Kalau teman suka main-main ke FISIP atau sekedar lewat pasti suka lihat papan hijau-hijau seperti ini, atau poster yang terpampang di setiap sudut gedung:

Papan Zona Aman

Poster

advertisement

Ya, FISIP sekarang lebih concern pada kesiapsiagaan bencana. Setelah kampus kita sempat digetarkan oleh gempa Tasikmalaya September 2009 silam, pihak kampus terutama FISIP, segera merespon hal ini. Di bawah kepemimpinan pak dekan Bambang Shergi Laksomono, Ph.D keprihatinan akan rendahnya kewaspadaan akan bencana diperhatikan dengan seksama. Belia pun segera menggelar rapat kecil yang intinya membahas sistem K3 di kampus dan realisasi dari pertemuan itu adalah proposal-proposal program yang responsif terhadap bencana, salah satunya adalah pemasangan tanda Zona Aman dan Poster Pengumuman Letak Zona Aman di FISIP UI.

Pak Bambang sendiri memiliki latar belakang dalam hal penanganan bencana. Beliau pernah ikut rombongan perdamaian di Ambon sebelum diangkat menjadi dekan. Oh, ya FYI, dalam ilmu Manajemen Penanggulangan Bencana, Bencana bisa dibedakan jadi dua berdasarkan sebabnya, yaitu bencana karena faktor alam dan manusia. Bencana karena faktor alam contohnya ya, gempa Tasikmalaya September silam dan bencana karena faktor manusia misalnya perang antar suku di Ambon, dll. Penanganan terhadap kedua jenis bencana ini sama, seperti yang dikatakan Coppola dalam bukunya Introduction to International Disaster Management, yaitu: Preparadeness (kesiapsiagaan), Mitigation (mitigasi), Respons (respon), dan Recovery (Pemulihan).

Di FISIP sendiri sudah banyak diadakan diskusi-diskusi dan seminar mengenai bencana, salah satunya adalah acara Voluntary Workshop yang diadakan Departemen Sosial Masyarakat BEM FISIP UI 4-5 Desember tahun 2009 silam. Dalam acara tersebut diadakan rangkaian acara berupa seminar, turun lapangan, dan workshop yang melatih mahasiswa untuk tanggap terhadap bencana.

advertisement

Kewaspadaan bencana itu penting karena manusia tidak bisa mencegah bencana. Diharapkan tidak hanya FISIP saja yang memiliki inisiatif tetapi juga fakultas-fakultas lain. Bagaimana dengan fakultas kalian?, sudah ada inisatif untuk meningkatkan kewaspadaan bencana?.



advertisement