“Anak UI mah cuma jago ngomong. Coba deh lo ajakin mereka ikut lomba PKM deh, pasti cupu!”

Sering denger selentingan sinis tentang UI kayak kalimat di atas? Please, ditanggapi biasa aja, ya. Mungkin yang mereka maksud jago ngomong itu adalah jago debat. Gak heran, sering banget kan lihat baliho-baliho delegasi debat yang ada di Stasiun UI?

Kalau yang mereka maksud anak UI cuma jago ngomong doang, ini perlu dikonfirmasi atau mungkin bisa jadi autokritik buat kita. Memang jika yang dijadikan paramater itu PKM, secara statistik UI gak ada apa-apanya di banding kampus lain. Tetapi, kalau itu yang diijadikan patokan buat bilang anak UI cuma jago ngomong doang? Eits… nanti dulu.

BACA JUGA: Indonesian Varsities English Debate: Ajang Wajib Buat Kamu yang Doyang Debat

Sebelum mereka nyimpulin lebih jauh apakah anak UI cuma jago ngomong, ini 5 Bukti yang bisa dijadikan bantahan untuk mereka dan bisa bikin kamu tetap bangga sebagai anak UI.

Kapiler Apps

Halaman Campaign Kapiler Apps di Kitabisa.com

Rizki Dwi Saputro, panggilan akrabnya Mbing. Alumni Teknik Bioproses UI 2010, bersama komunitas Kapiler Indonesia ia merancang sebuah aplikasi bernama Kapiler. Apps ini dibuat bertujuan untuk memetakan panti asuhan di Indonesia. Yang menambah kekerenan Apps ini, selain karena tujuannya yang mulia, pendanaan Aplikasi ini berasal dari patungan online. Melalui kitabisa.com, ia bersama Kapiler berhasil mengajak publik mengumpulkan donasi sebanyak Rp 26.279.625. Luar biasa!

advertisement

 

Ratusan Mahasiswa dan Alumni Galang Dana untuk Membantu Penyembuhan Putri

Halaman Campaign Putri di Kitabisa.com

Halaman Campaign Putri di Kitabisa.com

Berawal dari kabar ada mahasiswa UI yang sakit parah, ratusan Anak UI beserta alumni kembali menunjukkan solidaritasnya. Hal ini dipicu oleh kabar bahwa Putri Rokhmayati, Teknik Kimia UI 2013 divonis mengidap TBC yang sudah menjalar ke syaraf otak dan matanya. Mengetahui hal tersebut, ratusan anak UI beserta alumninya gotong-royong patungan online untuk membantu Putri. Melalui kitabisa.com/bantuputri, donasi untuk Putri terkumpul sebanyak Rp 105.017.711 dan sampai saat ini masih berjalan campaignnya.

 

 Bantu Ngasih THR untuk Emak PusgiwaHalaman THR Emak di Kitabisa.com

Kata siapa anak BEM cuma bisa demo? Kali ini dari Pusgiwa UI. Buat kamu yang pernah berkegiatan di Pusgiwa UI pasti kenal dengan sosok yang melegenda ini, Emak, biasa dipanggilnya. Faldo, Ali, Maman, Andi, Ivan, Imad & Choky yang mengatasnamakan dirinya Alumni Pusgiwa UI mengajak anak UI urunan online memberikan THR untuk Emak. Inisiatif anak UI ini berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp 21.981.564 melalui kitabisa.com. Luar biasa!

 

#SaveMaster

Halman Savemaster di Kitabisa.com

Halman Savemaster di Kitabisa.com

Siapa yang tidak tahu Sekolah Master? Hampir semua anak UI dan Depok tahu sekolah yang menampung anak jalanan di Depok ini. Pada tahun 2013, Master dikabarkan akan digusur oleh pengembang. Hal ini kemudian membuat anak UI, aktivis, dan orang-orang yang peduli dengan isu pendidikan dan masyarakat marjinal ambil sikap. M Anggaraito, (Kadep Sosmas BEM UI 2013) sebagai inisiator gerakan ini, berhasil mengajak anak UI, Depok, dan mungkin seluruh orang di Indonesia untuk patungan agar Sekolah Master tidak digusur. Melalui kitabisa.com, campaign ini berhasil mengumpulkan donasi dari publik sebanyak Rp 137.091.557.

advertisement

 

Kado Ulang Tahun Iqbal untuk Siti

Halaman Ulang Tahun Iqbal di Kitabisa.com

Halaman Ulang Tahun Iqbal di Kitabisa.com

Masih ingat kapan terakhir kamu merayakan ulang tahun? atau kapan terakhir teman-temanmu memberikan surprise di hari ulang tahun kamu? Di ulang tahunnya ke-23, Iqbal memutuskan untuk merayakan ulang tahun dengan cara yang berbeda. Iqbal mengajak teman-temannya untuk berdonasi membantu Siti, anak usia 3 tahun yang menderita Retinablastoma. Iqbal menggunakan momen ulang tahunnya untuk memberi kado untuk Siti. Melalui kitabisa.com, Iqbal berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp 7.570.571. dari target Rp 1.500.000.

Gimana? Lima contoh di atas ini apakah belum cukup untuk membuktikan bahwa anak UI juga konkret melakukan perubahan? Kalau kamu masih denger selentingan-selentingan seperti itu ya sudah dengerin aja. Sedikit ngutip kalimat yang dipopulerkan oleh Pandji,

“Balas dengan Karya, supaya kelihatan yang cuman bisa ngomong doang.”

So, Nggak perlu diambil pusing. Balas aja dengan karya.



[reaction_buttons]