Imagine Cup merupakan ajang kejuaraan bidang teknologi tahunan yang diselenggarakan oleh perusahaan Microsoft. Kompetisi ini pertama kali diadakan pada tahun 2003, dengan acara puncak diadakan di Barcelona, Spanyol. Peserta dari kompetisi ini adalah para mahasiwa yang berasal dari masing-masing negara di seluruh dunia, di mana setiap tim harus beranggotakan mahasiswa yang berasal dari satu negara. Tema kompetisi Imagine Cup tahun ini adalah “Imagine a world where technology helps solve the toughest problem”.

Acara puncak tahun ini akan diselenggarakan di Warsaw, Polandia, pada tanggal 3-8 Juli 2010. Adapun, kategori yang diperlombakan tahun ini dibagi menjadi 2 jenis, yaitu kategori yang bersifat kompetisi dan kategori yang bersifat penghargaan (award). Masing-masing jenis perlombaan tersebut terdiri dari beberapa kategori sebagai berikut :

advertisement

Competitions :

Software Design

Embedded Development

advertisement

Game Design

Digital Media

IT Challenge

advertisement

Awards :

Envisioning 2020 Award

Internet Explorer 8 Award

advertisement

Interoperability Award

Next Generation Award

Touch & Tablet Accessibilty Award

Windows Phone 7 “Rockstar” Award

Pada Imagine Cup tahun 2010 ini, kategori yang kami pilih adalah Envisioning 2020 Award, di mana kategori ini menantang para peserta untuk mengekspresikan sebuah ide berupa inovasi teknologi di tahun 2020 yang dapat menyelesaikan masalah-masalah masyarakat dunia yang sudah dirumuskan dalam MDGs (Millenium Development Goals) ke dalam bentuk video. Aspek yang dinilai juri dari video yang dibuat oleh para peserta adalah daya cipta konsep (inventiveness), potensi pengaruh dari konsep tersebut (potential for impact), dan kemasuk-akalan konsep secara teknis (technically plausibility) untuk diwujudkan dalam 10 tahun ke depan.

Tahap seleksi pada kategori Envisioning 2020 Award ini dilakukan sebanyak satu kali. Pada tahap seleksi dipilih 6 tim terbaik dari seluruh peserta Envisioning 2020 Award yang berasal dari seluruh dunia untuk masuk ke babak final yang akan diadakan di Warsaw, Polandia pada tanggal 3-8 Juli 2010.

Tahap seleksi ini dilakukan sampai dengan tanggal 5 Mei 2010. Setiap peserta wajib untuk mengunggah video hasil karya masing-masing tim dan mengisi beberapa penjelasan terkait video sebelum tanggal 5 Mei 2010 di portal resmi Imagine Cup (www.imaginecup.com). Dalam tahap ini, tim kami, Si Mantri, masuk ke dalam 6 tim yang lolos ke babak final dari 113 tim peserta Imagine Cup 2010 kategori Envisioning 2020 Award yang berasal dari berbagai negara.

Pada babak final, 6 tim yang lolos ke Warsaw akan memperebutkan 3 juara yang akan mendapatkan penghargaan sebagai berikut :

Juara I  : $ 8.000 USD

Juara II : $ 4.000 USD

Juara II : $ 3.000 USD

Profil Anggota Tim

Tim Si Mantri beranggotakan 4 orang mahasiswa Program Studi Teknik Komputer Departemen Teknik Elektro, FTUI. Berikut ini merupakan profil masing-masing anggota tim.

1. Alfa Sheffildi Manaf (2007)

2.Ardiansyah (2006)

3. Bayu Sri Ananto (2007)

4. Burhan Adi Wicaksana (2007)

Deskripsi Proyek yang Diajukan untuk Envisioning 2020 Award

Latar Belakang Masalah

Menurut WHO, hampir 10 juta anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap tahun atau lebih dari 1.000 setiap jam, dengan pneumonia sebagai penyebab utama kematian pada anak di bawah umur lima tahun. Untuk meminimalkan risiko kesehatan anak, WHO merumuskan beberapa hal sebagai berikut : pada fase sebelum melahirkan, kualitas gizi ibu selama kehamilan serta proses persalinan yang aman oleh dokter/bidan yang terampil adalah hal yang penting diperhatikan; tetapi, jika ancaman kesehatan terjadi setelah lahir, hal yang paling penting adalah perhatian dan penanganan yang sesegera mungkin pada kesehatan anak.

Ironisnya, selama beberapa waktu ini terdapat banyak kasus yang menyebabkan kematian anak karena kurangnya dan keterlambatan memperhatikan kondisi kesehatan anak. Hal ini juga sering disebabkan oleh kurangnya fasilitas kesehatan, khususnya di daerah terpencil.

Solusi Teknologi

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, kami membayangkan dan mengajukan sebuah konsep gagasan suatu perangkat yang dapat ditempatkan di daerah terpencil. Perangkat ini dapat mendiagnosa kondisi kesehatan anak secara otomatis berdasarkan parameter medis yang didapatkan dari input sensor pada perangkat dan beberapa input manual, seperti usia, suhu, berat badan, frekuensi napas, frekuensi detak jantung, dan lain-lain. Setelah selesai mendiagnosa, perangkat akan menjelaskan kondisi kesehatan pasien dengan teks dan animasi (untuk memberikan pemahaman yang baik kepada orang tua),  memberikan rekomendasi untuk pertolongan pertama dan cara penanganan yang dapat dilakukan pada saat itu juga, seperti  dengan obat yang tersedia, obat herbal, penanganan demam, dan sebagainya. Rekomendasi ini juga disampaikan secara interaktif dan mudah (dengan animasi & teks).

Perangkat ini juga menyediakan perangkat kolaboratif yang mentransfer informasi ke perangkat yang terletak di sebuah kota besar yang memiliki dokter spesialis. Fitur ini dapat digunakan saat berada dalam satu kondisi di mana diperlukan diagnosa lanjutan oleh tenaga dokter.

Adapun, ide konsep perangkat tersebut divisualisasikan ke dalam bentuk video, dan kami menamakan perangkat tersebut “Baby Magic Table”. Untuk lebih jelasnya, video tim kami dapat dilihat melalui video streaming di internet pada alamat URL berikut ini: http://www.youtube.com/watch?v=lQPHDDRSscM

NB : Profil tim Si Mantri dapat dilihat di


http://imaginecup.com/MyStuff/MyTeam.aspx?TeamId=23417