Komputer dengan Bijak via everlastinggaze

Gunakan Komputer dengan Bijak via everlastinggaze

Ok, gedung Crystal of Knowledge ini punya yang namanya Mac Room, a.k.a Kebun Apple, we all know that. Tapi, jangan senang dulu, kamu akan jadi orang paling nyebelin se-dunia jika kamu duduk di salah satu komputer iMac yang sedang menyala tapi gak kamu pakai. Instead of using iMac, tapi kamu malah ngeluarin laptop atau Macbook. Sementara saat itu perpus sedang penuh-penuhnya dan ada orang yang lagi ngantre, nungguin kamu kelar laptopan hanya demi dia bisa pakai komputernya! So, kalau kamu merasa laptopmu lebih canggih, silakan keluar dari Mac Room dan duduklah dengan tenang di sofa-sofa yang di depan itu! Please, we beg you!

advertisement

 

Gunakan Internet dengan Bijak

Gunakan Internet dengan Bijak via kutudrama

Gunakan Internet dengan Bijak via kutudrama

Ketahuilah, bahwa fasilitas internet di perpustakaan pusat UI yang katanya download speed-nya bisa mencapai 7,5 mbps ini, adalah SHARED CONNECTION. Yang mana, kalau 1 PC menggunakan lebih dari kuota yang disediakan, maka dia akan “nyedot” kuota PC lainnya (baca: kuota speed orang lain). Jadi, di saat perpus sedang penuh-penuhnya, JANGAN SEKALI-KALI kamu buka Youtube buat nyanyi-nyanyi gila, nonton drama Korea, atau serial movies! Sesungguhnya yang demikian itu adalah dosa besar! Karena merugikan teman-temanmu yang lain yang lebih membutuhkan kuota internet dari wifi/LAN yang di share.

Dan apabila engkau mengingkari, maka bersiaplah untuk menerima sanksi sosial berupa lirikan-lirikan penuh dendam dari pengguna perpus lainnya. LO PIKIR INI WARNET!? – kira-kira itulah kalimat sakit hati yang tersurat dalam perasaan mereka yang amat mendalam.

advertisement

BACA JUGA: Belajar Asik Bahasa Korea lewat Nonton Drama

 

Kembalikan Buku yang Dipinjam

Kembalikan Buku yang Dipinjam via woengkreatif

Kembalikan Buku yang Dipinjam via woengkreatif

Jelas ya, kalau abis minjem buku dari perpus wajib dikembalikan. Sudah ada regulasi khusus dari pihak perpustakaan UI terkait pinjam-meminjam buku. Semua regulasi bisa kamu cek di sini. Buku yang kamu pinjam hilang? GANTI! Ganti bukunya dengan buku yang sama persis tahun terbitnya! Be respectful with books, agar ilmu yang kamu pelajari tidak menyesatkan hidupmu kelak.

 

Kenali Volume Earphone Kamu

Kenali Volume Earphone Kamu via klipsch

Kenali Volume Earphone Kamu via klipsch

Sebagian mahasiswa bisa fokus belajar dalam kondisi yang tenang, sebagian lagi mungkin butuh booster dari musik favoritnya. Mendengarkan musik dengan earphone di perpustakaan sih sah-sah saja. Namun, akan jadi nyebelin kalau musik yang kamu dengarkan di earphone itu volumenya over-loaded sampai-sampai teman sebelahmu ikut dengerin juga suara musiknya, dan pastinya bikin dia jadi gak fokus karena suara yang keluar dari earphonemu.

Masih mending kalau suara yang kedengeran itu pas suara musik, kalau kamu lagi kepengen iseng terus setel “Oh yes, oh no” terus kekencengan dan kedengeran sampe sebelah, wah itu bahaya banget, Sob. Siap-siap aja kehilangan muka.

 

Hiduplah dengan Tenang

 Nikmati setiap detik keheningan di perpustakaan... asal jangan lewat pacaran via Tom Ayyubi

Nikmati setiap detik keheningan di perpustakaan… asal jangan lewat pacaran via Tom Ayyubi

Nikmati setiap detik keheningan di perpustakaan. Selain bermanfaat untuk kesehatanmu, keheningan ini juga kerap mendatangkan kamu inspirasi-inspirasi yang tak kamu duga-duga. Imagine all the students living life in the library in peace – you may say I’m a dreamer, but I’m not the only one. I hope someday you’ll join us, and everyone in the library will live as one…

Nah itu dia tadi etika dasar berperpustakaan di Perpustakaan UI. Etika-etika ini dapat juga kamu terapkan di berbagai perpustakaan manapun di seluruh dunia. Jadilah mahasiswa pemustaka yang baik agar kamu mendapatkan banyak manfaat dari perpustakaan dan pemustaka lainnya yang kamu temui di perpustakaan. Menjadi pemustaka yang baik juga berarti melatih diri untuk lebih menghargai setiap ilmu dan orang-orang yang menjaganya.

Yuk, bagikan informasi ini lewat Facebook, LINE dan Twitter kamu agar semakin banyak orang yang terinspirasi!